Tutorial Codeigniter #1:
Pengenalan Codeigniter untuk Pemul
Sumber: [Link]
Framework
Framework dalam bahasa indonesia artinya kerangka kerja. Kerangka kerja untuk
membuat sesuatu (web).
Dengan menggunakan framework,
pembuatan web akan lebih cepat
dibandingkan PHP Native. Karena kita
tidak perlu membuat semuanya dari
nol.
Framework sudah menyediakan fungsi,
library, dan peralatan lainnya yang kita
butuhkan. Salah satu framework yang
cukup populer di Indonesia adalah
Codeigniter.
Framework
Selain codeIgniter (CI), framework php lainnya adalah:
FuelPHP
PhalconPHP
Slim
Silex
CakePHP
Symfony
Yii
Laravel
Lumen
Zend Framework
Codeigniter
Codeigniter merupakan sebuah framework PHP yang menggunakan pola desain
(design pattern) MVC (Model View Controller)1.
Codeigniter (2)
• CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28 Februari 2006. Versi stabil terakhir
—saat tulisan ini dibuat—adalah versi 3.1.9.
• Sedangkan Codeigniter 4 masih dalam tahap pengembangan. CI 4 adalah
generasi penerus dari CI 3 yang konsepnya lebih modern 2.
• Codeigniter cocok digunakan untuk membuat aplikasi web seperti:
Portal Berita;
Sistem Informasi;
Web Startup;
Profile Company;
eComerce;
Blog;
dan sebagainya.
Kelebihan Codeigniter
Ada beberapa kelebihan CodeIgniter (CI) dibandingkan dengan Framework PHP lain, [3]
• Performa cepat: Codeigniter merupakan framework yang paling cepat dibanding framework yang
lain. Karena tidak menggunakan template engine dan ORM yang dapat memperlambat proses.
• Konfigurasi yang minim (nearly zero configuration): tentu saja untuk menyesuaikan dengan
database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah
beberapa file konfigurasi seperti [Link] atau [Link], namun untuk menggunakan
codeigniter dengan setting standard, anda hanya perlu mengubah sedikit saja pada file di folder
config.
• Memiliki banyak komunitas: Komunitas CI di indonesia cukup ramai, tutorialnya pun mudah
dicari.
• Dokumentasi yang lengkap: Codeigniter disertai dengan user_guideyang berisi dokumentasi yang
lengkap.
• Mudah dipelajari pemula: Bagi pemula, CI sangat mudah dipelajari. Karena CI tidak terlalu
bergantung pada tool tambahan seperti composer, ORM, Template Engine, dll.
Contoh Website yang dikembangkan
dengan CI
Salah satu website
indonesia yang masih
menggunakan CI
hingga saat ini adalah
[Link].
Membuat Project Codeigniter
• Langkah-langkah yang
harus dilakukan untuk
membuat project CI:
• Download Codeigniter;
• Ekstrak CI ke htdocs.
• Silahkan buka website
Codeigniter untuk
mendownload.
Membuat Project Codeigniter (2)
Kita akan mendapatkan sebuah
file zip [Link],
ekstrak file tersebut ke
dalam c:\xampp\htdocs (XAMPP)
atau /var/www/html (di Linux).
Membuat Project Codeigniter (3)
Setelah itu, ubah
nama CodeIgniter-3.1.9
menjadi tokobuah.
Membuat Project Codeigniter (4)
Sekarang coba buka: [Link]
Membuat Project Codeigniter (5)
Selanjutnya, silahkan
buka dengan teks
editor. Lalu coba
untuk mengenali
struktur direktorinya.
Mengenal Struktur Direktori Codeigniter
Mengenal Struktur Direktori Codeigniter (1)
Terdapat dua direktori penting di dalam CI : application dan system.
Selain itu terdapat juga direktori user_guide dan beberapa file.
Berikut ini penjelasannya:
1. application berisi semua kode aplikasi. Di dalam direktori inilah kita akan menulis semua kode aplikasi
kita.
2. system berisi kode-kode inti dari Codeiniter. Jangan mengubah apapun di dalam direktori ini. Jika kita
ingin upgrade versi, kita cukup me-replace direktori ini dengan yang baru.
3. tests berisi kode untuk melakukan unit testing.
4. user_guide berisi dokumentasi codeigniter. Kita bisa menghapus direktori ini saat web sudah jadi.
5. .editor_config berisi konfigurasi untuk teks editor.
6. .gitignore berisi daftar file dan folder yang akan diabaikan oleh Git.
7. [Link] adalah file yang berisi keterangan project dan keterangan library yang digunakan. File
ini dibutuhkan oleh composer.
8. [Link] adalah file yang berisi penjelasan cara berkontribusi di proyek CI. Kita bisa
menghapus file ini, apabila web sudah jadi.
9. [Link] adalah file yang berisi keterangan lisensi dari CI.
10. [Link] sama seperti file [Link] file ini berisi penjelasan dan informasi tentang
project CI. Kita juga bisa menghapus file ini saat web sudah selesai.
11. [Link] adalah file utama dari CI. File yang akan dibuka pertamakali saat kita mengakses web.
Mengenal Struktur Direktori Codeigniter (2)
Selanjutnya silahkan buka direktori application dan perhatikan direktori yang ada di sana.
cache berisi cache dari aplikasi.
config berisi konfigurasi aplikasi. [Link] untuk mencegah direct access;
[Link] tempat kita mendefinisikan autoload; [Link] untuk berisi konfigurasi
untuk memcached;
[Link] konfigurasi aplikasi;
[Link] konfigurasi untuk migrasi;
[Link] berisi konstanta;
[Link] berisi definisi tipe file;
[Link] konfigurasi database aplikasi;
[Link] konfigurasi untuk profiler;
[Link] berisi definisi untuk doctype HTML;
[Link] tempat kita menulis route
foreign_chars.php berisi karakter dan simbol; aplikasi;
[Link] berisi konfigurasi hooks; [Link] berisi kode untuk emoji;
user_agents.php berisi definisi untuk user
agents.
Mengenal Struktur Direktori Codeigniter (3)
controller berisi kode untuk controller.
core berisi kode untuk custom core.
helpers berisi fungsi-fungsi helper.
hooks berisi kode untuk script hook.
language berisi string untuk bahasa, apabila web mendukung multibahasa.
libraries berisi library.
logs berisi logs dari aplikasi.
models berisi kode untuk model.
thrid_party berisi library dari pihak ketiga.
views berisi kode untuk view.
[Link] file html untuk mencegah direct access.
Selamat datang di Codeigniter
Ketika membuka [Link] kita akan mendapatkan tampilan
Welcome to Codeigniter.
Sebagai pemanasan, cobalah untuk mengubah teks Welcome to CodeIgniter! Menjadi Selamat
datang di Toko Buah Petanikode.
Caranya: Buka file application/views/welcome_message.php. Lalu ubah teks pada baris 71.
…dan sekarang coba reload kembali halaman [Link]
Selamat. Ini adalah perubahan pertama yang kamu buat.
Penjelasan:
File welcome_message.php yang berada di dalam direktori views
merupakan file yang bertanggung jawab untuk menampilkan sesuatu. Di sini
kita bisa menuliskan kode untuk template dan CSS.
File welcome_message.php di-load oleh sebuah
controller application/controllers/[Link] dengan kode:
public function index()
{
$this->load->view('welcome_message');
}
Controller welcome adalah controller default yang digunakan. Hal
ini bisa kita lihat pada konfigurasi routers di
application/config/[Link].