0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
183 tayangan35 halaman

Mentalitas Dasar TQM dan Implementasinya

Dokumen tersebut membahas tentang mata kuliah Total Quality Management. Mata kuliah ini membahas konsep-konsep kualitas dan pengendalian mutu serta memberikan tugas-tugas praktis kepada mahasiswa seperti presentasi studi kasus dan penyusunan laporan gugus kendali mutu.

Diunggah oleh

setiawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
183 tayangan35 halaman

Mentalitas Dasar TQM dan Implementasinya

Dokumen tersebut membahas tentang mata kuliah Total Quality Management. Mata kuliah ini membahas konsep-konsep kualitas dan pengendalian mutu serta memberikan tugas-tugas praktis kepada mahasiswa seperti presentasi studi kasus dan penyusunan laporan gugus kendali mutu.

Diunggah oleh

setiawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Total Quality Management

Ir. Setiawan Wicaksono, MM


085230187697
wan_zono@[Link]
Deskripsi Mata Kuliah
 Mata kuliah Total Quality Management
merupakan mata kuliah pilihan bagi
mahasiswa.
 Mata kuliah ini membekali mahasiswa
untuk memahami konsep kualitas dan
pengendaliannya.
 Untuk dapat mengikuti mata kuliah ini,
mahasiswa harus telah mengikuti mata
kuliah statistik.
Tujuan Instruksional Umum
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar,
prinsip-prinsip, dan implementasi Total Quality
Management (Manajemen Mutu Terpadu),
Mahasiswa mampu menjelaskan TQM dalam
implementasinya melalui diskusi telaah kasus,
Mahasiswa mampu menggunakan alat-alat
pengendalian kualitas dan mengembangkan dalam
praktek,
Mahasiswa mampu memecahkan masalah kualitas
dan menyusunnya dalam bentuk risalah Gugus
Kendali Mutu.
Silabus
1. Konsep dan Mentalitas dasar TQM
2. Definisi dan Evolusi Kualitas
3. Prinsip-prinsip TQM
4. Tahapan Implementasi TQM
5. Quality Control Cycle (Gugus Kendali Mutu)
6. Konsep dan Teori 5S good housekeeping
7. Implementasi 5S good housekeeping
8. Tugas I: Presentasi Telaah Kasus
9. Tugas I: Presentasi Telaah Kasus
[Link] Control Tools (SPC) I
[Link] Control Tools (SPC) II
[Link] Pemecahan Masalah Kualitas
[Link] Gugus Kendali Mutu (GKM)
[Link] II: Presentasi Risalah GKM
[Link] II: Presentasi Risalah GKM
[Link] Internasional Sistem Manajemen Mutu
Rencana Materi Ujian Tengah dan Akhir Semester

Ujian Tengah Semester


Ujian tengah semester diadakan jika materi sampai
pertemuan ke-8 sudah dilakukan.
Ujian bersifat tutup buku dengan waktu minimal 100
menit,
Bentuk soal terdiri atas pertanyaan singkat dan uraian.

Ujian Akhir Semester


Ujian akhir semester bersifat buka buku (open book).
Bentuk soal berupa pertanyaan uraian dan kasus
Waktu ujian minimal 120 menit dan mahasiswa diijinkan
menggunakan kalkualtor.
Tugas I:
Menyusun makalah telah kasus dan presentasi:
Tentang Implementasi Kaizen/IE Practices, atau
Implementasi 5S Good House keeping di perusahaan/
organisasi. Sumber: Jurnal, Hasil Penelitian, artikel, dsb
Tugas II:
Menyusun Risalah Gugus Kendali Mutu

Komposisi Penilaian
Aspek Penilaian Prosentase
Keaktifan 10 %
Tugas Kelompok I 15 %
Tugas Kelompok II 20 %
Hasil Ujian Tengah Semester 25 %
Hasil Ujian Akhir Semester 30 %
Total 100 %
Mentalitas Dasar TQM
Ir. Setiawan Wicaksono, MM
085230187697
wan_zono@[Link]
PEMERINTAHAN DI BEBERAPA NEGARA, 2005
Rank
Peringkat indonesia berdasarkan:
1  Efektivitas Pemerintahan
Baik  Kualitas Regulasi
 Akuntabilitas
 Aturan Hukum
 Korupsi
 Stabilitas Politik

100

Buruk

200
Singapura Mexico Thailand China Indonesia
Malaysia Brasil India Philipina
 MENGHASILKAN PRODUK / JASA YANG
BERMUTU TINGGI ( SESUAI STANDAR
CUSTOMER)
 MENGIRIM PRODUK KE PASAR LEBIH CEPAT
DARI PESAING
 MENJUAL PRODUK DENGAN HARGA RELATIF
MURAH (COST REDUCTION)
 SDM YANG MEMILIKI KOMPETENSI TINGGI
(STANDAR KOMPETENSI)
 FLEKSIBILITAS DAN TANGGAP/PEKA
TERHADAP PERUBAHAN LINGKUNGAN,
CUSTOMER DAN COMPETITOR.
VINCENT GASPERS
Price

Quality

Time
“The Quality and Healthy House Model”

CEO

HPH
PUBLIC HEALTH STANDARD
H A, ISO

T Plan Do T
O E
Q H
D Act Check S
C M
B
CQI & SS
5S
“The Quality and Healthy House Model”

Suatu model peningkatan kualitas dan kesehatan


melalui integrasi sejumlah piranti kualitas:

The 5 S principle: Sebagai pondasi sehingga


karyawan secara mandiri meningkatkan
produktivitas.
The Organization development (OD) and Excellence
service behavior (ESB): membangun kelompok
kerja dan prilaku pelayanan prima.
Total Quality Control (TQC) and Total Healthy
Management (THM): melalui sistem sumbang saran
(Suggestion system/SS) dan peningkatan kualitas
berkelanjutan (Continuous Quality Improvement/
CQI).
“The Quality and Healthy House Model”

Siklus Deming Plan-Do-Check-Act (PDCA)


Kriteria dalam sistem manajemen kualitas: dapat
berupa akreditasi rumah sakit, ISO, dsb.
Public Health Service Standard: adalah standar
pelayanan kesehatan publik, meningkatkan kriteria
kesehatan rumah sakit.
Tujuan tertinggi model ini adalah CEO (costumer,
employee, organization): mencapai kesehatan
masyarakat atau konsumen, karyawan bahagia
dan rumah sakit survive.
Philips Manufacturing Excellence
Lowest Cost (C)
Best Safety (S) High Morale (M)
Best Quality (Q) Shortest Lead Time (D)

Customer’s Needs
Goal: Highest Quality, Lowest Cost, Shortest Lead Time

Just-in-Time Jidoka
Continuous Flow
Stop & notice
Take Time
Pull System
TPM Of abnormalities

Kanban Andon, Poka Yoke,


Problem Solving
Heijunka Standardized Work Kaizen (+Kaikaku)
Shop floor Management Stability Value Stream Mapping
Cost Reduction trough Waste Elimination and Make Full Use of the Workers’ Capabilities
KONSEP
PENINGKATAN
MUTU DAN
PRODUKTI- PARADIGMA
VITAS LAMA
PENYEBARAN
EVALUASI KONSEP
PERUBAHAN
POLA PIKIR

HASIL

APLIKASI
PARADIGMA PRAKTIS
BARU
Manajemen Perubahan
Yang abadi adalah perubahan. Jika perubahan
merupakan bagian dari kita, sejauh mana kita
mengendalikan perubahan agar tidak tertinggal ?
Paradigma baru:
Action => Behaviour => Mission => Vision => Culture

Lebih dari 46 perusahaan yang berhasil, memilih


action sebagai awal penyempurnaan organisasinya.
Contoh budaya unggul adalah 'Kaizen', yang berarti
perbaikan berkelanjutan.
Diawali aktifitas 5 s sebagai piranti kualitas berguna
bagi setiap orang untuk terlibat dalam proses
perbaikan.
Aktifitas 5 s sangat efektif sebagai pondasi untuk
mengimplementasikan paradigma manajemen baru.
PRODUKTIVITAS
P • MUTU
• MUTU
• MUTU P
• EFISIENSI • EFEKTIVITAS
E PROSES E
INPUT TRANSFORMASI OUTPUT L
M
A A
N
S PROSES PROSES PROSES
INFORMASI G
O ORANG KERJA
G
K BISNIS PROSES A
PROSES PROSES NON N
BERNILAI TAMBAH NILAI TAMBAH
3 DOSA BESAR &
7 SETAN MUDA

SASARAN PRODUCTIVITY &


PERUBAHAN QUALITY
IMPROVEMENT
PROGRAMME
DUA VERSI ATAU ALTERNATIF
PARADIGMA PERUBAHAN
KAIZEN
KAI = PERUBAHAN + ZEN = BAIK

