SIZING
Ada yang tau tujuan
Apasih sizing itu?
Sizing itu apa?
Proses penyamarataan ukuran Untuk mendapatkan partikel-partikel
dalam ayakan sesuai dengan atau padatan yang memiliki ukuran
ukuran yang dikehendaki tertentu sesuai dengan kebutuhan atau
sehingga ukuran partikel menjadi keinginan dari suatu material yang baru
homogen. mengalami grinding/pemecahan.
Jenis – jenis
Sizing
Grizzly Vibrating Oscillating Reciprocati Shifting Revolving
screen screen ng screen screen screen
• Grizzly, material yang akan diayak mengikuti aliran pada posisi kemiringan tertentu.
Material yang digunakan adalah material yang sangat kasar.
• Biasanya digunakan untuk proses sizing meterial umpan utama dari crusher. Palang
dari grizzly dipasang pada sudut antara 20-50 derajat, semakin besar kemiringan,
semakin besar keluarannya, tetapi lebih rendah efisien. Ukuran partikel Screening
dari grizzlies sebesar 300 mm, atau sekecil 20 mm. Kapasitasnya dapat mencapai
1000 ton per jam, sesuai dengan areanya.
Grizzly (Ayakan Sejajar)
• Cara kerja : Umpan yang sangat kasar jatuh pada ujung atas kisi. Bongkahan yang
besar akan menggelinding ke bagian ujung dan bongkahan kecil akan jatuh ke bawah,
masuk kedalam kolektor (pengumpul) tersendiri. Jarak antara setiap batang pada
bagian atas dibuat cukup lebar dibandingkan bagian bawah agar kuat tanpa terjadi
penyumbatan oleh bongkahan yang hanya lolos sebagian. Jarak antara batang
berkisar 2 – 8 inch.
Cara kerja
Keuntungan menggunakan grizzly sebagai metode untuk memilah bahan galian atau
agregat batuan, antara lain :
1) Harga relatif murah.
2) Digunakan untuk material yang kasar.
3) Peralatannya sederhana.
Kerugian menggunakan grizzly sebagai metode memilah bahan galian, yaitu :
1) Memerlukan banyak tempat.
2) Mudah tersumbat karena tidak ada getaran.
3) Kurang efisien.
Karakteristik grizzly
• Vibrating screen, adalah ayakan dinamis dengan permukaan horizontal dan miring.
Digerakkan pada frekuensi 1000 sampai 7000 Hz. Ayakan jenis ini mempunyai
kapasitas tinggi, dengan efisiensi pemisahan yang baik, yang digunakan untuk range
yang luas dari ukuran partikel.
• Vibrating screen bisa disebut juga sebagai (ayakan getar) umumnya bekerja untuk
memisahkan padatan yang terkandung dalam minyak kasar (dirt crude oil) dengan
cara di ayak/di getar pada media saringan dengan ukuran mess tertentu (sesuai
dengan kebutuhan).
Vibrating Screen
Cara kerja : Pada dasarnya prinsip kerja vibrating screen adalah proses
pengayakan dengan cara menggetarkan. terdiri dari 3 lapisan. Dimana lapisannya
banyak ukuran yang diinginkan mulai terbesar sampai terkecil. Feed masuk dari atas,
kemudian feed diayak sambil berjalan, feed akan masuk lubang bila ukuran feed sesuai
dengan besarnya ukuran lubang. Feed yang tidak masuk / lolos akan masuk ke lubang
ayakan berikutnya atau keluar dengan sendirinya kemudian dibawa belt conveyor untuk
di recycle.
Cara kerja
- Unbalance, alat ini dilengkapi dengan per-roll, pemberat seingga pada saat roll
berputar akan menimbulkan getaran pada screen.
- Excentric, alat ini dapat bergetar karena gerakan excentric shaft sehingga
menimbulkan gerakan naik turun.
- Cam dan Spring, getarannya dikarenakan gerakan berputar dari gear yang bergerigi
yang dihubungkan dengan bagian screen sehingga gerakan putaran gear diubah menjadi
gerakan naik turun.
