SBA (Sumbatan Benda Asing )
DEWASA
SBA/ Obtruksi jalan nafas total
• Aspirasi benda asing pada saluran
nafas,terutama pada traktus
trakeobronkhial sangat berbahaya dan
terkadang sangat fatal
• Kondisi darurat yang dapat menimbulkan
kematian dalam hitungan menit bila tidak
tertangani dengan baik.
• Penderita tidak dapat bicara atau batuk
dan bernafas
Klasifikasi
• Eksogen : benda asing yang berasal dari
luar tubuh disebut benda asing exs
makanan , gigi palsu , koin dll
• Endogen: benda asing yang berasal dari
dalam tubuh disebut benda asing exs lidah
jatuh menutup faring, darah yg berasal
dari cedera kepala, regurgitasi
Gejala & Tanda
• Gejala sumbatan benda asing di
[Link],tergantung pada :
- lokasi benda asing
- derajat sumbatan (total atau sebagian)
- sifat, bentuk dan ukuran benda asing.
Tiga stadium gejala aspirasi
benda asing
• Stadium I :
- batuk-batuk hebat secara tiba-tiba
- rasa tercekik
- rasa tersumbat
- bicara gagap
- obstruksi jalan napas
• Stadium II :
- gejala stadium I + interval asimtomatik
• Stadium III :
- obstruksi
- erosi
- infeksi
- hemoptisis
- pneumonia
- abses paru
Tehnik mengeluarkan benda
asing
• Manuver heimlich/ abdominal thrust
– Direkomendasikan pada pasien dewasa dan
anak usia 1-8 tahun yg masih sadar
– Menimbulkan elevasi diafragma dan
meningkatkan tekanan jalan nafas sehingga
memaksa udara keluar gadi paru/ membuat
batuk buatan
• Chest thrust
– Digunakan pada wanita hamil atau gemuk
Pengenalan SBA
• SBA sebagian
– Korban akan terbatuk batuk sebagai usaha
mengeluarkan benda asing
– Mengi / wheezing batuk Biarkan korban batuk
untuk mengeluarkan SBA sendiri
• SBA total
– Tidak dapat berbicara, bernafas , batuk dan
mungkin sianosis
– Korban memegangi leher dengan jari telunjuk
dan ibu jari
Pertolongan SBA dewasa sadar
Tehnik manuver heimlich
• LANGKAH I
• Pastikan korban tersedak dg komunikasi
• Bila korban dapat batuk mintalah untuk
batuk sekeras mungkin
• Bila nafas korban tersumbat, tidak dapat
bicara, bernafas atau batuk wajah korban
kebiruan..
• LANGKAH II
• Bila korban berdiri, penolong berdiri
dibelakang korban.
• Minta korban membuka kaki selebar bahu
• Bila duduk, penolong berlutut dan berada
di belakang korban
• Letakkan satu kaki diantara kedua tungkai
korban
• LANGKAH III
• Lingkarkan lengan anda pada perut korban dan cari
pusar
• Letakkan dua jari diatas pusar
• Kepalkan tangan yg lain
• Tempelkan sisi ibujari kepalan tangan pada dinding
abdomen diatas dua jari tadi
• Mintalah korban membungkuk dan genggam kepalan
anda dengan tangan yg lain
• Lakukan hentakan kearah dalam dan atas (5x)
• Periksa bila mana benda asing keluar setiap 5x hentakan
• Ulangi abdominal thrust sampai benda asing keluar atau
korban tidak sadar
Tehnik Chest Thrust
LANGKAH I DAN II SAMA
LANGKAH III
• Lingkarkan lengan pada dada dibawah ketiak korban
• Kepalkan salah satu tangan
• Tempelkan sisi ibu jari kepalan tangan pada
pertengahan tulang dada korban
• Genggam dgn tangan yg lain dan berikan hentakan
kearah dalam (5x)
• Periksa bila mana benda asing keluar setiap 5x
hentakan
• Ulangi chest thrust sampai benda asing keluar atau
korban tidak sadarkan diri
SBA dengan korban tidak sadarkan
diri (lanjutan..)
LANGKAH I
• Posisikan korban, aktifkan code blue
• AED bila ada
LANGKAH II
• Evaluasi nadi karotis 5-10dt
• Jika nadi tidak teraba/ sulit ditentukan RJP
30:2
• Kompresi dada 30x.
• Evaluasi dengan manuver Tounge Jaw Lift
• Bila benda asing tiak terlihat, lakukan
ventilasi 2x.
• Jika dada tidak mengembang pada
ventilasi I reposisi kepala dan lakukan
ventilasi II
• Jika ventilasi II masih gagal berarti masih
ada sumbatan jalan nafas
• Lakukan kompresi dada 30x.
• Evaluasi dengan manuver Tounge Jaw lift
• Tidak terlihat benda asing kompresi dada
lagi dst sampai benda asing keluar
LANGKAH III
• Jika nampak benda asing saat dlakukan
tounge jaw lift maka bersihkan/ ambil
dengan sapuan jari (finger sweep)
LANGKAH IV
• Evaluasi breating 3M bila tidak bernafas
berikan nafas bantuan
• Bila dada mengembang berarti jalan nafas
sudah bebas. Evaluasi circulasi. Jika nadi
tidak teraba 5-10 dt RJP
• Jika nadi teraba, periksa pernafasan
• Jika tidak ada pernafasan berikan nafas
bantuan 10x/mt
• Jika nadi dan nafas sudah ada letakkan
korban pada posisi recovery
• Evaluasi tanda sirkulasi dan pernafasan
tiap beberapa menit
Terima Kasih