0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan11 halaman

Insentif dan Kompensasi Manajer Efektif

Dokumen tersebut membahas mengenai insentif dan kompensasi manajemen. Secara umum dibahas bahwa insentif positif dapat memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik sedangkan insentif negatif berupa hukuman dapat mengurangi motivasi. Jenis-jenis insentif untuk manajemen seperti kompensasi CEO, insentif jangka panjang dan pendek, serta insentif untuk manajer unit bisnis pun dibahas. Teori agensi se

Diunggah oleh

Amelia Abriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan11 halaman

Insentif dan Kompensasi Manajer Efektif

Dokumen tersebut membahas mengenai insentif dan kompensasi manajemen. Secara umum dibahas bahwa insentif positif dapat memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik sedangkan insentif negatif berupa hukuman dapat mengurangi motivasi. Jenis-jenis insentif untuk manajemen seperti kompensasi CEO, insentif jangka panjang dan pendek, serta insentif untuk manajer unit bisnis pun dibahas. Teori agensi se

Diunggah oleh

Amelia Abriani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Ch.

12

Management
Compensation
Kelompok 3
Penemuan Penelitian Atas Insentif

Suatu insentif yang positif atau penghargaan adalah suatu hasil yang
meningkatkan kepuasan dari kebutuhan individual.

Sebaliknya insentif yang negatif atau hukuman adalah suatu hasil


yang mengurangi kepuasan dari kebutuhan tersebut.

Pemberian insentif dapat memberikan suatu dorongan bagi


karyawan untuk bekerja lebih baik lagi dan membuatnya lebih loyal
terhadap perusahaan (Haedar, Muh. Ikbal, Gunair (2015))
Penelitian atas insentif cenderung mendukung hal-hal berikut ini :

1. Individu-individu cenderung untuk lebih termotivasi oleh


penghargaan pendapatan potensial daripada oleh rasa takut akan
hukuman.
2. Individu-individu sangat termotivasi ketika mereka memperoleh
laporan, atau umpan balik mengenai kinerja mereka.
3. Insentif menjadi kurang efektif ketika periode antara tindakan dan
umpan balik atas tindakan tersebut semakin panjang.
Karakteristik Dari Rencana Kompensasi Insentif

Paket kompensasi total Rencana intensif jangka pendek


dari seorang manajer
terdiri dari tiga komponen Kompensasi
Kantong Bonus Carryover ditunda
yaitu:
Jumlah total dari sistem bonus yang eksekutif hanya
Gaji, Tunjangan dan bonus yang dapat memindahkan menerima seperlima
Kompensasi insentif. dibayarkan ke sebagian bonus yang dari bonus mereka
sekelompok sudah ditentukan ke ditahun dimana
Rencana kompensasi karyawan yang tahun-tahun lainnya bonus tersebut
insentif dapat dibagi memiliki kualifikasi dengan tujuan diperoleh, sisanya
menjadi rencana jangka dalam suatu tahun besarnya bonus dibayar merata
tertentu setiap tahun relatif selama empat tahun
panjang dan jangka
merata. ke depan
pendek.
Suatu opsi saham adalah hak untuk membeli
1 sejumlah lembar saham pada, atau setelah
Dalam suatu rencana unit tanggal tertentu dimasa depan , pada harga
OPSI yang disetujui pada tanggal pemberian opsi
kinerja, suatu bonus tunai SAHAM
dibayarkan ketika target
jangka panjang tertentu
lebih tercapai. Rencana 5 2
ini dengan demikian Suatu rencana saham fantom
UNIT SAHAM
menggabungkan aspek- KINERJA Rencana FANTOM memberikan kepada manajer
aspek dari hak apresiasi sejumlah saham untuk tujuan
Insentif
saham dan saham kinerja. pembukuan saja
Jangka
Panjang

Suatu rencana saham kinerja 4 3


memberikan sejumlah tertentu suatu hak untuk menerima
HAK pembayaran uang tunai berdasarkan
saham ke seorang manajer SAHAM
APRESIASI
KINERJA peningkatan dalam nilai saham dari
ketika cita-cita jangka panjang SAHAM
tertentu telah terpenuhi saat pemberian penghargaan sampai
suatu tanggal tertentu di masa depan.
Insentif Untuk Pejabat Korporat

Kompensasi CEO
Kompensasi CEO biasanya didiskusikan
oleh komite kompensasi dewan komisaris
setelah CEO tersebut memprensentasikan
rekomendasi untuk kompensasi
bawahannya.
Sikap umum CEO terhadap persentase
yang sesuai untuk kompensasi insentif di
suatu tahun sangatlah jelas dari
persentasi ini.
Insentif Untuk Manajer Unit Bisnis

Pendekatan
JENIS INSENTIF Ukuran DASAR KRITERIA
Penentuan
Bonus Relatif BONUS KINERJA
Bonus
Insentif
terhadap Gaji Kriteria
keuangan
Bonus insentif Keuangan ditentukan
mencakup sistem seorang Penyesuaian dengan
kenaikan gaji, pembayaran manajer unit Untuk Faktor- persentase dari
bonus, bisnis dapat di Faktor yang Tidak laba operasi
tetap Dapat
tunjangan dan dasarkan unit bisnis,
fasilitas Dikendalikan
Sistem hanya pada Manfaat Dan
atau dengan
pembayaran total laba Kekurangan penilaian yang
Insentif berdasarkan Target Keuangan murni subjektif
korporat atau
psikologis dan kinerja Jangka Pendek oleh atasan
sosial meliputi pada laba unit manajer
Mekanisme Untuk
kemungkinan bisnis atau Mengatasi Bias atau dengan
promosi, Tingkat Batas campuran Jangka Pendek gabungan
tambahan keduannya Tolak Ukur Untuk antara
tanggung jawab Perbandingan keduanya
TEORI AGENSI

