0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
191 tayangan8 halaman

Metode Ekstraksi Sokletasi pada Tanaman

Dokumen ini membahas tentang sokletasi, yaitu proses pemisahan komponen zat padat dengan cara penyaringan berulang menggunakan pelarut. Prinsipnya adalah penyaringan berulang-ulang sehingga hasilnya sempurna dengan pelarut sedikit. Pelarut harus mudah menguap, titik didih rendah, dapat melarutkan senyawa yang diinginkan, dan sesuai sifat senyawanya. Contoh penerapannya adalah ekstra

Diunggah oleh

Risma Yanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
191 tayangan8 halaman

Metode Ekstraksi Sokletasi pada Tanaman

Dokumen ini membahas tentang sokletasi, yaitu proses pemisahan komponen zat padat dengan cara penyaringan berulang menggunakan pelarut. Prinsipnya adalah penyaringan berulang-ulang sehingga hasilnya sempurna dengan pelarut sedikit. Pelarut harus mudah menguap, titik didih rendah, dapat melarutkan senyawa yang diinginkan, dan sesuai sifat senyawanya. Contoh penerapannya adalah ekstra

Diunggah oleh

Risma Yanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOKLETASI

ANGGOTA :
1. RANI SUSRIYANA
2. RATNA HASAN STORI
3. REISMAYANTI
4. RETNO ARUM
5. RIZQI NUR ADINTA
6. SAHDA SHABILAH LUHTANSA
DEFINISI
Sokletasi adalah suatu metode / proses
pemisahan suatu komponen yang terdapat
dalam zat padat dengan cara penyaringan
berulang ulang dengan menggunakan pelarut
tertentu, sehingga semua komponen yang
diinginkan akan terisolasi.
PRINSIP KERJA
Penyaringan yang berulang ulang sehingga hasil
yang didapat sempurna dan pelarut yang
digunakan relatif sedikit. Bila penyaringan ini
telah selesai, maka pelarutnya diuapkan kembali
dan sisanya adalah zat yang tersari.
SYARAT-SYARAT
PELARUT YANG DIGUNAKAN
a. Pelarut yang mudah menguap, misalnya n-
heksana, eter, petroleum eter, metil klorida dan
alkohol
b. Titik didih pelarut rendah
c. Pelarut dapat melarutkan senyawa yang
diinginkan
d. Pelarut tersebut akan terpisah dengan cepat
setelah pengocokan
e. Sifat sesuai dengan senyawa yang akan diisolasi
(polar atau nonpolar)
KEKURANGAN DAN KELEBIHAN
Kekurangan :
a. Tidak baik dipakai untuk mengekstraksi bahan
bahan tumbuhan yang mudah rusak atau senyawa
senyawa yang tidak tahan panas karena akan
terjadi penguraian.
b. Harus dilakukan identifikasi setelah penyarian,
dengan menggunakan pereaksi meyer, Na,
wagner, dan reagen reagen lainnya.
c. Pelarut yang digunakan mempunyai titik didih
rendah, sehingga mudah menguap
Lanjut...
Kelebihan :
1. Sampel diekstraksi dengan sempurna karena
dilakukan berulang ulang.
2. Jumlah pelarut yang digunakan sedikit.
3. Proses sokletasi berlangsung cepat.
4. Jumlah sampel yang diperlukan sedikit.
5. Pelarut organik dapat mengambil senyawa
organik berulang kali.
CONTOH TANAMAN
Biji papaya dengan selaput bening ini memiliki nutrisi penting
dengan khasiat sebagai berikut: antibakteri, yang efektif melawan
bakteri e. coli, salmonella, dan infeksi staphylococcus. menjaga
dengan melihat banyaknya manfaat yang dimiliki biji pepaya, maka
dilakukan metode sokletasi untuk mengekstrak minyak yang
terkandung di dalamnya pada skala labor (fessenden, 1991).
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai