0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
96 tayangan34 halaman

Sistem Penyimpanan dan Strategi Penyimpanan

Dokumen tersebut membahas tentang sistem penyimpanan yang mencakup pengantar, kinerja sistem penyimpanan, strategi lokasi penyimpanan, sistem penyimpanan konvensional, dan sistem penyimpanan otomatis."

Diunggah oleh

Wijarwanto Fendy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
96 tayangan34 halaman

Sistem Penyimpanan dan Strategi Penyimpanan

Dokumen tersebut membahas tentang sistem penyimpanan yang mencakup pengantar, kinerja sistem penyimpanan, strategi lokasi penyimpanan, sistem penyimpanan konvensional, dan sistem penyimpanan otomatis."

Diunggah oleh

Wijarwanto Fendy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

STORAGE SYSTEM

FENDY WIJARWANTO
POKOK BAHASAN NO POKOK BAHASAN

1 INTRODUCTION

2 STORAGE SYSTEM PERFORMANCE

3 STORAGE LOCATION STRATEGIES

4 CONVENTIONAL STORAGE SYSTEM


5
AUTOMATED STORAGE SYSTEM
Fungsi dari “storage” atau “penyimpanan” atau gudang
yaitu :
Untuk penyimpanan barang atau bahan (mentah,
INTRODUCTION setengah proses, barang jadi) dalam periode tertentu
dan mengatur ijin pengambilan barang tersebut wajib
digunakan baik dalam sebuah pabrik, toko, distributor
dll.
Sistem penyimpanan merupakan komponen yang
penting dalam siklus supply-chain industri.
JENIS BARANG YANG DISIMPAN
TYPE KETERANGAN
Raw Material Bahan mentah yang akan diproses misal : biji plastik,
sheet metal,dll
Purchase Parts Komponen-kompone dari vendor yang akan digunakan
untuk proses assymbling
INTRODUCTION Work in proces Bahan yang sudah diproses tetapi belum finish, misal
shaft menunggu proses grinding
Finish product Produk yang sudah selesai dan siap dikirimkan
Rework dan Komponen atau barang yang tidak masuk spesifikasi
scarp (blong) dan akan direpair atau dibuang
Refuse Tatal, oli, sampah atau sisa produt dampak dari proses,
materialini harus dibuang dan terkadang memerlukan
penanganan khusus
JENIS BARANG YANG DISIMPAN
TYPE KETERANGAN
Tooling Alat potong, jigs, fixture, mold, dies, kawat las, eletroda
atau tools lain yang digunakan dalam proses
manufaktur dan asembly seperti; helm, sarung tangan,
dll
Spare parst Komponen atau parts yang dibutuhkan untuk merawat
INTRODUCTION dan memperbaiki peralatan pabrik
Office dan alat- kebutuhan kantor
supplies
Data rekaman Rekaman produk, peralatan, personal dll
pabrik
Storage Capacity/Kapasitas
penyimpanan

Storage
Density/Kepadatan

STORAGE Accesbility
SYSTEM Measures of
PERFORMANCE Performace of storage
System throughput

Utiiation

Availabiity
Storgare Capacity dilihat dari 2 yaitu P
 Total Volume ruangan
 Jumlah tempat penyimpanan (kompatermen)

STORAGE
SYSTEM Storage density yaitu kepadatan penyimpanan, dengan cara
membandingkan kapasitas sisa ruangan penyimpanan dengan total
PERFORMANCE luasan penyimpanang

Accesbility  kemudaan untuk mengakses barang-barang yang ada


di penyimpanann
System throughput
Transaksi atau kegiatan penyimpanan atau pengambilan dalam tiap
jam

STORAGE
SYSTEM Utilization : perbandingan waktu sistem penyimpanan digunakan
antara penyimpanan dan pengambilan dibandingkan dengan total
PERFORMANCE waktu kerja pabrik

Availability : ketersediaan ataua jam buka


System throughput dibatasi oleh waktu untuk melakukan
Penyimpanan/Pengambilan.

Elemen dalam Elemen dalam


proses proses
peyimpanan pengambilan

STORAGE Pengambilan Perjalanan ke


dari lokasi gudang
SYSTEM
PERFORMANCE :
Perjalanan
THROUGHPUT menuju
Pengambilan
dari gudang
gudang

