PEST CONTROL
Pengertian Pest Control :
Pest : Hama
Control : Pengendalian
Pest Control : Pengendalian Hama
Yang dimaksud dengan Hama adalah serangga yang
dapat merugikan kesehatan manusia, ekologi
maupun ekonomi.
Serangga
Serangga (nyamuk, lalat, kecoa, pinjal, rayap,
semut dll.)
Hama gudang (kumbang, kutu, ngengat serta ulat)
Hama spesial (kaki seribu, laba-laba, tokek,
kelelawar, burung, dan lain-lain)
Salah satu serangga yang dapat merugikan
kesehatan, ekologi maupun ekonomi adalah LALAT
Aktivitas ingindalian yang dikerjakan oleh beberapa
praktisi usaha pest control diantaranya :
1. spraying (penyemprotan)
2. fogging (pengasapan)
3. misting (pengembunan)
4. penggasan (fumigation)
5. baiting (pengumpanan)
6. dusting (pemberian bubuk)
Pelaksanaan Pest Control biasanya
dilakukan pada 3 kelompok dibawah ini :
1. Industri
2. Perumahan (parbrik serta gudang)
3. Komersial (cafe, kantor, hotel, apartemen
dan lain-lain)
Tujuan pelaksanaan Pest Control :
Menciptakan lingkungan tempat tinggal atau
tempat kerja lebih nyaman serta dapat
terlepas dari masalah hama perusak dan
kemungkinan penyakit.
Salah satu kegiatan Pest Control adalah
pengendalian lalat.
Teknik pengendalian lalat kegiatan Pest Control:
1. Penyemprotan menggunakan bahan kimia
residual/ FOGGING / FLY BAIT.
2. Pemasangan alat insect Light Trap (Lampu Ultra
Violet).
3. Pengendalian larva.
4. Sistem quality control melalui pengecekan
lingkungan yang berkesinambungan.
Aplikasi dalam pengendalian lalat :
Pada penanganan pengendaliah lalat digunakan 4 aplikasi,
yang disesuaikan dengan kebutuhan yaitu :
1. Aplikasi Pest Control (FLY BAIT)
2. Aplikasi Fogging
3. Aplikasi Pest Control (INSECT TERMINATOR)
4. Aplikasi Flytrap Glueboard Insect Killer
Aplikasi Pest Control FLY BAIT :
Pest Control FLY BAIT :
Menggunakan bahan kimia berbentuk
butiran/granul.
Bertujuan untuk menekan jumlah populasi lalat.
Peralatan yang digunakan adalah wadah
seng/kaleng, stiker, sarung tangan.
Prosedur Pelaksanaan Control Fly Bait:
1. Mempersiapkan Wadah seng/kaleng,
label/stiker, safety device dan tools.
2. Penebaran/penempatan/pemasangandilakukan
di outdoor area disekitar gedung/area rawan
infestasi serangga.
3. Menggunakan sarung tangan setiap melakukan
penebaran atau penempatan
4. Setiap lokasi penebaran diberi stiker/label dan
digambarkan ke dalam bentuk pemetaan untuk
mempermudah pemantau.
5. Perlakuan dilakukan apabila setiap kunjungan atau
umpan habis, terkena hujan.
6. Pembersihan terhadap bangkai lalat akibat
perlakuan dilakukan oleh operator pest control.
7. Setiap pekerjaan harus dicatat ke dalam laporan
pelaksanaan pekerjaan dan cheklist Fly bait
APLIKASI FOGGING
Peralatan digunakan:
1. Mesin Swingfog
2. Helmet,
3. Masker,
4. Safety glases,
5. Masker,
6. Sarung tangan,
7. Uniform, dan
8. Safety boots.
Bahan :
1. Solar,
2. Gelas ukur,
3. Corong,
4. Jerigen
5. Tools.
Pestisida yang Digunakan
Untuk aplikasi pest control dengan metode fogging,
bahan kimia yang digunakan dicampur dengan pelarut
solar yang sesuai dengan aturan dosis pemakaian.
LAMBDA CYHALOTHRIN 25 EC
Bahan Aktif : Lambda cyhalothrin 25 g/l
Pelarut : Solar
Konsentrasi : 10 – 25 mlLambda cyhalothrin 25
EC/Lsolar
Prosedur Pelaksanaan :
• Penyemprotan di area outdoor dan tidak boleh dilakukan
di area indoor
• Penyemprotan tidak boleh dilakukan pada hari sedang
hujan karena akan mengakibatkan kadar pelarut air
menjadi tinggi sehingga kadar toxic pestisida menjadi
berkurang atau netral.
• Mencatat seluruh jumlah pestisida, pelarut yang dipakai
harus dicatat ke dalam laporan pelaksanaan pekerjaan.
• Waktu ideal penyemprotan dilakukan pada pagi hari dan
sore hari.
• Rotasi pemakaian bahan kimia pest control dilakukan per
3 (tiga) bulan
APLIKASI PEST CONTROL INSECT TERMINATOR
Adalah pengendalian lalat menggunakan alat yang
dilengkapi dengan tabung lampu cahaya violet
menggunakan tenaga listrik yang aman dan hemat
energi.
Tujuan
• Menekan jumlah populasi lalat, pada indor area.
• Melindungi produk yang berada pada indoor area
dari serangan lalat.
Prosedur Pelaksanaan :
• Pemasangan alat insect terminator pada office,
sesuai denah lokasi insect terminator
• Pastikan lampu violet insect terminator menyala
setiap hari.
• Pengecekan/maintenance/pembersihan terhadap
insect terminator dilakukan satu (1) bulan sekali.
Jika minimal selama 3 (tiga) bulan tidak ditemui lalat
terperangkap, maka lokasi tersebut tidak efektif dan
harus dipindahkan ke tempat lain.
Jika pada insect terminator ditemui sejumlah lalat
minimal 3 bulan, maka pada ruangan tersebut perlu
dipasang pengaman untuk mencegah akses lalat masuk
ke dalam ruangan.
Jika jumlah lalat yang terperangkap makin menurun
berarti alat tersebut efektif.
APLIKASI FLYTRAP GLUEBOARD INSECT KILLER
Aplikasi Flytrap Glueboard Insect Killer adalah
Pengendalian lalat menggunakan alat yang dilengkapi
dengan tabung lampu cahaya violet (pemikat serangga
terbang dan Glue) yang berefesiensi tinggi serta memakai
tenaga listrik yang aman dan hemat energi.
Tujuan :
Untuk menekan jumlah populasi lalat, pada indoor area.
Prosedur Pelaksanaan :
Tentukan tempat pemasangan alat Flytrap Glueboard Insect
Killer.
Pastikan lampu violet Flytrap Glueboard Insect Killer menyala
setiap hari (tidak lebih dari 10 jam).
Penggantian perekat, pengecekan/maintenance/pembersihan
terhadap Flytrap Glueboard Insect Killer dilakukan satu bulan
sekali.
Mencatat jumlah lalat yang terperangkap.
Jika pada perekat tidak ditemui lalat terperangkap
(minimal 3 bulan), maka flytrap tidak efektif dan harus
dipindahkan ke tempat lain.
Jika pada perekat ditemui sejumlah lalat (minimal 3
bulan), mk pd ruangan tersebut perlu dipasang pengaman
untuk mencegah acces masuk lalat ke dalam ruangan.
Jika jumlah lalat pd perekat flytrap tersebut menurun
berarti flytrap tersebut efektif.