100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
345 tayangan7 halaman

Simulasi Delft3D untuk Hidrodinamika

Simulasi numerik (Delft3D) digunakan untuk memodelkan proses hidrodinamika seperti gelombang, arus dan sedimen di pantai. Delft3D menggunakan grid koordinat dan persamaan matematika untuk memprediksi perubahan morfologi pantai akibat proses-proses tersebut. Faktor percepatan morfologi (MORFAC) memungkinkan simulasi untuk memodelkan perubahan dalam skala waktu puluhan tahun meski simulasinya berjalan

Diunggah oleh

nailul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
345 tayangan7 halaman

Simulasi Delft3D untuk Hidrodinamika

Simulasi numerik (Delft3D) digunakan untuk memodelkan proses hidrodinamika seperti gelombang, arus dan sedimen di pantai. Delft3D menggunakan grid koordinat dan persamaan matematika untuk memprediksi perubahan morfologi pantai akibat proses-proses tersebut. Faktor percepatan morfologi (MORFAC) memungkinkan simulasi untuk memodelkan perubahan dalam skala waktu puluhan tahun meski simulasinya berjalan

Diunggah oleh

nailul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SIMULASI NUMERIK (GELOMBANG, ARUS DAN SEDIMEN)

◦ Simulasi numerik merupakan pemodelan yang menggunakan rumus-rumus matematika untuk


mentransformasikan fisik pantai ke dalam wilayah komputasi yang selanjutnya dipecahkan secara
numerik melalui bantuan piranti lunak

◦ Delft3D merupakan program simulasi atau pemodelan hidrodinamik multi dimensi (2D atau 3D) yang
berfungsi untuk perhitungan daerah pesisir, sungai dan muara.

◦ Pada simulasi Delft3D ini, akan menggunakan grid atau garis bantu. Grid adalah garis bantu koordinat
arah vertikal dan horizontal untuk menentukan luas daerah yang akan di simulasi atau untuk mengatur
batas daerah yang akan di simulasikan.
Delft3D

(a) Sistem Coordinate Spherical dan (b)


Sistem Coordinate Cartessian

Grid terdiri dari dua sistem yaitu coordinate cartessian berbentuk persegi dan coordinate
spherical berbentuk mengikuti kontur garis bumi.
Delft3D

Delft3D terdiri dari beberapa sistem dan fungsi yaitu:

1. Delft3D-FLOW = Simulasi tsunami, pasang surut, aliran sungai dan banjir


2. Delft3D-WAVE = Perambatan gelombang
3. Delft3D-WAQ = Kualitas air pada daerah far – field
4. Delft3D-PART = Kualitas air dan gerakan partikel pada daerah midfield
5. Delft3D-ECO = Pemodelan ekologi
6. Delft3D-SED = Pengangkutan sedimen untuk partikel kohesif dan non-kohesif
Delft3D-Morphology
◦ Delft3D-Morphology merupakan program untuk menghitung angkutan sedimen. Arus
dan gelombang yang terjadi bertindak sebagai parameter masukan pada angkutan
sedimen.
𝑢 −𝑢 𝑐𝑟 2.4 𝑑 50 𝐷∗−0.6
𝑞𝑠 = 0,012 𝑢 1.2 ........................................................................ (2.7)
𝑠−1 𝑔𝑑 50

𝑢 − 𝑢 𝑐𝑟 2.4 𝑑 50 1.2
𝑞𝑏 = 0,005 𝑢 ℎ ( 𝑠−1 𝑔 𝑑50 )0.5 ℎ
....................................................... (2.8)
Persamaan untuk
perhitungan transpor Disini,
sedimen yang dilakukan
oleh Delft3D 𝐷∗ =
𝑔 1/3
𝐷50 ................................................................................................ (2.9)
𝑣2

12ℎ
𝑢𝑐𝑟 = 0,19(𝐷50 )0,1 𝑙𝑜𝑔 3𝐷90
untuk 0,0001 m ≤ 𝐷50 < 0,0005 m ... (2.10)
12ℎ
𝑢𝑐𝑟 = 8,50(𝐷50 )0.6 𝑙𝑜𝑔 untuk 0,0005 m ≤ 𝐷50 < 0,002 m ..... (2.11)
3𝐷90
MORFAC
◦ Delft3D juga mempunyai Morphological Acceleration Factor (MORFAC).
◦ Konsep simulasi dengan menggunakan metode ini mampu memodelkan secara
numerik perubahan morfologi pantai karena gelombang dan arus dalam skala waktu
puluhan tahun dengan waktu simulasi komputer yang singkat.
◦ Model morfodinamik pantai terdiri dari suatu komputasi kontrol yang tersusun dari
tiga proses yang berurutan yaitu proses hidrodinamik, proses pengangkutan sedimen,
dan perhitungan perubahan permukaan dasar.

Struktur dari model


morfodinamik pantai
dan konsep MORFAC
ANALISIS PERHITUNGAN VOLUME SEDIMEN

◦ Perhitungan volume sedimen digunakan untuk mengevaluasi sedimen yang terjadi


pada lokasi pekerjaan.

◦ Untuk perhitungan volume digunakan software Surfer dengan analisis perhitungan


menggunakan metode grid.

◦ Pesebaran dan kondisi sedimentasi yang terjadi diketahui dengan membandingkan


data batimetri yang dihasilkan dari pemodelan dengan data batimetri awal.

◦ Berdasarkan hasil perhitungan nantinya akan didapat volume sedimentasi yang


terjadi dalam rentang waktu n-tahun.
DATA YANG DIPERLUKAN UNTUK SIMULASI

No. DATA PENGGUNAAN DATA


1. Peta Batimetri Kedalaman pada domain model

2. Peta Topografi Batas daerah simulasi

3. Data Angin Peramalan gelombang dan arah angin dominan

4. Data Sedimen (d50) Simulasi angkutan sedimen

5. Data Pasang Surut (data perjam) Boundaries untuk simulasi arus

Anda mungkin juga menyukai