Menempatan Perjalanan ke
di gudang lokasi

Perjalan
kembali ke unloading
lokasi
 Rondomized storage
Pada metode ini tidak ada penempatan
lokasi yang harus untuk suatu produk,
sehingga barang yang akan datang
STORAGE ditempatkan ditempat sembarang yang
LOCATION terdekat dengan pintu masuk dan pintu
STRATEGIES keluarnya. Kekurangannya adalah jika
jumlah produk yang dialokasikan banyak
dan bermacam‐macam jenisnya maka
waktu pencarian dan pengambilan produk
menjadi lama.
Dedicated storage
Pada metode ini setiap produk ditempatkan
pada suatu lokasi penyimpanan yang tetap.
Jika suatu produk akan disimpan atau
diambil, maka dapat dengan mudah
STORAGE tempatnya diketahui. Kekurangan dari
LOCATION metode ini adalah utilisasi ruang yang
STRATEGIES rendah, dikarenakan tempat yang
disediakan untuk setiap produk tidak dapat
digunakan untuk penyediaan produk yang
lain. Penyediaan tempat untuk setiap
produknya dapat diketahui dari persediaan
maksimumnya
Dedicated storage :
 Barang disimpan berdasarkan urutan
STORAGE part number
LOCATION  Barang disimpan berdasarkan “activity
STRATEGIES level”
 Barang disimpan berdasarakn acvitity
level dan space ratio.
Class Based Storage
Metode ini merupakan gabungan dari metode
Dedicated Storage dan Randomized Storage.
Pada metode ini produk dibagi menjadi
STORAGE beberapa kelas. Jika pembagiannya sama
LOCATION dengan produk, maka akan menjadi metode
STRATEGIES Dedicated Storage. Tetapi jika hanya dibagi ke
dalam satu kelas, maka akan menjadi metode
Randomized storage. Pembagian kelas
berdasarkan nilai rasio antara Throughput (T)
dengan Storage (S).
Shared Storage Location
Metode ini digunakan untuk mengatasi
Dedicated Storage dan Randomized Storage
STORAGE dengan mengenali dan memanfaatkan
LOCATION perbedaan lama waktu penyimpanan pada
pallet tertentu yang menetap di gudang. Untuk
STRATEGIES menerapkan metode ini, sebelumnya harus
mengetahui kapan produk akan masuk dan
kapan akan keluar, sehingga lokasi produk dapat
disesuaikan tempatnya.
MACAM PENYIMPANAN METODE KONVENTIONAL

Bulk Storage
CONVENTIONAL
STORAGE Rack Systems
METHODS
Shelvig and bins

Drawer storage
BULK STORAGE

CONVENTIONAL
STORAGE
METHODS

Bulk storage arrangements:


(a) Penyimpanan sangat padat susah untuk diakses
(b) Modifiaksi dengan baris kosong untuk memudahkan akses
BULK STORAGE

CONVENTIONAL
STORAGE
METHODS
PALLET RACK SYSTMES

Pallet diletakan diatas rak


yang disusun sedemikian
CONVENTIONAL rupa.
STORAGE
METHOS - Biaya rendah
- Kepadatan penyimpanan
bagus
- Kemudaan akes barang
CONVENTIONAL
STORAGE
METHOS
 DRAWER STORAGE

CONVENTIONAL  Mudah diakes


STORAGE  Barang mudah
METHODS dilihat
 Relative mahal
 Untuk part yang
kecil
 DRAWER STORAGE

CONVENTIONAL
STORAGE
METHODS
Otomasi sistem gudang
membutuhkan investasi yang cukup
tinggi.
Otomasi ada 2 yaitu :
AUTOMATED
STORAGE -Dengan sistem mekanis,
METHODS menggunakan operator pada
beberapa titik penyimpanan
-Full otomasi dengan menggunakan
sistem kontrol yang dipadukan
dengan komputer
Tujuan dan alasan pengunaan sistem otomasi
dalam pergudangan
 Meningkatkan kapasitas penyimpanan
AUTOMATED Meningkatkan kepadatan penyimpanan
STORAGE Meningkatkan faktor keamanan
METHODS
Mengurangi biaya tenaga kerja
Mengembangkan sistem kontrol stok
Meningkatkan pelayanan pelanggan
Type Automated Storage/Retrival System
(AS/SR)
adalah sistem rak dengan menggunakan
mekanik atau crane otomatis untuk
menyimpang dan mengambil barang
AUTOMATED
STORAGE
METHODS
Carousel Storage System
adalah sistem dengan menggunakan oval
conveyor system
Type Automated Storage/Retrival System
(AS/SR)

AUTOMATED
STORAGE
METHODS
AUTOMATED
STORAGE
METHODS
AS/RS Type
1. Unit load AS/RS - sistem otomatis besar untuk beban
palet
2. Deep-lane AS/RS- menggunakan rak flow-through dan
lebih sedikit lorong akses
AUTOMATED 3. Miniload AS/RS - menangani beban kecil yang
terkandung dalam nampan atau laci untuk melakukan
STORAGE pengambilan pesanan
METHODS 4. Man-on-board AS/RS - operator manusia mengendarai
carriage untuk mengambil item individual dari
penyimpanan
5. Automated item retrieval system - mengambil masing-
masing item
6. Vertical lift storage modules (VLSM) - menggunakan
lorong vertikal dan bukan lorong horizontal seperti pada
tipe AS / RS lainnya
Aplikasi AS/RS
1. Unit load storage and retrieval
 Warehousing and distribution operations
 AS/RS types: unit load, deep lane (food industry)
2. Order picking
AUTOMATED  AS/RS types: mini load, man-on-board, item
STORAGE retrieval
METHODS 3. Work-in-process storage
 Helps to manage WIP in factory operations
 Buffer storage between operations with different
production rates
 Supports JIT manufacturing strategy
Carousel Storage System

 Horizontal
 Pengoperasian mirip dengan overhead conveyor
system
AUTOMATED  Barang disimpan dalam nampan yang diletakan dia
STORAGE conveyor
METHODS  Rentang panjang 3 m and 30 m
 Type ini paling banyak digunakan
 Vertical
 Beroperasi seperti conveyor vertcal
 Kebutuhan besar ruangan tidak begitu banyak,
tetapi butuh ruangan yang tinggi
Horizontal Carousel Storage System

horizontal
carousel storage
AUTOMATED system
STORAGE dioperasikan
METHODS manual
AUTOMATED
STORAGE
METHODS
Vertical Carousel Storage System

AUTOMATED
STORAGE
METHODS
AUTOMATED
STORAGE
METHODS
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai