KELOMPOK 6
MUHAMMAD ROFIK
ASHARI
VENDRA KURNIAWAN
CAMSHAFT POSITION
SENSOR
Pengertian Dan Fungsi Camshaft Position
Sensor (CMP)
• Untuk Mendeteksi Posisi TOP 1 Silinder 1 Pada Mesin
• Untuk Mengetahui Posisi Pembukaan Dan Penutupan Intake
Dan Exhaust Valve
• Untuk Memberikan Informasi Kapan Waktu Pengapian
Cara
kerja
CMP
Sensor
Diagram Wiring Camshaft Position Sensor (CMP)
Tipe Sensor Pada Camshaf Position
Sensor (CMP)
Sensor Tipe Sensor Tipe Hall
Inductive Effect
Sensor Tipe Inductive
Sensor induktif dibangun dari
magnet permanen dengan koil
disekitarnya. Saat gigi triger
mendekati kutub sensor koil akan
berubah Tegangan yang
dihasilkan berkisar antara 1-2 volt.
Sensor Tipe Hall
Sensor Tipe Hall
Effect
Effect
Tegangan output yang dihasilkan
biasanya berada dalam kisaran mili
volt (mV), tegangan puncak sampai 5
-8 Volt.
Tegangan penyuplai biasa (+ Vcc)
terutama 5 V namun dalam beberapa
kasus dapat 12 V.
PERBEDAAN SENSOR CMP TIPE INDUKTIF DENGAN HALL EFECT
Tipe Inductive Tipe Hall Efect
Menghasilkan Tegangan Ac 1-2 Tidak Menghasilkan Tegangan
Volt
Tidak Perlu Penyuplay Arus Tegangan Suplay 5-12 Volt
Terdapat Inti Coil Didalamnya Tidak Ada Inti Coil
Tegangan Signal 1-2 Volt Tegangan Signal 5-8 Volt
Jenis Kerusakan Sensor CMP Dan Cara Memperbaikinya
Dampak kerusakan sensor CMP Penyebab gangguan pada sensor
CMP
• Putaran mesin menjadi kasar • Sensor terlalu kotor
• Idle mesin tidak stabil • Kabel soket / konektor rusak
• Mesi menjadi tersendat-sendat • Pemasangan sensor tidak tepat
• Bahan bakar menjadi tidak efisien
• Mengulur pada akselerasi
• Mesin akan mati
PENGERTIAN DAN CARA KERJA VVT-I
(Variable Valve Timing Intelligent)
merupakan serangkaian
peranti yang mengontrol
penggerak camshaft yang
divariasikan pada timing
atau waktu buka tutup intake
valve dengan merubah atau
menggeser posisi intake
camshaft terhadap puli
camshaft drive
CARA KERJA VVT-I
1) Pada saat start kondisi mesin stasioner tanpa beban maka timing
dimundurkan 30 derajat dan overlap menjadi berkurang
2) Pada saat ada beban timing akan maju 30 derajat. overlaping akan
meningkat. Tujuannya untuk membantu mendorong gas buang serta
memanaskan campuran bahan bakar dan udara yang masuk.
Pemeriksaan Camshaft Position Sensor
KETERANGAN :
1. Konektor no.1 menerima
tegangan 5-8 v0lt dari ecu
2. No.2 sebagai konektor ground
3. Konektor no.3 untuk
mengirimkan signal
Cara mengecek sinyal sensor CMP :
• Lepaskan konektor pengapian kabel tegangan tinggi
• Cari letak CMP beserta konektornya
• Atur multimeter ke DC
• Tusukkan kabel no.3 tempelkan lead positif avo
kepeniti dan lead negatif kebodi
• Putar pully perlahan-lahan sambil amati perubahan
tegangannya.
Memeriksa tegangan CMP Pemeriksaan Ground (massa)
• Atur multimeter ke arah DC, • Atur multimeter pada DC
• Lakukan penusukan pada kabel nomor 1 • hubungkan lead multimeter hitam ke
dengan peniti kabel nomor 2 dengan cara
menusukkan peniti ke kabel
• hubungkan kabel nomor 1 dengan lead
multimeter merah • Tempelkan lead merah multimeter pada
• Tempelkan lead multimeter hitam terminal positif baterai
pada groud
• Posisikan kunci kontak pada On,
• Putar kunci kontak pada posisi On Jika Apabila rangkaian dalam keadaan baik,
sensor dalam keadaan baik maka layar maka layar pada multimeter akan
pada multimeter akan menunjukkan menunjukkan angka tegangan sebesar
angka 5 sampai 8 volt 12 Volt ke atas.