- Electromagnetic, alat ini bergetar karena adanya gaya tarik magnet. Magnet dibuat
secara induksi, yaitu dengan mengalirkan listrik pada kumparan kawat email.
Lanjutan…
Kelebihan dan Kelemahan Vibrating Screen
1. Keuntungan :
- Mampu menghasilkan produk yang uniform.
- Perawatan rendah.
- Teknologi terbaru pada vibrating screen yaitu, mudah dibawa kemana-mana
( portable ) include dengan proses reycyle.
- Papan lubang pada vibrating screen dapat diatur sesuai kebutuhan.
2. Kerugian :
- Harga alatnya lebih mahal dari Trommel Screen.
- Perawatan Mesin sangat mahal terutama pada motor penggerak ayakan.
Kelebihan dan kekurangan
Vibrating Screen
Oscillating screen, ayakan dinamis pada frekuensi yang lebih rendah dari
vibrating screen (100-400 Hz) dengan waktu yang lebih lama. Oscillating biasanya
digunakan untuk mengani material yang berukuran kecil yang mengalir bebas,
berukuran tipis, berdebu, dan material lain yang sulit ditangani dengan cara bias, yaitu
untuk ukuran yang lebih kecil dari 4 mesh. Oscilating mengayak dengan cara diputar.
Oscillating Screen
Cara kerjanya : Bahan dimasukkan dari lubang diatas dan oscillator akan
berputar kemudian partikel-partikel yang kecil akan tersaring dan jatuh melewati lubang
yang bawah sedangkan partikel yang besar tidak akan tersaring. Hasil giling ini yang
kemudian dimasukkan kedalam vibrating screener dan mengalami proses pengayakan.
Seperti yang dijelaskan Fellow (1988), pengayakan merupakan pemisahan berbagai
campuran partikel padatan yang mempunyai berbagai ukuran bahan dengan
menggunakan ayakan. Untuk memisahkan bahan-bahan yang telah dihancurkan
berdasarkan keseragaman ukuran partikel-partikel bahan, dilakukan dengan pengayakan
dengan menggunakan ayakan standar.
Cara kerja
Kelebihan :
1. Dapat menghasilkan produk yang uniform dan lebih halus.
Kekurangan :
1. Biaya perawatan tinggi, terutama pada dinamo motor dan sikat.
2. Harga lebih mahal dari vibrating screen.
Kelebihan dan kekurangan
Ayakan dinamis dengan gerakan menggoyang, pukulan yang panjang (20-200
Hz). Digunakan untuk pemindahan dengan pemisahan ukuran. Separasi ini biasa
digunakan untuk:
• Material yang halus
• Material yang kering
• Ukuran kecil (light) yaitu sekitar 10 sampai 20 µm, dan terkadang sampai 40
µm.
Reciprocating screen
Reciprocating Screens terdiri dari :
• Gyratory horizontal yang bergerak pada ujung umpan dari screen yang tegak lurus
dengan bantuan dari poros yang berputar secara tidak teratur.
• Perputaran poros sebesar 1000 rev/min.
• Gerakan memutar pada ujung feed dengan cepat menebarkan material-material
melintang ke seluruh lebar dari permukaan Screen. Gerakan memutar ini juga
menyusun material-material tersebut berdasarkan perbedaan mesh.
• Selama material-material tersebut melewati permukaan dari screen, akan terjadi
pereduksiaan jumlah pada ujung pemberhentian (ujung alat). Reduksi ini membantu
memisahkan material-material yang diistilahkan ‘near mesh particles’.
Lanjutan..
Shifting screen yaitu ayakan dinamis yang dioperasikan dengan gerakan
memutar dalam bidang permukaan ayakan. Gerakan actual dapat berupa putaran,
atau getaran memutar. Digunakan untuk pengayakan material basah atau kering.
Shifting Screen
Trommel Screen adalah alat screening yang digunakan dalam industri
skala besar terutama pada pertambangan. Ini adalah salah satu perangkat
skrining tertua, yang merupakan ayakan silinder biasanya berputar di antara 35
dan 45% kecepatan kritis.
