Tuntutan Konsumen
Sesuai Selera Konsumen
Aman Dikonsumsi:
BPOM RI MD/ML; P-IRT
Bermutu
Halal
Peraturan terkait CPPOB
Keputusan Menteri Kesehatan No.23/Menkes/SK/I/1978 tentang
Pedoman Cara Produksi yang Baik untuk Makanan
Peraturan Menteri Perindustrian RI No.75/M-
IND/PER/7/2010 tentang Pedoman Cara Produksi Pangan
Olahan yang Baik (Good Manufacturing Practices)
Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI
[Link].[Link].12.2206 tahun 2012 tentang Cara Produksi
Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga
PEDOMAN
CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK
(CPPOB)
Adalah suatu Menjamin bahan
pedoman dan prinsip pangan yang
dasar yang penting diproduksi aman,
dalam memproduksi bermutu dan layak
pangan untuk dikonsumsi
Parameter Persyaratan/Prinsip Dasar
[Link] & Lingkungan Produksi 8. Penyimpanan
2. Bangunan & Fasilitas 9. Pengendalian Proses
3. Peralatan Produksi [Link] Pangan
4. Suplai Air/Sarana Penyediaan [Link] oleh
Air Penanggung Jawab
5. Fasilitas & Kegiatan Higiene [Link] Produk
Sanitasi
6. Kesehatan & Higiene [Link] dan
Karyawan Dokumentasi
7. Pemeliharaan dan Program 14. Pelatihan Karyawan
Higiene Sanitasi
FORM PEMERIKSAAN SARANA IRTP
1. LOKASI DAN LINGKUNGAN PRODUKSI
a. Lokasi IRTP; b. Lingkungan Produksi
2. BANGUNAN DAN FASILITAS IRTP
a. Bangunan Ruang Produksi
Disain dan Tata Letak; Lantai, Dinding atau pemisah ruangan;
langit-langit; pintu; jendela, lubang Angin; atau ventilasi;
permukaan tempat kerja; penggunaan bahan gelas (glass)
b. Fasilitas IRTP
Kelengkapan ruang produksi; tempat penyimpanan
1. Lokasi dan Lingkungan Produksi
Yang Perlu Diperhatikan
Pertimbangan • Dijaga tetap bersih,
bebas sampah, bau,
Penetapan Peluang asap, kotoran, debu
Lokasi Produksi Pencemaran • Tempat sampah tertutup
dan Tindakan
Pencegahan • Jalan tidak berdebu
• Selokan berfungsi baik
Lokasi Produksi
Sumber cemaran
Jauh dari
Pabrik Pangan Sumber Polusi
Tempat Pembuangan Akhir
Perumahan Padat & Kumuh
Lingkungan Produksi
Tempat sampah
Selokan berpenutup
berfungsi baik
Lingkungan
Bersih, tidak berdebu
2. Bangunan dan Fasilitas
Bangunan
• Disain & Tata letak
• Lantai
• Dinding & Pemisah Ruangan
• Langit-langit
• Pintu Ruangan
• Jendela
• Lubang angin & ventilasi
• Permukaan tempat kerja
• Penggunaan bahan gelas (glass)
Fasilitas Sanitasi Karyawan
• Kelengkapan Ruang Produksi
• Tempat Penyimpanan
Perhatian :
Tata Letak Berurutan sesuai alur proses produksi
Ruang Produksi
Langit-langit
bersih
Jendela
dilengkapi
Permukaan dinding licin kawat kasa
dan mudah dibersihkan
Permukaan alat/tempat
kerja bersih, halus, tidak
berkarat, kedap air dan tidak
mencemari pangan
LANTAI
Kedap Air; Mudah Dibersihkan;
Tidak Licin
lanjutan .........
3. PERALATAN PRODUKSI
[Link] bahan peralatan produksi
[Link] Letak Peralatan produksi
c. Pengawasan dan Pemantauan Peralatan Produksi
[Link] Perlengkapan dan alat ukur / timbang
4. SUPLAI AIR atau SARANA PENYEDIAAN AIR
Jumlah sesuai kebutuhan
Persyaratan air bersih
3. PERALATAN PRODUKSI
a. Bersih dan mudah dibersihkan
b. Terbuat dari bahan yang aman
dan tidak mencemari misal
bukan kayu yang dicat/ varnish;
panci dilapisi krom
c. Tidak berkarat
4. SUPLAI AIR / SARANA PENYEDIAAN AIR
Jumlah sesuai
kebutuhan
Persyaratan
air bersih
Sumber ;
[Link]
om/2011/01/proses-pengolahan-air-
[Link]
Penyediaan Air
Tujuan Penggunaan Air dan Kualitasnya
Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penyediaan Air:
• Sumber Air
• Perpipaan Pembawa
• Tempat Penampungan Air
• Peralatan Pengelolaan Air (Treatment)
• Hasil analisa air secara berkala
lanjutan .........
5. FASILITAS DAN KEGIATAN HIGIENE SANITASI
a. Fasilitas Higiene dan Sanitasi
Sarana Pembersihan / pencucian; sarana higiene karyawan; sarana
cuci tangan; Toilet / jamban; sarana pembuangan air dan limbah
b. Kegiatan higiene dan sanitasi
Fasilitas dan Kegiatan Higiene Sanitasi
WAJIB CUCI TANGAN:
Sebelum Bekerja
Setelah dari toilet
Bahan & alat
kebersihan/sanitasi
Loker/R. Ganti
karyawan
Perhatian : ditempatkan terpisah
dari penyimpanan pangan
Tempat sampah
berpenutup dalam
pabrik
lanjutan .........
6. KESEHATAN DAN HIGIENE KARYAWAN
a. Kesehatan karyawan
b. Kebersihan karyawan
c. Kebiasaan karyawan
Kesehatan dan Higiene Karyawan
Fokus Peluang Pencemaran Dari Karyawan
Pencemaran Disengaja dan Tidak Disengaja
( Cross Contamination )
Fokus Perhatian
Kesehatan Kebersihan
Perilaku Karyawan
Karyawan Karyawan
Pelatihan dan Pembinaan Karyawan
Pengawasan Perilaku Karyawan
Kesehatan Karyawan Kebersihan Karyawan
BATUK & FLU TIFUS
PILEK
MENGOLAH MAKANAN SAKIT
KULIT
ISPA SAKIT
Dsb MENULAR
.
PERLUNYA
PEMERIKSAAN RUTIN KARYAWAN
Perilaku Karyawan
YES NO
Pakaian kerja lengkap & Bercakap-cakap Bersin
dipakai dengan benar
Dilarang merokok Makan/minum
Cuci tangan sebelum bekerja
dan setelah dari toilet
PERLUNYA :
PENGAWASAN PERILAKU KARYAWAN
PELATIHAN & PEMBINAAN
lanjutan .........
7. PEMELIHARAAN DAN PROGRAM HIGIENE DAN SANITASI
a. Pemeliharaan dan Pembersihan
b. Prosedur Pembersihan dan Sanitasi
c. Program Higiene dan Sanitasi
d. Program Pengendalian Hama
e. Pemberantasan Hama
f. Penanganan Sampah
7. PEMELIHARAAN DAN PROGRAM HIGIENE DAN SANITASI
a. Pemeliharaan dan Pembersihan
b. Prosedur Pembersihan dan Sanitasi
c. Program Higiene dan Sanitasi
d. Program Pengendalian Hama
e. Pemberantasan Hama
f. Penanganan Sampah
Program Pengendalian Hama
Menutup akses masuknya tikus, serangga
Pencegahan Tikus, Serangga
lanjutan .........
8. PENYIMPANAN
1. Penyimpanan Bahan dan Produk Akhir
2. Penyimpanan Bahan Berbahaya
3. Penyimpanan Wadah dan Pengemas
4. Penyimpanan Label Pangan
5. Penyimpanan Peralatan Produksi
Penyimpanan
Gudang Bahan Baku Gudang Kemasan Gudang Produk Jadi
Tempat terpisah
Bersih, Rapi, tidak menyentuh lantai & dinding
FIFO (barang yang masuk dulu keluar terlebih
dulu) / FEFO (barang yang kedaluwarsa lebih dulu
keluar terlebih dulu)
Harus ada identitas /dokumentasi
lanjutan .........
9. PENGENDALIAN PROSES
a. Penetapan Spesifikasi Bahan Baku
Persyaratan Bahan; Persyaratan Air
b. Penetapan Komposisi dan Formulasi bahan
Proses Pengolahan
Bagian Terpenting Dalam Produksi
Yang Perlu Diperhatikan :
• Prosedur Tertulis
• Pengawasan dan Pemantauan
• Penanganan Bila Terjadi
Penyimpangan
• Tidak terkontaminasi dengan bahan
non halal dan najis
PENTING !!
9. Pengendalian Proses DOKUMENTASI
SPESIFIKASI
Catatan
Bahan Baku, BTP,
CEK
Bahan Penolong
PELABELAN
Keterangan
Persyaratan
Produk
Bahan
(lengkap)
Jenis, Dokumen
Persyaratan
SPESIFIKASI ukuran,
kemasan
Air ANALISA AIR
Bahan Kemasan
Cara Komposisi
Produksi dan
Baku Formulasi
Catatan
PROSES Catatan
PRODUKSI FORMULA
BAKU
Produk Akhir
• Harus memenuhi persyaratan
Persyaratan Produk Akhir keamanan, mutu dan gizi
Pangan
• Harus ditangani secara tepat
untuk meminimalisasi
Penanganan Produk akhir
terjadinya penurunan mutu &
kontaminasi
lanjutan .........
10. LABEL PANGAN Harus jelas dan informatif
PP No. 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan
Label pangan sekurang-kurangnya memuat :
a) Nama produk sesuai dengan jenis pangan IRT
b) Daftar bahan atau komposisi yang digunakan
c) Berat bersih atau isi bersih;
d) d) Nama dan alamat IRTP
e) Tanggal, bulan dan tahun kedaluwarsa;
f) Tanggal dan Kode produksi
g) Nomor P-IRT
UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan Halal bagi yang dipersyaratkan
Asal usul bahan pangan tertentu
lanjutan .........
11. PENGAWASAN OLEH PENANGGUNG JAWAB
1. Penanggung jawab mempunyai pengetahuan higiene dan sanitasi
pangan serta proses produksi yang ditanganinya (memiliki
Sertifikat PKP)
2. Pengawasan dilakukan secara rutin :
Pengawasan Bahan dan Pengawasan Proses
3. Melakukan Tindakan Koreksi / Pengendalian Terhadap
Penyimpangan
lanjutan .........
12. PENARIKAN PRODUK
Pemilik IRTP harus :
1. Menarik produknya dari peredaran
2. Menghentikan produksinya
3. Menarik produk lain yang kondisinya sama dengan produk
penyebab bahaya
4. Melaporkannya ke Pemerintah Kabupaten/ Kota dan Balai
Besar/Balai POM setempat
5. Memusnahkan produknya jika terbukti berbahaya bagi konsumen
yang disaksikan DFI
6. Penanggungjawab mempersiapkan prosedur penarikan produk
pangan
lanjutan .........
13. PENCATATAN DAN DOKUMENTASI
a. Pemilik harus mencatat dan mendokumentasikan :
• penerimaan bahan baku, BTP, bahan penolong
• produk akhir
• penyimpanan, pembersihan, sanitasi, pengendaian
hama, kesehatan karyawan, distribusi, penarikan
produk dan yang lain yang dianggap penting
b. Catatan dan dokumen disimpan 2 kali umur simpan produk
c. Catatan dan dokumen dijaga tetap akurat dan mutakhir
PENCATATAN DAN DOKUMENTASI
a. Pemilik harus mencatat dan mendokumentasikan :
• penerimaan bahan baku, BTP, bahan penolong
• produk akhir
• penyimpanan, pembersihan, sanitasi, pengendaian
hama, kesehatan karyawan, distribusi, penarikan
produk dan yang lain yang dianggap penting
b. Catatan dan dokumen disimpan 2 kali umur simpan produk
c. Catatan dan dokumen dijaga tetap akurat dan mutakhir
Pencatatan dan Dokumentasi
Tujuan : mampu telusur
Terdiri dari :
- Penerimaan BB,
BTP, Bahan
Penolong
- Produk akhir :
distribusi
- Penyimpanan, Disimpan 2x umur Dijaga tetap akurat
pembersihan, simpan produk dan mutakhir
sanitasi,
pengendalian hama,
kesehatan
karyawan, pelatihan,
distribusi, penarikan
produk
14. PELATIHAN KARYAWAN
a. Pemilik/penanggung jawab
harus mengikuti Penyuluhan
CPPB-IRT
b. Pemilik/penanggung jawab
menerapkan dan
mengajarkannya kepada
karyawan
AGENDA
Terima Kasih
Direktorat Surveilan Dan Penyuluhan Keamanan Pangan
Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan Dan Bahan Berbahaya
Badan POM RI
2012
Jalan Percetakan Negara No. 23, Jakarta Pusat 10560
Telp/Fax : 021-42878701; 021-42875738
Email : surveilanpangan@[Link], foodstarpom@[Link]