0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
219 tayangan47 halaman

Panduan Risk Register Manajemen Risiko

Manajemen risiko merupakan proses siklus yang berkelanjutan untuk mengidentifikasi, menilai, dan meminimalkan risiko yang berpotensi merugikan organisasi. Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah manajemen risiko mulai dari identifikasi sumber data risiko, kategorisasi risiko, penilaian risiko, sampai pembentukan register risiko untuk memantau dan mengelola risiko secara efektif.

Diunggah oleh

megawati warninda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
219 tayangan47 halaman

Panduan Risk Register Manajemen Risiko

Manajemen risiko merupakan proses siklus yang berkelanjutan untuk mengidentifikasi, menilai, dan meminimalkan risiko yang berpotensi merugikan organisasi. Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah manajemen risiko mulai dari identifikasi sumber data risiko, kategorisasi risiko, penilaian risiko, sampai pembentukan register risiko untuk memantau dan mengelola risiko secara efektif.

Diunggah oleh

megawati warninda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MANAJEMEN RESIKO

BY: PERDALIN PUSAT

Disampaikan pada acara


Workshop IPCN
PPNI Jogja kerjasama dengan PERDALIN PUSAT
Jogja, 20 -22 Juli 2017
Siklus Manajemen Risiko
Minimal 1
tahun
Identifika
si risiko

Menyusu
Manajemen
n prioritas
tuntutan terkait
risiko

Investigas Melapork
i insiden an risiko
Manajem
en risiko
Data Risiko di Unit Kerja
Unit Pelayanan/Departemen Klinis Unit Penunjang – Non Klinis
• Laporan insiden • Laporan insiden
• Komplain • Komplain
• Temuan JCI, ISO • Survei kepuasan pelanggan
• Survei kepuasan peserta didik • Survei kepuasan pegawai
• Survei kepuasan pelanggan • Survei kepuasan peserta didik
• Survei kepuasan pegawai • Temuan JCI, ISO, SPI
• Capaian indikator medik • Capaian indikator JCI
• Capaian indikator JCI • Capaian KPI
• Capaian KPI • Hasil CMRR
• Hasil audit PPI • Hasil tracer
• Hasil tracer • Hasil pembahasan kasus sulit
• Hasil pembahasan kasus sulit • Laporan kegagalan sistem
• Laporan kematian
• Temuan ronde manajemen, FMS , PPI
Kategori Risiko
(Bedasarkan perubahan chapter QPS 11 Standar JCI edisi 6)
Kategori Risiko Akar masalah
Visi dan Misi unit kerja*
Strategi* Capaian indikator unit kerja*
Renstra unit kerja*
Rencana Pengembangan unit kerja*
Operational*
Program Kerja unit kerja*
Program mutu unit kerja*
Lingkungan Fisik
Sistem Alarm
Financial (Menjaga Aset ) Maintenance Alat
Program Retensi Pegawai*
Kalibrasi Alat*
Ketersediaan sumber daya
Kepatuhan terhadap Undang – Undang*
Compliance (Kepatuhan terhadap
Hukum dan Peraturan)* Kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah*
Kepatuhan terhadap Kebijakan/ SPO yang ada di RS
Kategori Risiko
(Bedasarkan perubahan chapter QPS 11 Standar JCI edisi 6)

