DETERMINAN MATRIKS
NAMA ANGGOTA KELOMPOK :
AMALYA ASYFA
Pada Aljabar, determinan matriks dapat diartikan sebagai nilai yang mewakili sebuah
matriks bujur sangkar. Simbol nilai determinan matriks A biasanya dinyatakan sebagai det(A)
atau \left| A \right|. Cara menghitung determinan matriks tergantung ukuran matriks bujur
sangkar tersebut. Cara menghitung nilai determinan dengan ordo 3 akan berbeda dengan cara
menghitung matriks bujur sangkar dengan ordo 2.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan cara menghitung determinan di bawah :
Determinan Matriks Ordo 2 x 2
Matriks ordo 2 dinyatakan seperti bentuk di bawah:
\[ \textrm{A} \; = \; \begin{bmatrix} a & b \\ c & d \end{bmatrix} \]
Nilai determinan A disimbolkan dengan \left| A \right|, cara menghitung nilai determinan A
dapat dilihat seperti pada cara di bawah :
\[ det(A) \; = \; \left| A \right| = ad - bc \]
Contoh Soal:
Tentukan nilai determinan matriks !
\[ A \; = \; \begin{bmatrix} 3 & 1 \\ 2 & 5 \end{bmatrix} \]
Pembahasan:
\[ \left| A \right| = ad - bc = 3 \cdot 5 - 1 \cdot 2 = 15 - 2 = 13\]
Determinan Matriks Ordo 3 x 3
Matriks Ordo 3 adalah matriks bujur sangkar dengan banyaknya kolom dan baris sama
dengan tiga. Bentuk umum matriks ordo 3 adalah sebagai berikut :
\[ \textrm{A} \; = \; \begin{bmatrix} a & b & c \\ d & e & f \\ g & h & i \end{bmatrix} \]
Cara menghitung determinan pada matriks dengan ordo tiga biasa disebut dengan Aturan
Sarrus. Untuk lebih jelasnya, lihat penjelasan pada gambar di bawah :
Contoh perhitungan determinan pada matriks ordo 3:
\[ \textrm{A} \; = \; \begin{bmatrix} 1 & 2 & 1 \\ 3 & 3 & 1 \\ 2 & 1 &
2 \end{bmatrix} \]
Maka,
\[ \left| \textrm{A} \right| \; = \; \left| \begin{matrix} 1 & 2 & 1 \\ 3
& 3 & 1 \\ 2 & 1 & 2 \end{matrix} \right| \]
\[ \left| \textrm{A} \right| \; = 1\cdot 3 \cdot 2 + 2 \cdot 1 \cdot 2 + 1 \cdot 3
\cdot 1 - 2 \cdot 3 \cdot 1 - 1 \cdot 1 \cdot 1 - 2 \cdot 3 \cdot 2 \]
\[ \left| \textrm{A} \right| \; = 6 + 4 + 3 - 6 - 1 - 12 \]
\[ \left| \textrm{A} \right| \; = -6 \]
Selanjutnya, pembahasan kita akan berlanjut ke invers matriks.
Invers Matriks
Invers matriks dapat diartikan sebagai kebalikan dari suatu matriks tertentu. Jika suatu
matriks bujur sangkar A dikalikan terhadap inversnya yaitu matriks bujur sangkar A^{-1}
maka menghasilkan matriks I (matriks identitas pada operasi perkalian matriks).
Jika pada penjumlahan dua matriks, jumlah dua matriks bujur sangkar A dan -A akan
menghasilkan matriks nol (matriks identitas pada operasi penjumlahan matriks).
\[ A \cdot A^{-1} = I\]
\[ A + (-A) = 0 \]
Invers Matriks Ordo 2 x 2
Invers dari suatu matirks A \[ \textrm{A} \; = \; \begin{bmatrix} a & b \\ c & d
\end{bmatrix} \] dinyatakan dalam rumus di bawah :
Contoh menentukan invers matriks A dapat dilihat seperti langkah-langkah berikut :
Diketahui :
\[ \textrm{A} \; = \; \begin{bmatrix} 3 & 2 \\ 1 & 4 \end{bmatrix} \]
Tentukan invers dari matrik A!
