VARIABEL RANDOM
variabel acak dapat didefinisikan sebagai deskripsi numerik
dari hasil percobaan.
Macam Macam Variabel Acak :
1. Variabel Acak Diskrit
Varibel acak diskrit adalah variabel acak yang tidak
mengambil seluruh nilai yang ada dalam sebuah interval
atau variabel yang hanya memiliki nilai tertentu. Misal jenis
kelamin, jumlah siswa dll
2. Variabel Acak Kontinu
Varibel acak kontinu adalah variabel acak yang mengambil
seluruh nilai yang ada dalam sebuah interval atau variabel
yang dapat memiliki nilai-nilai pada suatu interval tertentu.
Misal tinggi badan, berat badan, jumlah curah hujan, usia
dll
Contoh:
Tiga mobil dipilih secara acak dan setiap kategori memiliki
mesin disel (D) atau tidak memiliki mesin disel (F). jika X
(variabel acak) = jumlah mobil dengan mesin disel,
daftarkan masing-masing hasil ke dalam S dan nilai X yang
terkait.
S = { (D,D,D), (D,D,F), (D,F,F), (F,F,F), (D,F,D), (F,F,D), (F,D,F),
(F,D,D) }
variabel random X adalah
X = 3, 2, 1, 0, 2, 1, 1, 2
• Contoh
Pada label kawat baja, tertulis diameter 2± 0,0005 mm.
Tentukan nilai dari variabel random yang
menunjukkan diameter kawat tersebut?
Diameter kawat baja tidak boleh kurang dari 2-
0,0005 mm = 1,9995 mm dan tidak boleh lebih dari 2
+ 0,0005 = 2,0005 mm
sehingga variabel random X adalah
X = 1,9995≤ x ≤ 2,0005 , x ∊ R
Latihan
1. Didalam sebuah kotak terdapat 4 bola biru
dan 2 bola kuning secara acak diambil 3 bola.
Tentukan X jika X menyatakan banyak bola
kuning yang terambil
Distribusi Probabilitas
Distribusi peluang adalah sebaran
kemungkinan terjadinya variable acak
tertentu. Variable acak adalah peristiwa yang
diharapkan akan terjadi, yang biasanya
dilambangkan dengan X. Atau, suatu bilangan
yang ditentukan oleh peristiwa yang dihasilkan
dari eksperimen.
Untuk variabel acak diskrit X , distribusi
probabilitas didefinisikan sebagai fungsi
probabi litas (fungsi distribusi peluang) ,
dan dinotasikan sebagai P(x) atau P(X=x)
yang artinya probabilitas bahwa nilai X
mengambil nilai x
Syarat yang harus dipenuhi untuk fungsi
probabilitas diskrit :
0≤P(x)≤1
∑P(x)=1
contoh
1. Sebuah kantong terdapat 10 bola identik berbeda warna, yaitu 5
berwarna merah, 3 berwarna hijau , dan sisanya biru. Dari kantong
tersebut diambil 3 bola secara acak, dan X menyatakan banyaknya bola
merah yang terambil . Maka
a. Tentukan P(1)
b. Buatlah tabel distribusi peluangnya
2. Dua buah dadu ditos, jika x menyatakan selisih dari kedua dadu yang
muncul, maka
Buatlah tabel distribusi peluangnya
Dari tabel yang ada tentukan peluang munculnya selisih kedua mata dadu
kurang atau sama dengan 3
Macam-macam Distribusi Peluang
Distribusi peluang juga dibedakan menjadi
dua, yaitu distribusi peluang diskrit dan
distribusi peluang kontinu.
• a. Distribusi peluang diskrit terdiri atas
distribusi binomial, distribusi binomial
negatif, distribusi geometrik, distribusi
hipergeometrik, dan distribusi poison.
• b. Distribusi peluang kontinu terdiri atas
distribusi seragam, distribusi eksponensial,
distribusi weibull, distribusi tipe beta, dan
distribusi normal.
DISTRIBUSI BINOMIAL
Distribusi Binomial atau distribusi Bernoulli
(ditemukan oleh James Bernoulli) adalah suatu
distribusi teoritis yang menggunakan variabel
random diskrit yang terdiri dari dua kejadian yang
berkomplemen, seperti sukses-gagal, ya-tidak,
baik-cacat dll.
