0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan16 halaman

Pompa Injeksi

pesawat angkat

Diunggah oleh

Hasya Risqu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan16 halaman

Pompa Injeksi

pesawat angkat

Diunggah oleh

Hasya Risqu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kerek dengan Perkisaran

Planit, Kerek Ulir, dan Kerek


Weston Berulir
KELOMPOK A
Kelompok A:

 Andre Ari Wibowo (150513601608)


 Andre As Hariyanto (150513603976)
 Andreas Hendrayana (150513604536)
 Arwinoto (150513601885)
 Asror Arroziqil Akbar (150513605076)
 Avista Novi Antikasari (150513605083)
 Awalia Habibatuz Zahro(150513600441)
KEREK DENGAN PERKISARAN PLANIT

Tali bebannya dibelitkan pada tabung E,


sedangkan A adalah roda penggeraknya yang
bergigi t1. Roda B dijadikan satu dengan roda
C dan porosnya dimasukkan ke dalam lubang
tabung E, sehingga dapat berputar dengan
t1
x t 3 gigi
bebas.
t2

Apabila tabung E dianggap berhenti dan roda


D yang berputar, maka jika roda A diputar
t
sekali, roda B dan roda C akan berputar 1 kali.
t2
Sehingga banyak gigi yang dipindahkan
adalah
t1 t3
Dengan demikian, roda D membuat x putaran, sehingga titik Z 1 pada roda D
t2 t4
akan berpindah ke Z2
Namun dalam kondisi yang
sesungguhnya, tabung E yang
berputar sedangkan sarang-gigi D
menetap di rumah kerek. Maka, jika
seluruhnya diputar hingga titik Z2

berada di titik Z1, tabung E akan


t1 t 3
x
membuat t2 t4 putaran ke arah
t1 t 3 t 2 t 4  t 1t 3
1 x kali 
kanan, dan jumlah putaran A = t2 t4 t 2t 4
Misalkan : t1 =12 gigi jari-jari tabung E = R2
t2 = 7 gigi jari-jari roda A = R1
t3 = 9 gigi
t4 = 48 gigi
Maka :

t1 t 3
x Jadi
usaha L L x 2 π R 2 t t4
η  x 2 K
L R2
x
t 1t 3
x
1
usaha K K x 2 π R 1 t 2 t 4  t1t 3 R1 t 2 t 4  t1t 3 η
t 2t 4

L x R 2 t 1t 3 t 2t 4 L R2 1 1
K x x
 x x R1 13 η
K x R 1 t 2 t 4 t 2 t 4  t1t 3

L x R2 t 1t 3
 x
K x R 1 t 2 t 4  t1t 3
Conto soal
Diket :
tA = 12 tC = 9
tB = 25 tD = 48
RE=R2=20 cm RA=R1=14 cm

η tabung  80%
ηA  95%
ηB dan ηC  90%
Tentukan K=...?
L  3000 kg
η tot  η tabung . ηA. ηB . ηC
= 0,8x0,95x0,9x0,9
= 0,6156
L R2 t1t 3 1
K x x
R1 t 2 t 4  t 1 t 3 ηtot

3000kg . 20cm 12 . 9 1
 x x
14cm 27 . 48  12 . 9 0,6156

= 4285,714 kg x 0,077 x
1,624
= 535,92 kg
KEREK ULIR

Kerek Ulir terdiri dari poros ulir A (worm) dan roda ulir
B, rantai pengangkatnya dibelitkan pada piringan D.
Sudut ulirnya kebanyakan dibuat lebih besar dari sudut
geseknya sehingga hasil gunanya bertambah besar,
tetapi seretnya tidak terjamin. Selama beban terangkat,
roda penghambat Q akan berputar bersama dengan
poros ulir. Sehingga pada saat penurunan beban,
diperlukan gaya yang kuat untuk mengatasi
gesekannya.

8
Apabila jari-jari roda D = R, jari-jari roda C = r, gaya
pengangkatnya = K, beban = L, dan jumlah gigi roda B = t
gigi uliran pada poros A berulir ganda, jumlah hasil guna = ,
maka jika D diputar sekali usaha K = K x 2 R
Apabila poros A berputar sekali dan memindahkan 2 gigi dari roda B,
maka B dan C membuat 2 putaran. Disebabkan C membuat 2
t t
putaran, beban L akan naik 1 x 2 x 2 π R  2 π R
2 t t

2πR
Sehingga usaha L = L x
t Keterangan :
L = beban
2πr K = gaya pengangkat
L R = Jari – jari roda D
t Lr
Jadi η  r = Jari – jari roda C
K2πR KRt η = hasil guna

Lr 1
K x
Rt η
10
Conto soal

Diket :
RD=30cm; RC=15cm; tB=75
gigi, dan K=60kg. ɳA=70;
ɳB=80; ɳC=90; ɳD=95
Jawab:
η tot  ηA. ηB . ηC.ηD

= 0,75. 0,8. 0,8. 0,95


=0,456=45,6%

K = (L.r/R.t)x(1/ɳtot)
L = (K.R.t/r)xɳtot
= (60kg.30cm.75/15cm)x0,456
= 4104kg
KEREK WESTON BERULIR
Kerek Weston Berulir
Ditentukan jari-jari roda R1 = R1, jari-jari roda R2 = R2,
banyaknya gigi roda ulir = t (poros berulir tunggal), jari-jari
roda pengangkat = R, jumlah hasil guna = 
Apabila K memutar sekali, usaha K = K x 2R.

1 1
Sedangkan usaha L  L x 2π (R 1  R 2 ) x x
t 2
1
L π (R 1  R 2 ) x
η t
Jadi Kx 2πR

L (R 1  R 2 ) 1
K x
2R t η
14
Conto soal

Diketahui : R = 30cm t= 50
R1= 25cm K= 20kg
R2= 10cm L= 3000kg

Tentukan : besarnya efisiensi total kerek


weston berulir tersebut?
Jawab :

L( R 1  R 2 ) 1
K x
2.R.t η

L( R 1  R 2 )
η
2.R.t.K
3000kg (25cm - 10cm)

2 . 30cm . 50 . 20kg
 0,75
 75%

Anda mungkin juga menyukai