Surat Izin Kerja Aman (SIKA)
Surat Izin Kerja Aman (SIKA)
Permit Systems
• Sistem tertulis yang secara formal digunakan untuk
mengkomunikasikan ruang lingkup pekerjaan, potensi
bahaya yang diidentifikasi dan cara pengendalian yang
harus dilakukan pada pekerjaan pemeliharaan.
MEMBUAT PERNYATAAN TERHADAP KONDISI KERJA DAN TATA KERJA YANG AMAN :
BERLAKU
TUJUAN SIKA
MERUPAKAN SALAH SATU UPAYA DAN TINDAKAN UNTUK MENCAPAI PENGOPERASIAN KILANG
Issuing
Authority
Ijin Kerja
Safety Perrforming
Advisor Authority
AHLI TEKNIK LISTRIK
Ahli Teknik Listrik adalah ahli listrik (Electrical .Engineer) yang diberi
otorisasi oleh Fire Chief yang dalam tugasnya dijabat Man. Kilang, untuk
melaksanakan atau mengawasi pekerjaan yang berhubungan dengan
jaringan listrik di Kilang.
MASA BERLAKU SURAT IZIN KERJA AMAN ADALAH 1 (SATU) MINGGU UNTUK
IZIN KERJA PANAS DAN 1 (SATU) MINGGU UNTUK IZIN KERJA DINGIN.
1
2 Lokasi pekrejaan
Uraian pekerjaan
3
4 Safety checklist
(identifikasi bahaya dan
Tindakan pencegahan
5
Instruksi khusus
6 7
Gas Test
APD yang diperlukan
8
Tanda tangan pemegang otorisasi
9 Penyerahan pekerjaan
kepada pelaksana
10
Penerimaan /
pekerjaan selesai
Segi/item Penjelasan
1. Judul SIKA Digunakan SIKA sesuai dengan jenis pekerjaaan (SIKA Panas / Dingin dll).
2. Masa berlaku Ditulis tanggal, jam mulai s/d jam selesai
3. Nomor Registrasi SIKA diberi nomor registrasi & tanggal diterbitkan.
4. Lokasi pekerjaan Ditulis nama Unit, Peralatan dan Tag Number peralatan (plant identification)
5. Uraian pekerjaan Dijelaskan mengenai pekerjaan, pelaksana pekerjaan (Pihak Pemeliharaan ataupun
Kontraktor)
6. Safety Checklists Potensi bahaya diidentifikasi dan dikendalikan
Apakah diperlukan pembebasan tekanan, pengosongan, isolasi steaming out/purging,
flushing dengan air. pendinginan, pembersihan, dll ?
7 Instruksi Khusus Tindakan pengamanan khusus (yang tidak ada pada safety chek lists) untuk menjamin
keselamatan pekerja, peralatan, dan produk (harus ditulis secara spesifik, hindari pernyataan
umum)
8. Gas Test Ditulis data hasil gas test dan ttd.
9. Alat Pelindung Diri Ditentukan Alat Pelindung Diri yang diperlukan
10. Otorisasi Pihak yang diberi otorisasi (Pws Area /GSI, Ahli Teknik, Pws Pelaksana, Pws K3) bersama
sama di lokasi kerja untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan cara mengeliminasi dan
mengurangi potensi bahaya, dan ttd SIKA.
11. Penyerahan Pekerjaan Ahli Teknik menyerahkan SIKA kepada GSI jika pekerjaan telah selesai. Jika belum (batas
waktu berlakunya SIKA habis) maka pekerjaan harus dihentikan, setelah dievaluasi SIKA
dapat diperpanjang atau mengajukan SIKA baru.
12. Penerimaan Pekerjaan. GSI menginspeksi hasil pekerjaan dilokasi kerja (untuk meyakinkan pekerjaan selesai,
deisolation dilakukan dll) dan ttd SIKA untuk penutupan.
C:K3L\Ts\permit [Link]
Implementasi Permit-to-Work System
Pws Pelaksana/Ahli GSI Pws K3 Kegiatan
Teknik,
PwsListrik, Pws
Instrument
1. Pws Pelaksana/Ahli Teknik mengisi dan ttd PUMP
1 2 2. Mereview dan ttd PUMP serta menentukan jenis SIKA yang dibutuhkan
3. Mengisi SIKA (lokasi,jam,uraian pekerjaan,Tgl )
3
4. Menentukan Safety Checklist /Safety Precaution pada SIKA sesuai hasil
4 obervasi lapangan (instruksi khusus, permintaan gas test, pengamanan alat
5 listrik / instrumen) dan dikomunikasikan dgn pelaksana serta ttd SIKA.
5. Ahli Tehnik ttd SIKA dan melaksanakan item 4
6 6. Melakukan gas test , mereview kondisi aspek K3LL lapangan, ttd dan
registrasi
7 7. Pws Listrik /Instrument ,jika diminta mengamankan peralatan
listrik/instrumen.
Pws Pelaksana mendistribusikan copy SIKA (Control Room, K3, GSI).
SIKA asli ditempatkan di lokasi kerja.
8. Ahli Teknik menyerahkan SIKA asli kembali ke GSI bila pekerjaan selesai /
8 9 masa berlaku SIKA habis dan ttd.
9. GSI menerima peralatan yang diserahkan oleh Pelaksana setelah
mereview hasil pekerjaan di lokasi kerja dan ttd.
Bahan
bakar
Oksigen Panas
Mengendalikan Bahan
Bahan Bakar
bakar
• Mencegah atau
mengendalikan adanya
sumber bahan bakar
• Boleh menggunakan
Oksigen Panas api
• Menggunakan Ijin
Kerja Panas
Ijin Kerja Panas, menggunakan atau menimbulkan
sumber panas, atau nyala seperti pekerjaan
pengelasan, api dapur, sant blasting dll.
Unsur yang dihindarkan adalah adanya sumber bahan
bakar dengan melakukan gas test.
Prinsip Ijin Kerja
Mengendalikan Panas
Bahan
bakar • Sumber bahan bakar
tidak bisa dikendalikan
dan dapat timbul
sewaktu-waktu
• Kendalikan atau cegah
Oksigen Panas
adanya/timbulnya
sumber panas atau
energi
Ijin Kerja Dingin, adalah pekerjaan yang tidak atau
• Jenis Ijin Kerja Dingin
tidak boleh menimbulkan adanya sumber panas atau
percikan api.
Sumber bahan bakar diperkirakan timbul setiap saat
Contoh pekerjaan menggunakan palu di tanki minyak
Prinsip Ijin Kerja
Mengendalikan Oksigen
Bahan
bakar • Kadar Oksigen
diperkirakan tidak
aman bagi manusia
atau untuk
kelangsungan proses
Oksigen Panas pembakaran (segi tiga
api)
• Ijin Masuk ruang
tertutup
Persyaratan
Tidak boleh timbul sumber api (percikan, bunga api
dsb)
Harus dilakukan tindakan anti bunga api, misalnya
dengan membasahkan peralatan dengan air,
penggunaan martil tembaga atau kuningan dsb
Diperlukan tindakan waspada karena adanya
sumber gas berbahaya tidak dapat dikendalikan
misalnya bekerja di lingkungan unit proses yang
sedang beroperasi
Semua peralatan kerja harus diamankan dari
kemungkinan terjadinya percikan bunga api.
HOT PERMIT
Pada keadaan normal pekerjaan panas diusahakan dikerjakan tanpa adanya
flammable gas atau uap yang mudah terbakar namun adakalanya pekerjaan
panas dilakukan dengan adanya 3 (tiga) bahaya yang harus diwaspadai
yaitu :
* Adanya kehadiran bahan mudah terbakar di lokasi pekerjaan berlangsung.
* Timbulnya combustible material di dalam item pekerjaan sebagai akibat
dari pekerjaan panas yang dilakukan.
* Kehadiran flammable gas atau uap disekitar area pekerjaan.
Bahaya pertama tidak akan terjadi jika isolasi peralatan dan purging telah
dilakukan secara efektif dan hal ini dibuktikan oleh negatif test bagi adanya
flammable gas.
Bahaya kedua lebih sulit untuk dieliminasi dan dapat menyebabkan bahaya
peledakan. Jika harus bekerja panas di vessel atau tempat-tempat yang
masih mengandung combustible material, maka vessel tersebut haruslah
diisi dengan air, dipurging dengan inert gas atau diisi dengan busa kimia.
Dalam hal ini pekerjaan dingin harus diusahakan untuk dikerjakan dengan
metoda kerja panas.
Jika pengelasan harus dikerjakan pada peralatan yang mengandung
gas atau polimer, harus ada bukaan peda 2 (dua) arah untuk melepas
tekanan, standby APAR dan ada jalan untuk menyelamatkan diri bagi
tukang las.
Persyaratan Utama
Harus bebas gas (gas free)
Bebas dari sumber bahaya dari lingkungan,
minimal dalam radius 25 meter
Dilaksanakan pemeriksaan gas secara
berkala
Ijin Kerja Panas
Tanki/Tan
ks
PENGENDALIAN ADMINISTRAKTIF
KEGIATAN / PEKERJAAN DI DALAM RUANG TERTUTUP HANYA BOLEH DILAKSANAKAN OLEH
PEKERJA YANG SUDAH MENGIKUTI PELATIHAN YANG SESUAI.
ISOLASI
RUANG TERTUTUP HARUS DIISOLASI TERHADAP KEMUNGKINAN ADANYA SUMBER DAYA
LISTRIK, MEKANIS ATAU BAHAYA LAIN.
C:K3L\Ts\permit [Link]
PERTAMINA
TINDAKAN PENCEGAHAN SEBELUM PEMBERSIHAN
APABILA MUNGKIN, KERAK, SISA-SISA PRODUK YANG MASIH TERTINGGAL ATAU BAHAN
PELARUT YANG ADA DIDALAM RUANG TERTUTUP AKAN DIBERSIHKAN DARI LUAR
APABILA DARI LUAR TIDAK MUNGKIN, PEKERJA AKAN MEMASUKI RUANG TERSEBUT
DENGAN MENGGUNAKAN ALAT-ALAT PELINDUNG DIRI YANG SESUAI DENGAN JENIS
PEKERJAAN YANG AKAN DILAKUKAN PEMBERSIHAN INI DIMAKSUDKAN UNTUK MENJAGA
AGAR KONSENTRASI DARI KONTAMINAN UDARA DIDALAM RUANG TERTUTUP TETAP
DIBAWAH N.A.B ATAU DIBAWAH 5% DARI L.E.L.
GAS ATAU UAP BERACUN
SEBELUM PEKERJA MEMASUKI RUANG TERTUTUP YANG MENGANDUNG CAIRAN, UAP, GAS
ATAU ZAT PADAT YANG BERACUN, KOROSIF ATAU DAPAT MENIMBULKAN IRITASI, MAKA
PETUGAS LK&KK TERLEBIH DAHULU AKAN MEMERIKSA RUANG TERSEBUT TERHADAP
KEMUNGKINAN ADANYA KONTAMINAN DIMAKSUD. APABILA HASIL PEMERIKSAAN
MENUNJUKKAN ADANYA BAHAYA BERACUN DENGAN KONSENTRASI YANG
MEMBAHAYAKAN KESEHATAN, MAKA KEDALAM RUANG TERSEBUT HARUS
DISIRKULASIKAN UDARA UNTUK MENGURANGI KONSENTRASI BAHAYA BERACUN SAMPAI
DIBAWAH NILAI AMBANG BATAS. APABILA KONSENTRASI TETAP DIATAS N.A.B, UNTUK
MEMASUKI RUANG TERTUTUP INI HARUS MEMAKAI ALAT BANTU PERNAPASAN.
KEBISINGAN DAN PAPARAN RADIASI
PEKERJA HARUS DILINDUNGI TERHADAP KEBISINGAN DAN PAPARAN RADIASI PENGION.
SUMBER RADIASI HARUS DISINGKIRKAN ATAU DIAMANKAN DENGAN DIBERI PERISAI ATAU
PELINDUNG.
PANAS YANG BERLEBIHAN
PEKERJA HARUS DILINDUNGI TERHADAP PANAS YANG BERLEBIHAN, HARUS DIAMBIL
TINDAKAN UNTUK MENURUNKAN SUHU DIDALAM RUANG TERTUTUP SEHINGGA
MENDEKATI SUHU DILUAR RUANG TERSEBUT. APABILA HAL INI TIDAK TERCAPAI, HARUS
SERING DIADAKAN PERGANTIAN PEKERJA YANG MEMASUKI RUANG DIMAKSUD DENGAN
KETENTUAN SEBAGAI BERIKUT :
C:K3L\Ts\permit [Link]
DENGAN MASA ISTIRAHAT 30 MENIT
BILA HANYA ADA SATU ORANG DIDALAM RUANG TERTUTUP DIA HARUS MEMBAWA UNIT TANDA BAHAYA
(UTB) / DISTRESS SIGNAL UNIT (DSU)/
DALAM SEGALA HAL BILA ALAT PERNAFASAN SEDANG DIGUNAKAN, MINUTEMAN RESUSCITATOR HARUS
SELALU TERSEDIA.
APABILA PERKAKAS LISTRIK AKAN DIGUNAKAN DIDALAM RUANGAN TERTUTUP VOLTASENYA HARUS
DIBAWAH 50 (LIMA PULUH) VOLT. (LIHAT PP-11/79, PASAL 31).
UNTUK MEMASUKI RUANG TERTUTUP DIPERLUKAN IZIN MASUK RUANG TERSEBUT. KONDISI DAN TINDAKAN
PENGAMANAN YANG PERLU DILAKUKAN UNTUK MELINDUNGI PEKERJA YANG AKAN MEMASUKI RUANG
TERTUTUP TERGANTUNG PADA POTENSI BAHAYA YANG ADA DAN HASIL TEST KONDISI UDARA DIDALAM
RUANG TERSEBUT.
SEBELUM PEKERJA MEMASUKI RUANG TERTUTUP, USER HARUS DAPAT MEMASTIKAN BAHWA TINDAKAN-
TINDAKAN CARA KERJA AMAN SUDAH DILAKSANAKAN KALAU LANGKAH-LANGKAH TERSEBUT SUDAH
DITINDAK LANJUTI, USER AKAN MENGELUARKAN IZIN MEMASUKI RUANG TERTUTUP YANG DITANDATANGANI
OLEH PEJABAT OPERASI YANG BERWEWENANG.
ALAT PELINDUNG DIRI
PAKAIAN PELINDUNG
PEKERJA YANG MEMASUKI RUANG TERTUTUP HARUS MEMAKAI PAKAIAN PELINDUNG YANG SESUAI
DENGAN KONDISI UDARA YANG ADA DIDALAM RUANGAN TERSEBUT DAN SESUAI DENGAN JENIS
PEKERJAAN YANG DILAKUKAN. HAL-HAL BERIKUT PERLU DIPERTIMBANGKAN DALAM MEMILIH PAKAIAN
PELINDUNG.
PENGGUNAAN PAKAIAN YANG KEDAP AIR / TIDAK DAPAT TEMBUS AIR UNTUK MELINDUNGI KULIT
DENGAN KONSEKUENSI SIPEMAKAI CEPAT KEGERAHAN / BERKERINGAT KARENA KONDISI PANAS
DIDALAM RUANG TERTUTUP.
PAKAIAN BERWARNA TERANG / CERAH MEMBERIKAN KEMUDAHAN DALAM MELIHAT SI PEMAKAI DAN
KOTORAN YANG MENEMPEL DIPAKAIAN. KEBUTUHAN PAKAIAN YANG TAHAN API. KEMAMPUAN BAHAN
PAKAIAN UNTUK MENGHASILKAN LISTRIK STATIS.
UDARA UNTUK PERNAFASAN DAPAT DIPASOK KEALAT BANTU PERNAFASAN DARI SILINDER UDARA
ATAU KOMPRESOR UDARA YANG MEMANG DIPERUNTUKAN BAGI MAKSUD TERSEBUT. APABILA
MENGGUNAKAN KOMPRESOR UDARA, MAKA KOMPRESOR HARUS DILETAKAN DISUATU TEMPAT YANG
BERADA DIATAS ANGIN TERHADAP RUANG TERTUTUP UNTUK MENCEGAH MASUKNYA UDARA YANG
TERCEMAR KEDALAM SYSTEM PASOKAN UDARA
PANJANG SELANG UDARA DARI KOMPRESOR SAMPAI KE PEKERJA YANG MEMAKAI ALAT BANTU
PERNAFASAN DIBATASI MAKSIMUM 50 M, DAN TIDAK DIPERBOLEHKAN ADA SAMBUNGAN SELANG
DIDALAM RUANG TERTUTUP.
PEMBUANGAN KONTAMINAN UDARA
UJUNG SALURAN ISAP DARI SYSTEM VENTILASI PEMBUANGAN KONTAMINAN YANG LEBIH
BERAT DARI UDARA HARUS BERADA DIDEKAT LANTAI RUANG TERTUTUP, SEDANGKAN
UNTUK KONTAMINAN YANG SAMA ATAU LEBIH RINGAN DARI UDARA, UJUNG SALURAN ISAP
HARUS BERADA DIDEKAT ATAP ATAU BAGIAN ATAS DARI RUANG TERSEBUT.
5. Closing / Cancellation :
Radiation Inspector :
These are the Qualified Authorized Workers who have been
approved by the Inspection Manager or Maintenance Manager and
after attending an approved course and legalized by Nuclear
Regulatory Commission, and has specific duty to inspect and ensure
that work condition is in safe and also available to work.