Trommel / Revolving screen
Cara kerjanya: Trommel Screen yang berbentuk seperti tabung besar, dimana tabung
tersebut terdapat lubang – lubang. Trommel Screen terdiri dari input dan output, dimana
feed masuk ke dalam input. Didalam input, feed tersebut diputar oleh screen dengan
kecepatan yang tentukan. Feed yang tidak diinginkan akan keluar dengan sendirinya
melalui lubang yang melalaui output. Feed yang diinginkan akan masuk dalam
penampung / storage kemudian dialirkan melalui belt conveyor. Feed yang tidak masuk
/ lolos atau di reycle.
Cara kerja
Kelebihan Trommel:
• Harga lebih murah dari vibrating screen
Kekurangan Trommel:
• Biaya perawatan tinggi, terutama pada dinamo motor dan sikat
• Tidak dapat menghasilkan produk yang uniform seperti Vibrating.
• Kebutuhan tempat / ruangan relative besar
Diameter partikel dapat diukur dengan berbagai cara.
1. Untuk partikel berukuran besar (> 5 mm) dapat diukur secara langsung dengan
menggunakan micrometer.
2. Untuk partikel yang sangat halus diukur dengan menggunakan ukuran ayakan
standar.
Ukuran ayakan dinyatakan dalam dua cara yaitu :
• Dengan angka, ukuran mesh (jumlah lubang dalam inchi persegi).
• Dengan ukuran aktual, dari bukaan ayakan dengan ukuran partikel besar (dalam
mm atau inchi). Yang terpenting adalah memperoleh standar tertentu dalam
penentuan ukuran partikel yang kita kehendaki.
Diameter rata-rata partikel antar ayakan berdasarkan ayakan tyler, misal
partikel yang lolos melalui ayakan 150 meshtetapi tertahan pada 200 mesh
dilambangkan dengan partikel -150/+200 mesh.
• Bentuk bahan yang diayak dan permukaan ayakan
Bentuk bahan yang diayak dan jenis permukaan ayakan memainkan peranan penting.
Bulatan-bulatan halus, batang-batang halus berbentuk silinder, kerucut kecil, dsb
Permukaan ayak dapat terdiri atas berbagai macam bahan :
• Batang baja
Batang-batang baja berjarak sedikit satu sama [Link] ini digunakan untuk bahan kasar seperti
:batu, batu bara, dll
• Pelat berlubang
Garis tengah lubang biasanya 1 cm atau lebih. Ukuran tebal pelat meningkat sesuai dengan
bertambah besarnya garis tengah lubang
• Anyaman kawat
Biasa dipakai kawat baja karena kuat
• Sutera tenun
Bahan ini digunakan untuk mengayak zat yang sangat halus, seperti bunga dan tepung
• Rol berputar
Permukaan ayak semacam ini terdiri atas sejumlah rol berusuk yang disusun berdampingan dan
digerakan dengan kecepatan berlainan. Pengayakan pada permukaan ayak semacam ini sangat efektif
• Faktor faktor yang menentukan pemilihan ayakan:
1. Jumlah
2. Ukuran
3. Penyebaran ukuran
4. Bentuk
5. Massa jenis (menentukan kekuatan ayakan)
6. Kekerasan (menentukan kecepatan aus)
7. Jenis zat (lembab,lengket)
• Pengayakan adalah suatu metode yang mudah dan cepat untuk penentuan
ukuran partikel dan [Link] demikian, metodeini tidak bisa
disebut metode sangat akurat. Sebab, pada bentuk partikel tak beraturan,
kemudahan lolos dari lubang ayakan tergantung pada arah gerakan partikel.
Efektifitas ayakan
• Proses grinding dan sizing menghasilkan debu yang beterbangan, praktikan
harus menggunakan alat pelindung diri berupa masker debu dan kacamata
• Mesin grinding dan ballmill pada saat dioperasikan mengalami pergerakan
mekanik, saat dioperasikan tidak boleh dipegang/disentuh kecuali setelah
peralatan tersebut bener bener berhenti.
Keselamatan kerja