SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
(SIM) PUSKESMAS
Oleh : Kelompok 4
PUSKESMAS????
Suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional
yang merupakan pusat pengembangan
kesehatan masyarakat yang juga membina
peran serta masyarakat di samping
memberikan pelayanan secara menyeluruh dan
terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya
dalam bentuk kegiatan pokok
Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Serangkaian sub-sistem informasi yang
menyeluruh dan terkoordinasi dan secara
rasional terpadu yang mampu mentransformasi
data sehingga menjadi informasi lewat
serangkaian cara guna meningkatkan
produktifitas yang sesuai dengan gaya dan sifat
manajer atas dasar kriteria mutu yang telah
ditetapkan (George M. Scott)
Peraturan Sistem Informasi
Sistem Peraturan Pemeritah
informasi RINo. 46 tahun 2014 ttg
Puskesmas SIK
SISTEM INFORMASI PUSKESMAS
Undang-undang Puskesmas = Peraturan Menteri
Kesehatan RI Nomor 75 tahun 2014 tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat
Bab VIII Sistem Informasi Puskesmas
SISTEM INFORMASI PUSKESMAS
Bab VIII : pasal 43 =
(1) Setiap Puskesmas wajib melakukan
kegiatan sistem informasi puskesmas
(2) Sistem Informasi Puskesmas sebagaimana
dimaksud ayat (1) dapat diselenggarakan
secara elektronik atau non elektronik
SISTEM INFORMASI PUSKESMAS
Bab VIII : pasal 43 =
(3) Sistem Informasi Puskesmas paling sedikit
mencakup :
a. pencatatan dan pelaporan kegiatan
puskesmas dan jaringannya
b. survei lapangan
c. laporan lintas sektoral terkait, dan
d. laporang jejaring fasilitas pelayanan
kesehatan diwilayah kerjanya
SISTEM INFORMASI PUSKESMAS
DKK
Sistem
Informasi
Puskesmas
Pelayanan
Pelayanan Farmasi / obat Rekam Data Rekam Data Pelayanan
Dalam Keuangan
Luar Gedung Dasar Keluarga Rawat Inap
Gedung
Biaya
Pelayanan Pelayanan Retribusi
tindakan
KIA Laboratorium
Pelayanan
Pelayanan Biaya Rawat
Gizi
KIA Inap
Posyandu
Imunisasi Poli Umum
Kes.
Lingkungan & Poli Gigi
PHBS
Pencegahan &
Pemberantasan Pelayanan KB
Penyakit
SIMPUS
SIMPUS merupakan program aplikasi
komputer yang dikembangkan untuk
memenuhi kebutuhan puskesmas dalam hal
data dan informasi seperti register pasien,
register penyakit, laporan kunjungan, laporan
penyakit, laporan obat, dan sebagainya.
Program ini dirancang untuk memudahkan
puskesmas dalam pengelolaan data dan
informasi dengan input seminim mungkin dan
output semaksimal mungkin.
Gambaran umum Sistem Pencatatan Pasien
Puskesmas
SIMPUS :
1. Pencatatan pasien dengan modul registrasi
2. Pasien mendapatkan pelayanan di poli-poli
3. DRM dikirim ke poli yang dituju oleh petugas
4. Pasien mendapat pelayanan DRM dikembalikan
ke petugas (unit RM/ loket)
Gambaran umum Sistem Pencatatan
Pasien Rawat Jalan Puskesmas
5. Pemasukan data RM ke SIMPUS oleh petugas
melalui modul CM (isi :daftar no. Indeks pasien)
6. Penyimpanan data di komputer (database)
7. SIMPUS = berbagai pengolahan data yang
memudahkan stake holder : melihat distribusi
situasi penyakit yang sedang terjadi; pelaporan
morbiditas di wilayah puskesmas
CONTOH APLIKASI SIMPUS
SIMPUS Berbasis Cloud Computing
merupakan Simpuskesmas yang dulu dalam penerapannya
menggunakan client server dirubah ke Simpuskesmas yang di
upload di web sehingga puskesmas-puskesmas di Kabupaten
kota dapat mengakses SIMPUS tersebut melalui internet
CONTOH APLIKASI SIMPUS
Simpuskesmas yang
berbasis cloud computing
ini, setiap puskesmas
mempunyai Username dan
password sendiri-sendiri.
Setelah masuk ke
Simpuskesmas
setiap puskesmas dapat
melakukan kegiatan
administratif dan pelayanan
ke pasien sehari-hari
CONTOH APLIKASI SIMPUS
Primary Care (Pcare)
BPJS Kesehatan adalah
sistem informasi
pelayanan pasien peserta
BPJS Kesehatan yang
diakses secara online
khusus bagi pengguna
fasilitas kesehatan
tingkat pertama (FKTP)
Cara menggunakan aplikasi Pcare BPJS
Kesehatan
Secara umum aplikasi Primary Care BPJS Kesehatan
terdiri dari
Memasukkan data pendaftaran pasien baru
Entri data kunjungan pasien
Database tabel diagnosa nama penyakit beserta kode
Entri data dan database pelayanan obat-obatan
Entri Data penunjang Diagnosa
Dan Entri Rujukan
Kelebihan SIM Puskesmas
1. Menggunakan Sistem Operasi Windows, tampilan secara grafis dan mudah digunakan.
Untuk proses keluaran data bahkan hampir semua tampilan bisa di akses dengan
menggunakan tetikus (mouse).
2. Menyimpan informasi riwayat kunjungan dari pasien dengan akurat. Penomoran Index
yang tepat dan benar akan lebih mempermudah dalam proses pencarian data pasien
tertentu.
3. Input data yang cepat, dengan sumber data dari kartu registrasi pasien. Desain
masukkan data yang dikembangkan dengan mengacu pada pengalaman di puskesmas
menjadi pertimbangan utama untuk membuat proses entry harus cepat. Dalam kondisi
normal hanya butuh waktu dibawah 1 menit untuk memasukkan satu data pasien.
4. Dapat menampilkan rekapitulasi data pasien dan obat, serta membuat pelaporan LB1
dan LPLPO dengan cepat. Periode keluaran data dapat ditetapkan sesuai dengan
kebutuhan, dari data harian, periode harian, mingguan, bulanan atau tahunan.
5. Dapat menampilkan data 10 Besar / 20 Besar penyakit dengan cepat.
6. Menampilkan data-data keluaran secara tabel maupun secara grafik dengan cepat.
7. Dapat digunakan untuk melakukan filter data kunjungan dengan cepat dan mudah,
sesuai dengan kriteria yang diinginkan.