3. Issuing / Approval :
5. Closing / Cancellation :
Radiation Inspector shall confirm to Senior Authorized Person
for Permit cancellation after all radiation activities completed.
Radiation Inspector & Authorized Person shall sign for closing
/ cancellation.
Audit SIKA
Untuk menjamin implementasi SIKA, maka perlu
dilakukan pemeriksaan secara periodik oleh
Safety Inspector dari Fungsi K3LL (mingguan)
dan bulanan ataupun triwulanan dengan
mengikut sertakan Manajemen dan jajarannya
secara terprogram (Man. Kil, Man. Prod, Kabag.
Prod, Kabag K3) atau dapat dilkukan audit oleh
Pihak Eksternal.
Deviasi yang ditemukan dari hasil Audit harus
ditindak lanjuti sampai selesai dan
didokumentasikan.
Checklist Untuk Audit Surat Izin Kerja
Tujuan dari checklist ini adalah untuk membantu mereview implementasi Surat Izin
Kerja. Jika ada jawaban Tidak untuk masing-masing pertanyaan berikut, maka hal ini
menjadi perhatian untuk dikoreksi.
Implementasi SIKA
Ya/Tidak
Apakah jenis Surat Izin Kerja yang digunakan sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan ?
(SIKA Panas untuk kerja panas, SIKA Dingin untuk kerja dingin)
Apakah copy SIKA untuk suatu pekerjaan dapat mudah dilihat ?
(Ditampilkan di lapangan, di Control Room)
Isolasi bahan kimia / minyak / gas dilakukan untuk yang berpotensi berbahaya ?
Isolasi listri dilakukan sesuai prosedur LOTO ?
SIKA diisi secara lengkap ?
Safety precautions ditulis dan dikomunikasikan oleh GSI kepada Ahli Teknik ?
SIKA ditandatangani oleh GSI ?
Ahli Teknik menandatangani SIKA untuk menunjukkan bahwa mereka telah membaca SIKA
dan mengerti safety precautions yang harus dilakukan ?
Implementasi SIKA sesuai dengan masa berlakunya ?
Apakah selesai pekerjaan, Ahli Teknik menandatangani SIKA dan mengembalikannya ke
GSI ?
Apakah selanjutnya GSI memeriksa ke lapangan untuk meyakinkan pekerjaan selesai,
kemudian menandatangani SIKA sebagai bukti SIKA tersebut tidak berlaku lagi ?
Apakah GSI dan Pengawas Area melakukan pemeriksaan (spot checks) untuk meyakinkan
SIKA dipatuhi ?
Apakah GSI, Ahli Teknik, dan Gas Tester merupakan petugas yang ditunjuk dan telah dilatih
?
DAFTAR PERIKSA PERLENGKAPAN SURAT IJIN KERJA (SIKA)
Lokasi Pekerjaan
Uraian pekerjaan
C:K3L\Ts\permit [Link]
No Daftar Pemeriksaan ya Tida Keterangan
k
Untuk pekerjaan panas, dan dingin yang berpotensi bahaya tinggi (penanganan LPG, masuk
ruang terbatas dll) dilampirkan hasil JSA.
14 Ahli Teknik menandatangani SIKA untuk menunjukkan bahwa mereka telah membaca SIKA
dan mengerti safety precautions yang harus dilakukan ?
15 Implementasi SIKA sesuai dengan masa berlakunya ?
16 Apakah selesai pekerjaan, Ahli Teknik menandatangani SIKA dan mengembalikannya ke GSI ?
17 Apakah GSI memeriksa ke lokasi kerja untuk meyakinkan pekerjaan selesai, kemudian
menandatangani SIKA (penutupan) ?
18
19 Apakah GSI, Ahli Teknik, dan Gas Tester merupakan petugas yang ditunjuk dan telah dilatih ?
20
21
22
23
24
25
26
C:K3L\Ts\permit [Link]
C:K3L\Ts\permit [Link]
C:K3L\Ts\permit [Link]
C:K3L\Ts\permit [Link]
C:K3L\Ts\permit [Link]
C:K3L\Ts\permit [Link]
C:K3L\Ts\permit [Link]
C:K3L\Ts\permit [Link]
PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN
TKO PENERBITAN SURAT IJIN KERJA
KOLOM
GAS TEST
KOLOM TANDA
TANGAN GSI & AHLI
KOLOM TEKHNIK UNTUK
GAS TEST CLOSSING PERMIT
Page 75