PROGRAM
LINEAR
DISUSUN OLEH:
• BERLIANA V. SIMORANGKIR
• DEWI J. SITUMEANG
• ELVYNA D. SIHOMBING
• ESRA A. SIMAMORA
• EVONIA R. HUTAJULU
• KEVIN G. PANJAITAN
• SAMUEL A. LUMBAN TOBING
• TRINITA B.C. SIHOMBING
20/07/2019 2
PENGERTIAN PROGRAM LINEAR
• Program linear adalah suatu cara yang bertujuan untuk
menentukan himpunan penyelesaian untuk suatu sistem
pertidaksamaan atau merupakan suatu metode penentuan
nilai optimum dari suatu persoalan linear. Nilai optimum
(maksimal atau minimum) diperoleh dari nilai dalam suatu
himpunan penyelesaian persoalan linear. Di dalam
persoalan linear terdapat fungsi linear yang bisa disebut
sebagai fungsi objektif. Persyaratan, batasan, dan kendala
dalam persoalan linear merupakan sistem pertidaksamaan
linear. Program linear biasanya digunakan untuk mencari
efisiensi-efisiensi dalam aspek kehidupan.
20/07/2019 3
GRAFIK HIMPUNAN PENYELESAIAN
PERTIDAKSAMAAN LINEAR 2 VARIABEL
Persamaan atau pertidaksamaan linear dua variabel adalah
persamaan atau pertidaksamaan yang memiliki dua variabel (misal
x dan y). Bentuk persamaan linear dua variabel yaitu : ax+by=c
Bentuk pertidaksamaan linear dua variabel yaitu:
• ax+byc
• ax+byc
• ax+byc
• ax+byc
20/07/2019 4
KETENTUAN DALAM MENENTUKAN DAERAH
PENYELESAIAN(ARAH ARSIRAN)
NILAI A BENTUK PERTIDAKSAMAAN ARAH ARSIRAN
A0 Kanan
A0 Kiri
A0 Kiri
A0 Kanan
20/07/2019 5
CONTOH SOAL:
Tentukan himpunan
penyelesaian dari
2x+y4
PENYELESAIAN:
2x+y4, untuk mencari titik potong sumbu x dan sumbu y, maka kita
tentukan nilai x=0 dan y=0, seperti tabel berikut:
x y
x 2 0
y 0 4
Dengan demikian titik potong
Sumbu x dan y adalah (2,0)
Dan (0,4)
Sehingga diperoleh daerah himpunan DHP
penyelesaian seperti yang ada pada
gambar.
20/07/2019 7
MODEL MATEMATIKA
Model Matematika adalah suatu bentuk kalimat matematika yang paling
sederhana dari sebuah soal cerita atau biasanya disebut kalimat verbal
matematika. Hal terpenting dalalm masalah Program Linear adalah mengubah
persoalan verbal kedalam bentuk model matematika yang merupakan dari
penyajian dari bahasa sehari-hari ke dalam bahasa matematika yang lebih
sederhana dan mudah dimengerti.
Membentuk atau membuat model matematika dari permasalahan program
linear adalah menentukan Fungsi tujuan dan permasalahan yan harus dipenuhi
dalam proram linear.
20/07/2019 8
Contoh soal membuat model matematika:
Di sebuah tempat wisata memiliki tempat parkir dengan luas 1760 m2. Untuk memarkir mobil
rata rata memerlukan luas 4m2 sedangkan untuk memarkir bus rata rata memerlukan luas 20m2,
sementara daya tampung tempat parkir tersebut adalah 200 kendaraan. Biaya parkir untuk
mobil adalah Rp 1.000,- per jam, sedangkan biaya parkir untuk bus adalah Rp 2.000,- per jam.
Dalam satu jam tempat parkir tersebut telah terisi penuh dan tidak ada kendaraan yang keluar
ataupun masuk, maka hitunglah penghasilan maksimum dari tempat parkir itu.
Jawab : Misalkan Mobil = x, dan Bus = y.