KONSEP TEORI AGENSI

Perspektif hubungan keagenan merupakan dasar Perbedaan tujuan antara principal dan agen:
yang digunakan untuk memahami hubungan Teori agensi mengasumsikan bahwa semua individu
antara manajer dan pemegang saham. Jensen bertindak untuk kepentingan mereka sendiri
dan Meckling dalam Siagian (2011:10)
menyatakan bahwa hubungan keagenan adalah
sebuah kontrak antar manajer (agent) dengan Tidak dapat diamatinya tindakan agen:
pemegang saham (principal). Karena prinsipal tidak memiliki informasi yang
mencukupi tentang kinerja agen, prinsipal tidak
Salah satu pihak menyewa pihak lain (agen) pernah dapat merasa pasti bagaimana usaha agen
untuk melaksanakan suatu jasa, dan dalam memberikan kontribusi pada hasil aktual
melakukan hal itu mendelegasikan wewenang perusahaan
untuk membuat keputusan untuk agen tersebut.
MEKANISME PENGENDALIAN

• Pemantauan
1

• Kontrak Insentif
2

• Kompensasi CEO dan Rencana


3 Kepemilikan Saham.

• Manajer Unit Bisnis dan Insentif


4 Berdasarkan Akuntansi
KASUS 12.2
CROWN POINT CABINETRY

Common questions

Didukung oleh AI

Pemantauan menjadi prinsip penting dalam mekanisme pengendalian hubungan keagenan karena membantu mengurangi masalah asimetri informasi dengan mengawasi aktivitas agen dan memastikan mereka bertindak sesuai dengan kepentingan principal, sehingga menjaga ketaatan dan keselarasan tujuan .

Insentif positif adalah hasil yang meningkatkan kepuasan dari kebutuhan individu, sedangkan insentif negatif adalah hasil yang mengurangi kepuasan dari kebutuhan tersebut .

Rencana saham fantom memberikan hak kepada manajer untuk menerima pembayaran uang tunai berdasarkan peningkatan nilai saham dari waktu penghargaan sampai tanggal di masa depan, tanpa kepemilikan sebenarnya atas saham . Sedangkan rencana saham kinerja memberikan saham nyata ke manajer jika tujuan kinerja jangka panjang tertentu dipenuhi, yang secara langsung mengaitkan penghargaan dengan kinerja .

Umpan balik kinerja berperan penting dalam memotivasi individu karena menyediakan informasi langsung tentang seberapa baik mereka bekerja dan bagaimana upaya mereka diakui, yang sangat menentukan motivasi untuk mencapai atau melampaui kinerja yang diharapkan .

Keuntungan dari penetapan target keuangan jangka pendek adalah dapat memberikan insentif langsung untuk meningkatkan laba dan efisiensi. Namun, kerugiannya termasuk bias jangka pendek yang dapat mengabaikan tujuan jangka panjang serta menstimulasi manajer untuk mengambil keputusan yang tidak bijaksana untuk mencapai target sementara .

Rencana kompensasi insentif jangka pendek melibatkan pembayaran bonus tahunan serta skema carryover bonus, di mana sebagian dari bonus ditangguhkan ke tahun-tahun mendatang . Sedangkan rencana jangka panjang meliputi opsi saham, saham fantom, dan rencana saham kinerja, yang diberikan ketika target kinerja jangka panjang tercapai .

Insentif cenderung kurang efektif jika ada penundaan antara tindakan dan umpan balik karena motivasi individu sangat bergantung pada pengakuan langsung atas kinerja mereka. Penundaan umpan balik mengurangi hubungan langsung antara usaha dan penghargaan, sehingga menurunkan motivasi .

Manfaat dari rencana insentif yang melibatkan campuran kriteria keuangan dan penilaian subjektif adalah bahwa mereka menyediakan keseimbangan antara ukuran objektif kinerja keuangan dan penilaian kontekstual kinerja manajer, yang dapat menangkap elemen kinerja yang tidak diperhitungkan dalam angka keuangan semata .

Mekanisme pengendalian seperti pemantauan, kontrak insentif, kompensasi CEO, dan rencana kepemilikan saham dirancang untuk mengurangi kesenjangan informasi dengan memberikan insentif yang selaras dengan tujuan perusahaan, memfasilitasi pemantauan kinerja, dan memastikan bahwa tindakan agen selaras dengan kepentingan principal .

Teori agensi menyatakan bahwa hubungan antara manajer (agen) dan pemegang saham (principal) adalah sebuah kontrak di mana principal menyewa agen untuk melaksanakan tugas dan memberi wewenang untuk membuat keputusan . Tantangan utama adalah perbedaan tujuan antara principal dan agen serta informasi yang tidak simetris, di mana principal tidak dapat sepenuhnya mengetahui kinerja agen atau kontribusinya terhadap hasil perusahaan .

Anda mungkin juga menyukai