KAIZEN, BERARTI PERBAIKAN ATAU PENYEMPURNAAN YANG TIDAK PERNAH


BERHENTI ( COTINOUS PROCES IMPROVEMENT ) SEMANGAT KAIZEN
BERLANDASKAN PADA PANDANGAN :
1. HARI INI HARUS LEBIH BAIK DARI PADA KEMARIN, DAN HARI
ESOK HARUS LEBIH BAIK DARI PADA HARI INI.
2. TIADA HARI TERLEWATKAN BEGITU SAJA TANPA PERBAIKAN.
3. MASALAH YANG TIMBUL MERUPAKAN SUATU KESEMPATAN
UNTUK MELAKSANAKAN PERBAIKAN/ PENYEMPURNAAN.
4. MENGHARGAI ADANYA PERBAIKAN/ PENINGKATAN MESKIPUN
ITU KECIL.
5. PERBAIKAN/ PENINGKATAN TIDAK HARUS MEMERLUKAN
INVESTASI YANG BESAR.
KAIZEN plus
INNOVATION
Maintenance

New standard INNOVATION

KAIZEN

Maintenance

INNOVATION
Perbandingan Kaizen dan Inovasi
Fokus Kaizen Inovasi
Efek Jangka panjang Jangka pendek
Ruang lingkup Kecil Besar
Waktu Berkesinambungan Meningkat serentak
Perubahan Gradual dan konstan Menyeluruh
Pendekatan Upaya group Ide/upaya individu

Melibatkan Setiap orang Tertentu


Model Perawatan & pengembangan Membangun baru
Pengetahuan Pengembangan pengetahuan Teknologi
Investasi Kecil Besar
Orientasi Manusia Teknologi
Evaluasi Upaya dan Proses Hasilnya untuk bisnis
Perbandingan Kaizen dan Inovasi
Fokus Kaizen Inovasi
Efek Jangka panjang Jangka pendek
Ruang lingkup Kecil Besar
Waktu Berkesinambungan Meningkat serentak
Perubahan Gradual dan konstan Menyeluruh
Pendekatan Upaya group Ide/upaya individu

Melibatkan Setiap orang Tertentu


Model Perawatan & pengembangan Membangun baru
Pengetahuan Pengembangan pengetahuan Teknologi
Investasi Kecil Besar
Orientasi Manusia Teknologi
Evaluasi Upaya dan Proses Hasilnya untuk bisnis
INTEGRATED PRODUCTIVITY IMPROVEMENT (IPI)

HIGH PRODUCTIVITY

ADVANCED
TQC , TQM, TPM
JIT, ISO

(IE) PRACTICAL BASIC

5S FOUNDATION
Rangkaian Penerapan Program Kaizen

TPM
TQC JIT
QCC
SS
Dimulai dari sini
5S
Daerah Tumpang Tindih Program Kaizen

Mencapai Yang Lebih Baik

TPM
TPM
TQC 5S JIT
TQC 5S JIT
SHM
SHM

PARTISIPASI MANAJEMEN
Pengertian TQM
 TQM adalah filosofi manajemen yang mencoba
mengintegrasikan semua fungsi oganisasi (pemasaran,
keuangan, desain, rekayasa, produksi, pelayanan
konsumen, dsb.), terfokus untuk memenuhi keinginan
konsumen dan tujuan organisasi. (Hashmi, 2004:1),
 TQM adalah strategi dan integrasi sistem manajemen
untuk meningkatkan kepuasan konsumen,
mengutamakan keterlibatan seluruh manajer dan
karyawan, serta menggunakan metode kuantitatif
(Crosby dalam Bhat dan Cozzolino, 1993: 106-107).
Pengertian TQM
 TQM adalah kerja sama yang saling menguntungkan
dari semua orang dalam organisasi dan dikaitkan
dengan proses bisnis untuk menghasilkan nilai produk
dan pelayanan yang melampaui kebutuhan dan
harapan konsumen (Dale, 2003).
 TQM merupakan pendekatan dalam menjalankan usaha
yang mencoba memaksimumkan daya saing organisasi
melalui perbaikan terus menerus atas produk, jasa,
manusia, proses dan lingkungannya. (Tjiptono dan
Diana, 2001),
Mentalitas Dasar TQM
1. Kesadaran berkualitas.
 Kualitas berarti kepuasan pelanggan
 Kualitas berarti PQCDSME
 Market in concept
 Proses berikutnya adalah pelanggan kita
2. Daur PDCA (Siklus Deming)
 Pengendalian adalah PDCA
 Pengendalian dari awal proses hingga hasil proses
 Tindakan penanggulangan vs tindakan
pencegahan
Mentalitas Dasar TQM
3. Pengendalian Berdasar Fakta
 Berbicara dengan data
 Prinsip prioritas
 Pengendalian dimulai dengan sasaran terukur
 Prosedur dan standarisasi tertulis
4. Aspek Sumber Daya Manusia
 Pola fikir dan pola bertindak yang memperlakukan
manusia seutuhnya.
 Kerja kelompok dan partisipasi

Anda mungkin juga menyukai