TOPIK 6
Langkah-Langkah Penyusunan
RAB Raba
MATA KULIAH
ESTIMASI BIAYA
D3 TEKNIK SIPIL
JURUSAN TEKNIK SIPIL PNB
SUB TOPIK
• Pengertian RAB Raba
• Fungsi RAB Raba
• Data yang diperlukan
• Faktor-faktor yang mempengaruhi
penyusunan Rab Raba
• Rangkuman
• Daftar Pustaka
TUJUAN
• Mahasiswa dapat mengetahui
pengertian dari RAB Raba
• Mahasiswa dapat mengetahui Faktor-
faktor yang mempengaruhi penyusunan
Rab Raba
• Menurut Ir. A. Soedrajat Sastraatmaja (1984),
dalam bukunya”Analisa Anggaran Pelaksanaan”,
bahwa rencana anggaran biaya dibagi menjadi
dua, yaitu rencana anggaran terperinci dan
rencana anggaran biaya kasar.
• Didalam pembuatan RAB untuk proyek bangunan
gedung diperlukan langkahlangkah yang
sistematis, sehingga selain mendapatkan cara
kerja yang efisien juga mendapatkan tingkat
ketelitian yang baik.
Tahapan & Proses Penyusunan RAB
Sumber : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM
RAB RABA
• Sebelum pelaksanaan tender, sebagai informasi
awal tentang biaya bangunan biasanya disusun
RAB raba (cost estimate) atau sering pula
disebut dengan istilah estimasi harga pratender.
• Maksud dari penyusunan RAB raba ini adalah
untuk memberikan indikasi besarnya biaya
konstruksi pada tahap awal sekali (masa
pratender).
Kegunaan dari RAB Raba
• Pemberi tugas (owner)
Perkiraan penanaman modal (capital investment
cost) dan perkiraan biaya yang harus disediakan.
Membantu dalam pengaturan keuangan.
Meninjau kelayakan dari segi ekonomi proyek.
• Perencana
Membantu dalam pemilihan lokasi/letak
bangunan.
Sebagai bahan/dasar perencanaan lebih lanjut.
Untuk pemilihan alternatif
perencanaan/perancangan lebih lanjut.
• Kontraktor
Menentukan ikut tidaknya dalam pelelangan.
Memperkirakan modal yang harus disediakan.
Sebagai pembanding/kontrol terhadap hasil
perhitungan RAB teliti.
DATA-DATA YANG DIPERLUKAN
– Catatan-catatan/data-data tentang harga
dan hasil pelaksanaan bangunan sejenis
yang pernah dilaksanakan.
– Harga-harga satuan standar yang dapat
dilihat baik melalui media cetak maupun
yang diterbitkan secara berkala oleh
instansi terkait, yang meliputi harga
satuan bahan, alat, dan upah tenaga kerja
serta harga satuan pekerjaan.
Faktor-faktor yang berpengaruh
dalam menyusun RAB raba
–Macam/jenis dan ukuran bangunan
–Macam/jenis konstruksi (berat atau
ringan)
–Letak/ lokasi bangunan
Cara Perhitungan Anggaran Biaya
Kasar
• Untuk menghitung anggaran biaya terlebih
dahulu perlu disiapkan bahan-bahan yang telah
diuraikan termasuk data/catatan-catatan
mengenai harga bangunan sejenis yang ada.
Selanjutnya perlu ditetapkan ukuran pokok
berdasarkan gambar prarencana yang akan
dipakai sebagai dasar perhitungan untuk
menentukan harga satuan pekerjaan.
• Yang dimaksud dengan ukuran pokok disini
adalah untuk bangunan gedung, yang dipakai
sebagai ukuran pokok adalah luas lantai per m2,
luas atap per m2 atau sisi bangunan per m3
(jarang digunakan).
Perkiraan harga satuan yang digunakan
baik untuk perhitungan luas lantai,
maupun isi bangunan, tergantung pada :
1. Sifat atau bentuk bangunan yang meliputi :
bangunan sederhana, bangunan sedang atau
baik, bangunan megah atau monumental.
2. Jenis bangunan yang meliputi : bangunan
gedung, rumah tinggal, kantor, sekolah,
gedung pertemuan dan sebagainya.
3. Jenis Kontruksi yang meliputi : berat atau
ringan dari kontruksi, gedung
bertingkat/tidak bertingkat
4. Jenis Bahan-bahan bangunan pokok yang
digunakan
• Untuk menentukan ukuran pokok dapat
ditempuh beberapa cara, yaitu :
1. Luas lantai (ukuran dalam, ukuran
sumbu dan ukuran luar).
2. Luas atap (ukuran berdasarkan denah
bangunan termasuk tritisan)
3. Isi bangunan, dihitung berdasarkan
luas lantai dikalikan tinggi gedung.
Rangkuman
• Maksud dari penyusunan RAB raba ini
adalah untuk memberikan indikasi besarnya
biaya konstruksi pada tahap awal sekali
(masa pratender).
Faktor-faktor yang berpengaruh dalam
menyusun RAB raba adalah :Macam/jenis
dan ukuran bangunan, Macam/jenis
konstruksi (berat atau ringan), Letak/ lokasi
bangunan
DAFTAR PUSTAKA
• Soedrajat Sastraatmdja, 1984, ANALISA
ANGGARAN BIAYA PELAKSANA, Nova, Bandung
• Bachtiar Ibrahim, 1993, RENCANA DAN ESTIMATE
REAL OF COST, Bumi Aksara, Jakarta.
• J. A Mukomoko, 1987, DASAR PENYUSUNAN
ANGGARAN BIAYA
• BANGUNAN METODE BOW, Gaya Media
Pratama, Jakarta.
• W. Niron John, 1992, RENCANA ANGGARAN
BIAYA BANGUNAN, Cetakan kesembilan, CV.
Asona, Jakarta