100% menganggap dokumen ini bermanfaat (6 suara)
4K tayangan23 halaman

Materi Program Linear Kelas 11

Dokumen tersebut membahas tentang program linier yang merupakan metode untuk memecahkan masalah optimasi dengan kendala berupa sistem pertidaksamaan linier. Diberikan contoh soal program linier dan langkah-langkah penyelesaiannya seperti merumuskan model matematika, menyelesaikan sistem pertidaksamaan, dan menentukan nilai optimum dengan metode uji titik pojok atau garis selidik.

Diunggah oleh

Itsna Dzuriyati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (6 suara)
4K tayangan23 halaman

Materi Program Linear Kelas 11

Dokumen tersebut membahas tentang program linier yang merupakan metode untuk memecahkan masalah optimasi dengan kendala berupa sistem pertidaksamaan linier. Diberikan contoh soal program linier dan langkah-langkah penyelesaiannya seperti merumuskan model matematika, menyelesaikan sistem pertidaksamaan, dan menentukan nilai optimum dengan metode uji titik pojok atau garis selidik.

Diunggah oleh

Itsna Dzuriyati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM LINIER

KELAS: XI
Apakah yang kalian pikirkan jika
melihat gambar kain ini?
Ingatkah dengan
Pertidaksamaan Linear
???
Apersepsi 1
Peridaksamaan linear dua variabel dapat dinyatakan dalam bentuk :
ax + by > c tanda bisa dengan <, ≤, atau ≥. Dengan x, y variabel dan a, b, c
konstanta

Contoh:
Gambarlah himpunan
penyelesaian
pertidaksamaan linear
berikut pada
bidang Cartrsius :
2x + 3y ≥ 6 dengan x, y R
Apa itu PROGRAM LINEAR????

Program linear adalah metode atau program


untuk memecahkan masalah optimasi
yang mengandung kendala atau batasan yan
g dapat diterjemahkan dalam bentuk sistem
pertidaksamaan linear
Model Matematika

Model matematika adalah cara untuk menyelesaikan


masalah kontekstual. Pembentukan model tersebut
dilandasi oleh konsep berpikir logis dan kemampuan
bernalar keadaan masalah nyata kebentuk
matematika.
Fungsi Tujuan
Fungsi objektif (tujuan) merupakan tujuan
suatu masalah program linear, yang juka
terkait dengan sistem pertidaksamaan
program linear
Bentuk umum:
𝑍 = 𝑎𝑥 + 𝑏𝑦
Untuk menentukan nilai optimum (baik
maksimum maupun minimum)
Permasalahan 1
Bu Rini adalah seorang penjahit baju wanita.
Ia menerima beberapa pesanan baju dengan
dua model yang berbeda. Model A membutuhkan
1 meter kain batik dan 1 meter kain satin. Model
B membutuhkan 2 meter kain batik dan 1 meter
kain satin. Bu Rini memiliki persediaan 10 meter
kain batik dan 6 meter kain satin. Untuk harga
jual model A Rp50.000,00
sedangkan model B Rp75.000,00. Bu Rini
menginginkan penghasilan yang maksimal.
NOTE:
Untuk kata tersirat “paling bany
ak” atau “hanya” tanda “ ≤ ”
Untuk kata tersirat “paling sedi
kit” tanda “ ≥ ”
Apersepsi 2

Seorang tukang mebel membuat kursi dan meja. Setidaknya harus


memproduksi 500 mebel. Yang terdiri atas kursi dan meja. Pengerjaan
kursi memerlukan waktu 2 jam, sedangkan pengerjaan meja memerlukan
waktu 5 jam. Waktu yang tersedia 1.500 jam. Harga eceran kursi
Rp75.000,00 dan meja Rp 125.000,00. Tuakng mebel menginginkan
penghasilan yang maksimal. Bagaimana model matematikanya?
Menggambar Grafiks dari
Fungsi Kendala dan Daerah
Penyelesaian
Menggambar grafik pada program linear caranya sama
dengan menggambar grafik pada sistem pertidaksaman linear.
Permasalahan 2
Seorang pedagang sepatu mendapat untung Rp 5.000,00 untuk
sepasang sepatu model A dengan harga pembelian Rp 50.000,00 dan me
ndapat untung Rp 15.000,00 untuk sepasang sepatu model B
dengan harga pembelian Rp 100.000,00. Jika kiosnya dapat
menampung paling banyak 300 pasang sepatu dan modal yang ia
punya Rp 25.000.000,00. Pedagang tersebut menginginkan
keuntungan maksimal.
Apersepsi 3

Seorang pedagang beras hendak mengangkut sekurang-kurangnya


60 ton beras dari gudang ketokonya. Untuk keperluan tersebut ia
menyewa dua jenis kendaraan yaitu truk dan pikap dalam sekali
jalan satu truk mengangkut 3 ton beras, sedangkan pikap dapat
mengangkut 2 ton beras. Untuk sekali jalan biaya sewa truk adalah
Rp50.000,00 sedangkan pikap Rp40.000,00. dengan cara seperti ini,
pedagang beras diharuskan menyewa kedua kendaraan sekurang-
kurangnya 24 kendaran. Pedagang menginginkan pengeluaran yang
minimum. Gambar dan tentukan daerah penyelesaian dari
permasalahan tersebut!
Variabel Truk Pikap Kebutuhan
Banyak muatan 3 2 60
Banyak kendaraan 1 1 24
Harga sewa 50000 40000

Model matematikanya
Misal: 3𝑥 + 2𝑦 ≥ 60
Banyak Truk = x 𝑥 + 𝑦 ≥ 24
Banyak Pikap = y 𝑥≥0
𝑦≥0
Meminimumkan 𝑍 = 50.000𝑥 + 40.000𝑦
30

24

Daerah
Penyelesaian

20 24
Permasalahan 3

Luas daerah parkir 1760 m2. Luas rata-rata untuk mobil


kecil 4 m2 dan mobil besar 20 m2. Daya tampung maksimum
hanya 200 kendaraan. Biaya parkir mobil kecil Rp 1.000,00/ja
m dan mobil besar Rp 2.000,00/jam. Jika dalam satu jam teris
i penuh dan tidak ada kendaraan yang pergi dan datang ma
ka berapa hasil maksimum tempat parkir tersebut?
Mencari nilai Optimum
Langkah-langkah dalam menyelesaikan
permasalahan program linear secara umum adalah:
 Menerjemahkan atau merumuskan permasalahan
kedalam model matematika
 Menyelesaikan sistem pertidaksamaan yang
merupakan kendala atau pembatas
 Menari penyelesaia optimum (maksimum atau
minimum)
 Menjawab permasalahan
Ada dua cara untuk menentukan nilai optimum,
yaitu:

• Metode uji titik pojok


• Metode garis selidik
Apersepsi 4

Suatu industri rumah tangga memproduksi dua jenis roti , jenis A


dan B. Roti A memerlukan 150g tepung dan 50g mentega. Roti
jenis B memerlukan 75g tepung dan 75g mentega. Banyaknya te
pung tersedia 2.25 kg, sednagkan manyaknya mentega yang
tersedia adalah Rp 1,25 kg. Pemilik industri rumah tangga itu
ingin membuat jenis kue tersebut sebanyak-banyaknya agar
memperoleh penghasilan yang maksimal. Jika roti jenis A dijual
dengan harga Rp5000 dan roti jenis B dengan harga Rp7.500,00.
Berapa banyak roti jenis A dan B yang harus?
Permasalahan 4
PT LAQUNATEKSTIL memiliki sebuah pabrik yang akan memproduksi 2
jenis produk, yaitu kain sutera dan kain wol. Untuk memproduksi kedua
produk diperlukan bahan baku benang sutera, bahan baku benang wol
dan tenaga kerja. Maksimum penyediaan benang sutera adalah 60 kg per
hari, benang wol 30 kg per hari dan tenaga kerja 40 jam per hari. Kebutu
han setiap unit produk akan bahan baku dan jam tenaga kerja dapat dilih
at dalam tabel berikut:

Jenis bahan baku d Kg Bahan baku dan jam tenaga kerja Maksimum Penyedi
an tenaga kerja Kain sutra Kain wol aan
Benang Sutra 2 3 60kg
Benang Wol - 2 30kg
Tenaga pekerja 2 1 40 jam perhari

berapa keuntungan PT Laqunatekstil maksimal jika


keuntungan kain sutra Rp40 juta dan keuntungan
kain wol Rp30 juta.
TERIMAKASIH

Jangan Lupa Belajar


Semoga Kita termasuk Orang-Orang yang Beruntung

Anda mungkin juga menyukai