Survei Budaya*
Survei Pegawai*
Survei Kepuasan Pelanggang Eksternal*
Reputation*
Survei Kepuasan Pelanggan Internal*
Survei Kepuasan Peserta Didik*
Komplain pasien*
Asesmen pasien
Pelayanan Pasien Ketersediaan informasi
Kontinuitas pelayanan
Lingkungan fisik
Lingkungan/ Properti
Sistem alarm
Tabel Identifikasi Risiko
CONTROLLABILITY
DAMPAK (D) PROBABILITAS (P) SKORING
(C) Rankin
NO Kategori Risiko Akar Masalah
g
(1-5) (1-5) (1-4) (DxPxC)
Tabel Identifikasi Risiko
CONTROLLABILITY
DAMPAK (D) PROBABILITAS (P) SKORING
(C) Rankin
NO Kategori Risiko Akar Masalah
g
(1-5) (1-5) (1-4) (DxPxC)
Primbon...
Level DESKRIPSI CONTOH DESKRIPSI
1 Insignificant Tidak ada cedera, kerugian keuangan kecil
2 Minor  Cedera ringan
 Dapat diatasi dengan pertolongan pertama,kerugian keuangan
sedang
3 Moderate  Cedera sedang
 Berkurangnya fungsi motorik/sensorik/psikologis atau
intelektual secara reversibel dan tidak berhubungan dengan
penyakit yang mendasarinya
 Setiap kasus yang memperpanjang perawatan
4 Major  Cedera luas/berat
 Kehilangan fungsi utama permanen(motorik,sensorik,
psikologis, intelektual)/irreversibel, tidak berhubungan dengan
penyakit yang mendasarinya
 Kerugian keuangan besar
5 Cathastropic  Kematian yang tidak berhubungan dengan perjalanan penyakit
yang mendasarinya
Primbon
Level Frekuensi Kejadian Aktual
1 Sangat Jarang Dapat terjadi dalam lebih dari 5 tahun
2 Jarang Dapat terjadi dalam 2 – 5 tahun
3 Mungkin Dapat terjadi tiap 1 – 2 tahun
4 Sering Dapat terjadi beberapa kali dalam setahun
5 Sangat Sering Terjadi dalam minggu/bulan
Primbon
Level Controllability Keterangan

1 Easy Mudah untuk dikontrol

2 Moderate Easy Agak mudah untuk dikontrol

3 Moderate Difficult Agak sulit untuk dikontrol

4 Difficult Sulit untuk dikontrol


Setelah kita dapat prioritas untuk
masing-masing kategori…
What Next?
Register Risiko
Memuat informasi 4 langkah kunci:
1. Identifikasi risiko
2. Evaluasi derajat beratnya risiko
3. Menerapkan solusi yang mungkin untuk
setiap risiko
4. Pemantauan dan analisis efektivitas setiap
langkah yang diambil
Manfaat Melakukan Ini…
• Dokumentasi risiko secara komprehensif

• Memfasilitasi komunikasi terkait risiko dan detil


risiko

• Dokumentasi semua pengetahuan risiko

• Memermudah menetapkan prioritas risiko-risiko


spesifik
Register Risiko
Mencakup semua informasi jawaban dari:
1. What: Apa risikonya?
Formulir Risk Register
Register Risiko
Mencakup semua informasi jawaban dari:
1. What: Apa risikonya?
2. Who: Siapa yang bertanggung jawab?
Formulir Risk Register
Register Risiko
Mencakup semua informasi jawaban dari:
1. What: Apa risikonya?
2. Who: Siapa yang bertanggung jawab?
3. When: Risk Register mencakup tanggal kapan
risiko diidentifikasi atau terakhir direview
Formulir Risk Register
Register Risiko
Mencakup semua informasi jawaban dari:
1. What: Apa risikonya?
2. Who: Siapa yang bertanggung jawab?
3. When: Risk Register mencakup tanggal kapan
risiko diidentifikasi atau terakhir direview
4. How Much: Biaya risiko dan biaya
penanganan risiko?
Formulir Risk Register
Register Risiko
Mencakup semua informasi jawaban dari:
1. What: Apa risikonya?
2. Who: Siapa yang bertanggung jawab?
3. When: Risk Register mencakup tanggal kapan
risiko diidentifikasi atau terakhir direview
4. How Much: Biaya risiko dan biaya
penanganan risiko
5. How: Bagaimana risiko ditatalaksana?
Formulir Risk Register
Mari Mencoba…
Langkah 1
Langkah 1...
Langkah 2
Langkah 2....
Langkah 3
Langkah 3....
Langkah 4
Langkah 4....
Dampak
No Kriteria Finansial Keselamatan Properti Bisnis

<0,1% Tidak ada cedera Tidak ada Terhenti


1 Ringan sekali
masalah kurang dari 6
(RS) jam
0,1% < x < 0,5% Cedera Ringan, dapat diatasi dengan Rusak sedikit, Terhenti 6 –
2 Ringan (R)
pertolongan pertama mudah untuk 12 jam
diperbaiki oleh
unit kerja
0,5% Cedera Sedang/ Berkurangnya fungsi Rusak, masih Terhenti 12 –
3 Sedang (S)
motorik/ sensorik/ psikologis/ dalam kendali 24 jam
intelektual secara semi permanen tidak untuk perbaikan
berhubungan dengan penyakitnya oleh unit kerja
0,5% > x > 1% Cedera Luas/ Kehilangan fungsi utama Rusak berat, Terhenti 1-3
4 Berat (B)
permanen (motorik, sensorik, perbaikan hanya hari
psikologis dan intelektual), secara dapat dilakukan
permanen, tidak berhubungan dengan oleh korporat
penyakitnya
>1% Kerusakan fatal, Terhenti
5 Sangat Berat
Kematian yang tidak berhubungan sulit untuk lebih dari 3
(SB) dengan perjalanan penyakitnya diperbaiki hari
Kemungkinan
NO KRITERIA PENILAIAN KEMUNGKINAN
FREKUENSI PERSENTASE
1. Sangat Jarang Terjadi dalam lebih dari 5 <10%
(SJ) tahun
2. Jarang (J) Terjadi dalam 2-5 tahun 10% < x < 40%
3. Sedang (Sdg) Terjadi tiap 1-2 tahun 40% < x < 60%

4. Sering (S) Terjadi beberapa kali/ 60% < x < 80%


tahun
5. Sangat Sering Terjadi beberapa kali/ 80% < x < 95%
(SS) bulan
Kriteria Peringkat/Level/Pita Risiko

RATING RATING DAMPAK


KEMUNGKINAN Ringan Ringan Sedang Berat Sangat
Sekali (R) (S) (B) Berat
(RS) (SB)
Sangat Sering ( SS ) M M T T T
Sering (S) R M M T T
Sedang (Sdg) R M M T T
Jarang (J) R R M M T
Sangat Jarang (SJ) R R R M T

• T = Tinggi
• M = Menengah
• R = Rendah
Langkah 5
Langkah 5....
Mengenal Sikap Kita…
• Avoid Risk : Menghindari Risiko
• Accept Risk : Menerima Risiko
• Mitigate Risk : Berusaha untuk menurunkan risiko
• Transfer Risk : Memindahkan tanggung jawab
manajemen risiko pada pihak lain.

Ada risiko yang membutuhkan lebih dari 1 strategi.


Transfer risiko
• Memindahkan proyek ke pihak ketiga yang dapat melakukannya
sebagian atau keseluruhan dengan segala risikonya.

• Paling baik digunakan pada situasi yang akan menimbulkan lebih


banyak kerusakan daripada reduksi nilai-nilai yang paling
diharapkan.

Contoh:
• Melakukan subkontrak atau outsource keseluruhan proses yang
terkait dengan risiko tersebut.
• Melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dalam pelaksanaan
proses bisnis terkait.
• Tetap melaksanakan proses bisnis terkait, tetapi mengalihkan risiko
yang terjadi ke pihak lain (asuransi, garansi keuangan, atau kontrak)
Mitigasi risiko
Mengurangi peluang terjadinya risiko atau dampak
kerugian

• Mengurangi probabilitas terjadinya pemicu risiko


terkait. Ini dapat dilaksanakan melalui peningkatan
kontrol melalui pelatihan, prosedur kendali mutu, dll

• Mengurangi dampak yang timbul, bila risiko tersebut


memang terjadi. Ini dapat dilakukan melalui antisipasi
atau menyediakan cadangan/ sumber daya lebih untuk
bagian-bagian yang terkena dampak risiko.
Menerima risiko
• Memilih dengan sadar untuk menerima risiko
yang ada karena dampaknya jauh lebih kecil
dibandingkan dengan manfaatnya dan juga
dampak risiko tersebut masih dalam
kemampuan untuk mengambil risiko.
Menghindari risiko
• Dilaksanakan melalui eliminasi bisnis terkait, atau
melakukan alternatif lain yang tidak terkait
dengan risiko tersebut. Alasan melakukan hal ini:
dampak risiko bila terjadi jauh melampaui
kemampuan organisasi untuk menanggungnya
dan biaya untuk menanggulangi risiko terkait jauh
lebih besar daripada manfaat yang diperoleh.

 Dengan mengubah tujuan


Langkah 6
Langkah 6....
Langkah 7
Langkah 7....

Kepatuhan kebersihan tangan bulan Juni


22 Juni 2017
2017 60%

Hasil pengukuran
Terima Kasih

Common questions

Didukung oleh AI

Compliance with legal and regulatory requirements ensures that the hospital meets all necessary laws and regulations, which helps to mitigate legal risks and enhance overall operational integrity. This compliance is a fundamental component of the risk management cycle, which includes adherence to government regulations and existing hospital policies, ensuring that risks associated with legal infractions are minimized .

Identifying risk roots involves a detailed examination of underlying causes of risks to develop effective mitigation strategies. This process allows hospitals to understand specific factors leading to risks, facilitating targeted actions for risk reduction. It involves evaluating data from sources like JCI standards, incident reports, and satisfaction surveys to uncover contributing factors and improve patient safety and clinical outcomes .

Contingency resources are applied in mitigating risks by ensuring additional resources are available to address potential risks or their impacts. This includes having reserve supplies, additional staffing, and backup systems to manage unforeseen errors or incidents effectively. This strategy helps to maintain operational continuity and safeguard against disruptions, ensuring readiness to address adverse events swiftly .

The ranking of risks in a hospital setting is determined by a scoring system based on the impact, probability, and controllability of each risk. Impact is evaluated across categories such as safety, financial, and operational. Probability measures how often a risk might occur. Controllability assesses how easily the risk can be managed. The combination of these elements helps assign a ranking to prioritize risks effectively .

Continuous monitoring is crucial in risk management for ensuring that risk mitigation measures remain effective and for detecting any emerging risks. Effectiveness is measured by analyzing whether implemented solutions are reducing the frequency or impact of risks and through consistent reevaluation using updated data from incident reports and performance indicators. This iterative process enables the hospital to adapt strategies to changing circumstances and maintain optimal risk management .

The recommended strategies for handling risks include Avoid Risk, Accept Risk, Mitigate Risk, and Transfer Risk. Avoid Risk involves eliminating associated business processes, Accept Risk is for low-impact risks where benefits outweigh risks, Mitigate Risk involves reducing the probability or impact of risks, and Transfer Risk involves shifting the risk management responsibility to a third party, such as through insurance or outsourcing . The strategy chosen depends on risk frequency and impact, and organizations may use more than one strategy as suitable for specific scenarios.

The frequency of a risk event influences the choice of risk management strategy significantly. More frequent risks require proactive strategies like Mitigate Risk, involving control enhancements and preventive measures, while less frequent risks might be handled through acceptance if impacts are minimal. For very frequent issues with severe consequences, either Avoid Risk or Transfer Risk might be necessary, employing strategies such as insurance or operational modifications to handle potential impacts effectively .

Employee satisfaction surveys contribute to risk management by providing insights into potential internal issues that may lead to risks, such as staff burnout or non-compliance with safety protocols. In a clinical setting, understanding employee morale and problem areas through surveys can help identify operational inefficiencies and areas for improvement, which can be addressed to preempt potential risks and improve overall clinical performance and patient outcomes .

A Risk Register plays a crucial role in documenting and facilitating communication about risks, setting priorities for specific risks, and tracking the effectiveness of risk management measures. It comprises information about what the risks are, who is responsible, when risks were identified or last reviewed, the cost of the risks and their management, and how the risks are managed .

The risk management cycle in Jakarta's Hospital Risk Management framework includes several key components: identifying risks, prioritizing them, reporting risks, managing risks, investigating incidents, and managing claims. This cycle is structured to ensure a thorough documentation and evaluation of risks based on various data sources like incident reports, complaints, satisfaction surveys, and compliance with JCI and ISO standards .

Anda mungkin juga menyukai