Ciri-ciri distribusi Binomial adalah sbb :
• 1. Percobaan itu terdiri dari n percobaan
• 2. Setiap percobaan hanya memiliki dua
peristiwa, seperti ya-tidak, sukses-gagal.
• 3. Probabilitas suatu peristiwa adalah tetap,
tidak berubah untuk setiap percobaan.
• 4. Percobaannya bersifat independen atau
saling bebas, artinya peristiwa dari suatu
percobaan tidak mempengaruhi atau
dipengaruhi peristiwa dalam percobaan
lainnya.
• Rumus Peluang Binomial
Dalam suatu percobaan binomial, peluang untuk
mendapatkan tepat X sukses dalam n percobaan
dengan p adalah probabilitas peristiwa sukses
dan q adalah probabilitas peristiwa gagal dapat
dirumuskan sebagai berikut
contoh
1. Sebuah dadu dilemparkan keatas sebanyak 4 kali. Tentukan probabilitas
dariperistiwa berikut :
a). Mata dadu 5 muncul 1 kali
b). Mata dadu genap muncul 2 kali
c). Mata dadu 2 atau 6 muncul sebanyak 4 kali.
2. Pada mesin fotocopy selalu diperoleh 50 lembar yang cacat pada setiap
memfotocopy 500 lembar. Jika memfotocopy sebanyak 3 lembar
berapakah peluang kita memperoleh 2 lembar yang cacat.
3. Dua mata dadu dilemparkan sebanyak 3 kali. Berapakah peluang untuk
mendapatkan dadu bernilai 7 sebanyak 2 kali dari 3 kali pelemparan?
4. Peluang Ronaldo mencetak gol lewat tendangan pinalty adalah 0,8. Jika
dalam 4 kali pinalty tentukan peluang ronaldo mencetak tepat 3 gol
Distribusi Normal
Distribusi Normal adalah salah satu distribusi
teoritis dari variable random kontinu. Distribusi
Normal sering disebut distribusi Gauss.
Distribusi Normal memiliki bentuk fungsi sebagai
berikut :
Keterangan :
• X = nilai data
• μ = rata-rata
• π= 3,14
• e = 2,71828
• σ= Simpangan baku
Karakteristik Distribusi Normal
• Distribusi probabilitas normal dan kurva normal yang menyertainya
memiliki
• 1. Kurva normal berbentuk lonceng
• 2. Simetris
• 3. Kurva normal berbentuk asimptotis
• 4. Kurva mencapai puncak pada saat X= μ
• 5. Luas daerah di bawah kurva adalah 1; ½ di sisi kanan nilai tengah dan
½ di sisi kiri.
Sifat-sifat kurva normal
• Kurvanya mempunyai puncak yang
tunggal
• Modus terjadi pada x=μ (bisa juga
dikatakan rata-rata μ tepat ditengah
kurva tertinggi)
• Kurva simetris terhadap x=μ
• Kedua ujung kurva semakin
mendekati sumbu mendatar bila nilai
x bergerak menjauhi rata-rata μ
(sumbu mendatar di sebut asimtot
dari kurva normal)
• Seluruh luas kurva normal di atas
sumbu mendatar adalah 1 .
• Simpangan baku σ menentukan
bentuk kurva, semakin kecil σ akan
semakin runcing juga kurvanya .
contoh
1. Dari hasil penelitian , kandungan garam pada
air di muara sungai Kapuas didapatkan rata-
ratanya adalah 215 mg/liter, dan simpangan
bakunya 45 mg/liter. Jika diambil satu liter
secara acak, tentukan peluang kadar garamnya
kurang dari 200 mg/liter
• Untuk menyelesaikan persoalan dalam
menyelesaikan integral fungsi kepadatan
peluangnya , maka dapat diatasi dengan
mentransformasikan variabel acak normal X
menjadi variabel acak Z .
2. Sebuah pabrik batrai memproduksi batrai dengan daya tahan
400 jam. Jika simpangan 20 jam. Berapa peluang batrai
tersebut hidup antara 400 hingga 434,4 jam!
3. Sebuah permen dipotong dengan rata-rata 25 mm. Dengan
simpangan baku 2 cm. Berapa persenkah kemungkinan
permen diproduksi dengan panjang dibawah 23 mm.
4. Sebuah alat elektronik diberikan jaminan tak akan rusak rata-
rata selama 800 hari. Dengan standar deviasi 40 hari. Berapa
peluang alat elektronik tersebut tak akan rusak antara 778
hari dan 834 hari.