Pembahasan :
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \frac{1}{3 \cdot 4 - 2 \cdot 1} \begin{bmatrix} 4 & -2 \\ -1 & 3
\end{bmatrix} \]
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \frac{1}{12 - 2} \begin{bmatrix} 4 & -2 \\ -1 & 3 \end{bmatrix} \]
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \frac{1}{10} \begin{bmatrix} 4 & -2 \\ -1 & 3 \end{bmatrix} \]
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \begin{bmatrix}\frac{4}{10} & -\frac{2}{10} \\ -\frac{1}{10} &
\frac{3}{10} \end{bmatrix} \]
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \begin{bmatrix}\frac{2}{5} & -\frac{1}{5} \\ -\frac{1}{10} &
\frac{3}{10} \end{bmatrix} \]
Invers Matriks Ordo 3 x 3
Cara untuk menentukan nilai invers matriks A dengan ordo 3 x 3 tidak sama dengan cara
menentukan invers matriks dengan ordo 2 x 2. Cara menentukan invers matriks ordo 3 x 3
lebih rumit dari cara menentukan invers matriks 2 x 2. Melalui halaman ini, idschool akan
berbagi cara menentukan invers matriks ordo 3 x 3. Simak ulasannyna pada pembahasan di
bawah :
Sebelum menentukan invers matriks ordo 3 x 3, perlu dipahami terlebih dahulu mengenai
matriks minor, kofaktor, dan adjoin. Simak penjelasannya pada uraian di bawah :
Matriks Minor
Diketahui sebuah matriks A dengan ordo 3 seperti terlihat di bawah :
Contoh menentukan invers matriks A dapat dilihat seperti langkah-langkah berikut:
Diketahui:
\[ \textrm{A} \; = \; \begin{bmatrix} 3 & 2 \\ 1 & 4 \end{bmatrix} \]
Tentukan invers dari matrik A!
Pembahasan:
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \frac{1}{3 \cdot 4 - 2 \cdot 1} \begin{bmatrix} 4 & -2 \\ -1 & 3
\end{bmatrix} \]
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \frac{1}{12 - 2} \begin{bmatrix} 4 & -2 \\ -1 & 3 \end{bmatrix} \]
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \frac{1}{10} \begin{bmatrix} 4 & -2 \\ -1 & 3 \end{bmatrix} \]
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \begin{bmatrix}\frac{4}{10} & -\frac{2}{10} \\ -\frac{1}{10} &
\frac{3}{10} \end{bmatrix} \]
\[ \textrm{A}^{-1} \; = \; \begin{bmatrix}\frac{2}{5} & -\frac{1}{5} \\ -\frac{1}{10} &
\frac{3}{10} \end{bmatrix} \]
Invers Matriks Ordo 3 x 3
Cara untuk menentukan nilai invers matriks A dengan ordo 3 x 3 tidak sama dengan cara
menentukan invers matriks dengan ordo 2 x 2. Cara menentukan invers matriks ordo 3 x 3
lebih rumit dari cara menentukan invers matriks 2 x 2. Melalui halaman ini, idschool akan
berbagi cara menentukan invers matriks ordo 3 x 3. Simak ulasannyna pada pembahasan di
bawah :
Sebelum menentukan invers matriks ordo 3 x 3, perlu dipahami terlebih dahulu mengenai
matriks minor, kofaktor, dan adjoin. Simak penjelasannya pada uraian di bawah :
Sifat-Sifat Matriks
Tidak semua matriks memiliki invers. Matriks yang memiliki invers dinamakan matriks
nonsingular atau matriks invertible. Sedangkan matriks yang tidak memiliki invers
dinamakan matriks singular. Kriteria matriks yang memiliki invers dapat dilihat pada gambar
di bawah :
KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN PERKALIAN MATRIKS
Dua buah matriks A dan B dapat dikalikan bila banyak kolom matriks A sama dengan banyak
baris pada matriks B. Misalnya matriks ordo 2 x 3 dapat dikalikan dengan matriks ordo 3 x 3
tetapi tidak bisa dikalikan dengan matriks berordo 3 x 2 karena jumlah baris matriks ordo 3 x
2 tidak sama dengan jumlah kolom matriks ordo 2 x 3. Prinsip perkalian dua matriks adalah
mengalikan komponen yang berada pada baris matriks pertama dengan komponen yang
berada pada kolom matriks kedua. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh yang akan kita
bahas.
Konsep Perkalian Matriks
Bila, matriks A dan B seperti diberikan di bawah ini, maka A.B adalah sebagai berikut :
Soal dan pembahasan perkalian matriks
Dari contoh di atas dapat dilihat bahwa ordo hasil kali dua buah matriks bergantung pada
banyak baris matriks pertama dan banyak kolom matriks kedua.
Amxn . Bnxk = Cmxk
Misal :
A2x3 dikali dengan B3x3 akan menghasilkan matriks C2X3
A3X4 dikali dengan B4x2 akan menghasilkan matriks C3X2
A3X1 dikali dengan B1x3 akan menghasilkan matriks C3X3
A1X3 dikali dengan B3X1 akan menghasilkan matriks C1X1
Contoh Soal :
Matriks A dan B masing-masing seperti di bawah ini. Tentukan A.B dan B.A !
Pembahasan :
A2X2 dikali dengan B2X2 akan menghasilkan matriks 2x2.
B2X2 dikali dengan A2X2 akan menghasilkan matriks 2x2.
Dari hasil yang diperoleh dapat kita lihat bahwa AB ≠ BA