Mobil Bus (Y) Jumlah Sehingga model matematika (persamaan linearnya) diperoleh
(X)
Luas 4 20 1760 4x + 20y = 1760 atau x + 5y = 440
Daya X Y 200 x + y = 400
Tampun
g Fungsi tujuan = 1000x + 2000y
Biaya Rp1000 Rp2000 Fungsi
kendala
20/07/2019 9
MENYELESAIKAN MASALAH OPTIMASI
20/07/2019 10
Penerapan Program Linear
Program linear ataupun sistem pertidaksamaan linear dua variabel
seringkali digunakan/diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah
satunya adalah dalam lingkungan pertanian, misalnya pada saat mencari
jumlah optimum pupuk, lahan, mesin-mesin sederhana dalam pertanian,
ataupun biaya yang akan diguakan.
Berikut adalah contoh-contoh permasalahan seputar pertanian yang
memanfaatkan proglam linear dalam penyelesaiannya…
CHECK IT OUT⫸⫸
SOAL 1.
Dalam suatu lahan pertanian seluas 6000 m2 akan ditanami [Link] kebun
berencana untuk menggunakan 2 jenis mesin penanam benih. Mesin penanam A
mampu menanam bibit jagung pada lahan seluas 500 m2 dalam satu hari dengan total
muatan benih 20kg. Sedangkan mesin B mampu menanam bibit pada lahan seluas 200
m2 dalam satu hari dengan total muatan benih 20kg. Jika total benih yang harus
ditanam adalah 300kg bibit jagung, dan harga sewa mesin A dan mesin B berurut yaitu
Rp500.000,- dan Rp400.000,-. Berapa jumlah biaya optimum yang akan dikeluarkan
untuk sewa mesin?
Penye: Misalkan Mesin A⟶X Diperoleh persamaan
Mesin B⟶Y fungsi kendala ⟶ 5x + 2y ≤60
Mesin Mesin Jmlah x + y ≤ 30
A(X) B(Y)
x>0
Luas lahan 500 m2 200 m2 6000m2
Muatan 20 Kg 20 Kg 300Kg y>0
Biaya sewa Rp500.00 Rp400.00 Fungsi fungsi sasaran ⟶ 500.000x + 400.000y = Z
0 sasaran
20/07/2019 12
Tabel pers 1) 5x + 2y = 80
₄₀
X 0 15
Y 40 0 ₃₀
Tabel pers 2) x + y = 25
X 25 0 ₂₀
Y 0 25
₁₀
Daerah yang diarsir merupakan
DHP. Untuk mencari titik potong, eliminasi ₁₀ ₂₀ ₃₀
Pers 1) dan 2) 5x + 2y = 80 x + y =25
2x + 2y = 50 5x + 2y = 80
3x = 30
x = 10, maka y=15
20/07/2019 13
Sehingga dapat diperoleh :
Titik – titik pojok dari daerah penyelesaian yang terbentuk adalah {(0,25),
(10,15), dan (15,0)}
f(x,y) = 500.000x + 400.000y
X 0 10 15
Y 25 15 0
500.000x + 400.000y 10.000.000 11.000.000 7.500.000
Karena pemilik kebun berencana akan menggunakan kedua jenis mesin, sehingga
X dan Y > 0, jadi biaya optimum yang akan dikeluarkan untuk sewa mesin adalah
Rp11.000.000,-
20/07/2019 14
SOAL 2
Untuk menanam sebuah jagung A diperlukan pupuk A 200 gram dan
pupuk B 25 gram. Untuk menanam sebuah jagung B diperlukan pupuk
A 100 gram dan pupuk B 50 gram. Kita ingin menanam jagung
sebanyak mungkin, sedangkan bahan yang tersedia pupuk A 4 kg dan
pupuk B 1,2 kg. Tulislah model matematika untuk persoalan tersebut.
20/07/2019 15
Misalkan banyak jagung A = x dan jenis B = y
Tabel data berdasarkan soal
Pupuk A yang Pupuk B yang
tersedia 4 kg (4000 Pupuk A Pupuk B
Roti tersedia 1,2 kg
gram), maka terdapat (gram) (gram)
(1.200 gram), maka
hubungan sebagai terdapat hubungan
berikut.
200x + 100y ≤ 4.000 ↔ 2x + y ≤ 40 25x + 50y ≤ 1.200 ↔ x + 2y ≤
48
Banyaknya Jagung A dan B tidak negatif, maka: x ≥ 0 dan y ≥ 0
Jadi, model matematika untuk persoalan tersebut adalah:
2x + y ≤ 40
x + 2y ≤ 48
x≥0
y≥0
20/07/2019 dengan x, y ϵ R 16
20/07/2019 17
Add a Slide Title - 4
20/07/2019 18
Add a Slide Title - 5