Ismi Kuswardani, S.
Pd
Suatu perusahaan mebel ingin
membuat dua jenis meja, yaitu
meja tulis dan meja makan. Untuk
membuat meja–meja tersebut
diperlukan 3 tahapan pekerjaan,
yaitu: tahap I (pemasahan), tahap
II (pemasangan), dan tahap III
(pengecatan).
Berdasarkan pengalaman beberapa tahun dalam
memproduksi meja ini diperoleh fakta sebagai berikut:
1. Untuk membuat 1 meja tulis diperlukan waktu pemasahan
2 jam, pemasangan 1 jam, dan pengecatan 1 jam.
Sedangkan untuk membuat 1 meja makan diperlukan
waktu pemasahan 1 jam, waktu pemasangan 2 jam, dan
waktu pengecatan 1 jam.
2. Dari tenaga kerja yang ada waktu yang tersedia (dalam 1
bulan) untuk masing-masing tahap pekerjaan itu adalah
sebagai berikut. Pada tahap I tersedia waktu 180 jam,
tahap II tersedia 160 jam, dan tahap III tersedia 100 jam.
3. Keuntungan yang dapat
diraih dari penjualan 1
buah meja tulis adalah
Rp 60.000,00 dan untuk
1 buah meja makan
adalah Rp 40.000,00.
Permasalahannya:
• Berapa banyak meja tulis dan meja makan harus
dibuat supaya keuntungan yang diperoleh sebesar-
besarnya?
• Berapa rupiah keuntungan maksimum itu?
PROGRAM LINEAR adalah … ?
Suatu cara/metode yang digunakan sebagai solusi
masalah optimasi suatu fungsi objektif dari persoalan
yang diterjemahkan dalam model matematika.
matematika
hasil penerjemahan persoalan
disebut juga fungsi tujuan,
program linear ke dalam
yaitu fungsi yang akan dicari
bahasa matematika, berupa
nilai optimumnya.
sistem pertidaksamaan linear.
1. Untuk dapat menyelesaikan masalah program linear,
susun model matematika (Sistem Pertidaksamaan
Linear) dari keterangan pada soal.
2. Selanjutnya gambar daerah himpunan penyelesaian
dari sistem pertidaksamaan linear tersebut.
3. Tentukan titik-titik pojok pada daerah penyelesaian
tersebut, kecuali titik (0,0).
4. Menentukan nilai optimum, dapat ditentukan
dengan 2 cara yaitu uji titik pojok dan garis selidik.
Misal : Meja Tulis =x
Meja Makan = y
Jenis Meja Tahap I Tahap II Tahap III Keuntungan
Meja Tulis (x) 2 jam 1 jam 1 jam Rp 60.000,-
Meja Makan (y) 1 jam 2 jam 1 jam Rp 40.000,-
Persediaan 180 jam 160 jam 100 jam
1. 2x + y ≤ 180
2. x + 2y ≤ 160 Fungsi objektif
3. x + y ≤ 100 f (x,y) = 60.000x + 40.000y
4. x≥0
5. y≥0
1. 2x + y ≤ 180 3. x + y ≤ 100
2x + y = 180 x + y = 100
x 90 0 x 100 0
y 0 180 y 0 100
( x, y) (90,0) (0,180) ( x, y) (100,0) (0,100)
2. x + 2y ≤ 160 4. x ≥ 0
x + 2y = 160 x = 0 ( sumbu y )
x 80 0
5. y ≥ 0
y 0 160 y = 0 ( sumbu x )
( x, y) (80,0) (0,160)
Titik potong garis x + 2y = 160
dan x + y = 100
x + 2y = 160
x + y = 100
y = 60
x + y = 100
x + 60 = 100
x = 40
Titik potongnya ( 40,60 )
Titik potong garis 2x + y = 180
dan x + y = 100
2x + y = 180
x + y = 100
x = 80
x + y = 100
80 + y = 100
y = 20
Titik potongnya ( 80,20 )
Titik Pojok f (x,y) = 60.000x + 40.000y
( 0,80 ) 60.000 .(0) + 40.000 .(80) = 3.200.000
( 40,60 ) 60.000 .(40) + 40.000 .(60) = 4.800.000
( 80,20 ) 60.000 .(80) + 40.000 .(20) = 5.600.000
( 90,0) 60.000 .(90) + 40.000 .(80) = 5.400.000
Keuntungan maksimum yang diperoleh pengusaha
mebel tersebut adalah Rp 5.600.000,-, dengan
memproduksi 80 meja tulis dan 20 meja makan.
Garis selidik merupakan garis yang sejajar garis acuan atau
garis yang diperoleh dari fungsi objektif f (x,y) = ax + by,
yaitu ax +by = ab.
Langkah-langkah yang dilakukan untuk mencari nilai optimum dari
fungsi objektif menggunakan garis selidik adalah sebagai berikut.
1. Buatlah garis acuan ax + by = k, dengan k = a.b
2. Buatlah garis-garis sejajar ax + by = k dengan cara mengambil nilai
k yang berbeda atau menggeser garis ax + by = k ke kiri atau ke
kanan.
a. Jika ax1 + by1 = k1 adalah garis paling kiri yang melalui titik (x1,
y1) pada daerah penyelesaian maka k1 = ax1 + by1 merupakan nilai
minimum.
b. Jika ax2 + by2 = k2 adalah garis paling kanan yang melalui titik
(x2,y2) pada daerah penyelesaian maka k2 = ax2 + by2 merupakan
nilai maksimum.
Garis yang paling kanan adalah
garis yang melalui titik ( 80,20 )
pada daerah penyelesaian. Oleh
karena itu nilai maksimum
fungsi objektif adalah
f(80,20) = 5.600.000. Dengan
kata lain keuntungan
maksimum yang diperoleh
pengusaha mebel adalah
Rp 5.600.000,-
Perhatikan tanda pertidaksamaan Jika dalam soal ada kata
ketika menggampar daerah maksimum, tidak lebih dari,
penyelesaian ( jika paling banyak, persediaan maka
pertidaksamaannya > atau < maka tanda pertidaksamaan yang
garisnya putus-putus) dipakai adalah ≤
Nilai maksimum
suatu fungsi
objektif tidak
selalu berada
pada titik potong
Jika dalam soal ada kata
Persamaan garis yang melalui minimum, tidak kurang dari,
titik (0,a) dan (b,0) adalah paling sedikit, sekurang-
ax + by = ab kurangnya maka tanda
pertidaksamaan yang dipakai
adalah ≥
MATH is so FUN