0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
362 tayangan16 halaman

Masalah Umum dalam Proses Pemboran

Ringkasan dokumen tersebut adalah: (1) Hole problem adalah masalah yang sering terjadi pada proses pemboran dan terjadi di dalam lubang sumur, termasuk stuck pipe, lost circulation, shale problem, dan kick and blow out; (2) Stuck pipe terjadi karena perbedaan tekanan, runtuhan formasi, atau kehadiran junk, sedangkan lost circulation disebabkan oleh rekahan pada formasi; (3) Shale problem berupa swelling atau sloughing, sementara kick and blow out adalah masuk

Diunggah oleh

Anonymous pDnsz7hcn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
362 tayangan16 halaman

Masalah Umum dalam Proses Pemboran

Ringkasan dokumen tersebut adalah: (1) Hole problem adalah masalah yang sering terjadi pada proses pemboran dan terjadi di dalam lubang sumur, termasuk stuck pipe, lost circulation, shale problem, dan kick and blow out; (2) Stuck pipe terjadi karena perbedaan tekanan, runtuhan formasi, atau kehadiran junk, sedangkan lost circulation disebabkan oleh rekahan pada formasi; (3) Shale problem berupa swelling atau sloughing, sementara kick and blow out adalah masuk

Diunggah oleh

Anonymous pDnsz7hcn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

HOLE PROBLEM

BAGUS SATRIA PUTERO


IMANUEL DWINDAH S.
NIK ALPA RINANDO
PRAYOGI
YUAN JAYA P.
• Hole Problem adalah masalah yang sering terjadi
pada proses pemboran dan terjadi di dalam lubang
sumur. Macam-macam hole problem,yaitu

Stuck pipe/pipe sticking

Lost circulation

Shale problem

Kick And Blow out


Stuck Pipe/Pipe Sticking
• Stuck Pipe adalah kondisi dimana Pipa
pemboran terjepit di dalam lubang sumur
• Terdapat 3 macam Stuck pipe, yaitu:
a. Differential/wall sticking
b. Mechanical sticking
c. Key seating
Differential/wall sticking
• Differential pipe sticking terjadi jika perbedaan antara
tekanan hidrostatik lumpur pemboran dan tekanan
formasi menjadi sangat besar
• Penyebab terjadinya Differential/wall sticking, yaitu:
a. karena adanya zona permeabel sehingga terbentuklah
mudcake
b. Adanya zona yang berporositas dan permeability
c. Drillstring berhenti bergerak

• penanganan pipe stucking:


a) Menjaga rangkaian bor agar tidak statis.
a. Mengurangi berat lumpur
b. tentukan titik yang macet dan tempatkan campuran
surfaktan dan minyak
• Cara mencegah terjadinya Pipe stuck
1. Stabilkan perbedaan tekanan
2. Gunakan oil emultion mud
3. Gunakan pelumas pada tekanan ekstrim
4. gunakan densitas lumpur rendah
Mechanical sticking
• Sebuah pipa bor dapat terjebak secara mekanis
ketika:
• Runtuhan dari formasi dan sloughing formations
yang mempersemit diameter lubang bor
• Adanya junk yang terjatuh dari surface
• Proses pemboran yang melalui beberapa lapisan
yang memiliki kekerasan yang berbeda
• Cara untuk mengatasi ketika terjadi
mechanical Sticking, Yaitu:
1. Dengan memutar dan menarik drillpipe yang
terjepit atau mengaktikan drill jar
2. Dengan cara injeksi cairan organik / minyak
bertujuan sebagai pelumas dan tetap
melakukan pemutaran dan penarikan
Key Seating
• Key seating adalah kondisi dimana
terbentuknya kelokan pada lubang bor
• Cara untuk mencegah key seating yaitu
– Pada saat pengebor lubang lurus atau menghindari
perubahan mendadak dalam kemiringan lubang dan arah
pada sumur yang menyimpang
• Cara untuk menangani key seating apa bila sudah terlanjur
– cairan organik dapat terlihat untuk mengurangi gesekan
di sekitar daerah key seating untuk memperlancar kerja
pipa
Lost Circulation
• Lost circulation adalah hilangnya lumpur
pengeboran yang di sirkulasikan di karenakan
adanya rekahan pada formasi
Amount loss
Type Action/Remarks
(% of the
circulating
rate)

Usually treated as a routine problem


Seepage loss < 10% without interfering with any part of the
operation

Treated immediately but the current


Slight loss 10 - 25% operation may continue if geopressured zones
are not present in the well

Hazadous 25 - 50% Stop all operations (excluding well control)


until remedial action has resolved the
Severe > 50% problem
• Penyebab terjadinya Loss circulation,Yaitu:
a. Adanya zona yang memiliki permeabilitas,
porositas dan unconsolidated
b. Adanya Rekahan yang terbentuk pada
formasi
Shale Problem
• Shale problem secara umum terbagi menjadi 2
macam yaitu:
a. Swelling
b. Sloughing
Kick And Blow out
• Kick: Masuknya cairan formasi (gas, minyak atau air) ke dalam
lubang sumur selama pengeboran
• Blowout: Aliran cairan formasi yang tidak terkontrol (gas,
minyak atau air) dari lubang sumur
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai