0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan18 halaman

Penanganan Skewness Negatif Moderat

Dokumen tersebut membahas tentang pentingnya normalitas data dalam penggunaan statistik parametrik dan cara-cara menguji normalitas data melalui uji skewness, kurtosis, grafik dan uji statistik seperti Kolmogorov-Smirnov."

Diunggah oleh

avan fadholi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan18 halaman

Penanganan Skewness Negatif Moderat

Dokumen tersebut membahas tentang pentingnya normalitas data dalam penggunaan statistik parametrik dan cara-cara menguji normalitas data melalui uji skewness, kurtosis, grafik dan uji statistik seperti Kolmogorov-Smirnov."

Diunggah oleh

avan fadholi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NORMALITAS DATA

Ida Nurmawati, [Link]., [Link]

POLITEKNIK NEGERI JEMBER


2017
Normalitas Data

 Salah satu asumsi penggunaan statistik parametrik


adalah normalitas data
 Data pada setiap variabel yang akan dianalisis
menggunakan statistik parametris harus
berdistribusi normal.
 Data tidak normal  statistik nonparametris
 Data tidak normal bisa terjadi karena kesalahan
instrument dan pengumpulan data.
Normalitas Data
Tujuan Normalitas Data

 Untuk mengetahui apakah


distribusi sebuah data
mengikuti atau mendekati
distribusi normal, yakni
distribusi data dengan bentuk
lonceng (bell Shaped)
 Data yang “baik” adalah data
yang mempunyai pola seperti
distribusi normal, yakni
distribusi data tsb tidak
Grafik 1. Kurva simetris

Mean=Me=Mo

Grafik 2. Kurva miring ke kanan Grafik 3. Kurva miring ke kiri

Mo Me Mean Mean Me Mo
Normalitas Data
Karakteristik Distribusi Kurva Normal

1. Kurva berbentuk genta (µ= Md= Mo)


2. Kurva berbentuk simetris
3. Kurva normal berbentuk asimptotis (tdk
menyentuh absis)
4. Kurva mencapai puncak pada saat X= µ
5. Luas daerah di bawah kurva adalah 1; ½ di sisi
kanan nilai tengah dan ½ di sisi kiri.
Uji Normalitas Data
Pengukuran atau Uji Normalitas Data dapat
dilakukan dengan :
[Link] tendency central (Mean = Media
n = Modus)
[Link] (kemencengan) dam Kurtosis (
Keruncingan)
[Link] (kurva normal)
[Link] Kolmogorof-Smirnov (n > 50) atau
Uji Shapiro-Wilk (n ≤ 50)
Uji Normalitas Data
Skewness dan Kurtosis
 Skewness berhubungan dengan simetri
distribusi.
 Skewed variabel (variabel menceng) adl
variabel yg nilai meannya tdk di tengah2
distribusi
 Kurtosis berhubungan dg puncak suatu
distibusi.
 Distribusi normal  skewness dan
kurtosis sama dengan 0
 Makin besar nilai skewness dan kurtosis
 nilai “outlier”
Uji Normalitas Data
Skewness
Sk>0 Sk=0 Sk<0
Skewness positif Skewness normal Skewness negatif
Uji Normalitas Data
Kurtosis

Kt>0 (runcing)

Kt=0 (normal)

Kt<0 (tumpul)
Uji Normalitas Data
Skewness dan Kurtosis
 Uji signifikansi skewness dan kurtosis

 Keterangan :
S =nilai skewness
N = jumlah kasus/sampel
K = nilai kurtosis
 Nilai Zskew dan Z kurt dibandingkan dg nilai kritis.
𝞪 (0,01)  Z kritisnya ± 2,58
𝞪 (0,05)  Z kritisnya ± 1,96
Uji Normalitas Data
Skewness
 Distribusi data menceng ke kanan 
nilai Zskew positif dan diatas 1,96 atau
2,58
 Distribusi data menceng ke kiri 
nilai Z Skew negatif dan dibawah 1,96
atau 2,58
Uji Normalitas Data
Kurtosis
 Data mempunyai puncak yang terlalu
tinggi  Zkurt bernilai positif dan
diatas 1,96 atau 2,58
 Data mempunyai puncak yang relatif
datar  Z kurt bernilai negatif dan diba
wah
Uji Normalitas Data
Grafik (Kurva Normal)
 Normal tidaknya suatu data dapat dideteksi
menggunakan grafik histogram
 Uji normalitas data menggunakan grafik
terkadang dipengaruhi oleh subyektifitas
pembaca (interpreter)
 menggunakan bantuan SPSS
Uji Normalitas Data
Uji Statistik Kolmogorov-Smirnov
 Menggunakan SPSS
 Nilai p > 0,05  distribusi normal
 Nilai p ≤ 0,05  distribusi tidak normal
NORMALITAS DATA

Penanganan Data Tidak Normal


1. Menambah jumlah data atau menambah sampel
2. Menghilangkan data “outlier” yang menyebabkan
ketidaknormalan data  pertimbangkan hasil
penelitian jika data dihilangkan
3. Dilakukan transformasi data
4. Data diterima apa adanya  statistik nonparametrik
Penanganan Data Tidak Normal
- Transformasi Data -
 Data yg tdk normal dapat ditransformasi
agar menjadi normal
 Untuk menormalkan data, perlu diketahui
bentuk grafik histogram.
Bentuk Grafik Histogram Bentuk Transformasi
Moderate positive skewness SQRT (x) atau akar kuadrat
Subtantial positive skewness LG10 (x) atau logaritma 10 atau LN
Severe positive skewness dg bentuk L I/x atau inverse
Moderate negative skewness SQRT (k-x)
Subtantial negative skewness LG10 (k-x)
Severe negative skewness dg bentuk J I/(k-x)

k = nilai tertinggi (maksimum) dr data mentah x


Penanganan Data Tidak Normal
- Outlier-
 Data yg memiliki karakteristik unik
yg terlihat sangat berbeda jauh dr
observasi2 lainnya dan muncul
dlm bentuk nilai ekstrim.
 Penyebab :
 kesalahan entri
 missing value
 outlier bukan anggota populasi yg
diambil sbg sampel
 outlier merupakan anggota
populasi (distribusi dlm populasi
memiliki nilai ekstrim)
Penanganan Data Tidak Normal
- Outlier-
 Data yang akan dideteksi
outliernya adl data yg sudah di scr
eening normalitasnya.
 Sampel kecil (<80), standar skor ≥
2,5 dinyatakan outlier.
 Sampel besar, standar skor antara
3-4 dinyatakan outlier

Anda mungkin juga menyukai