100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
204 tayangan13 halaman

Metode Pemeliharaan Preventif dan Prediktif

Dokumen tersebut membahas tentang pemeliharaan perawatan prediktif dan preventif, yang meliputi definisi, manfaat, risiko, dan metode-metode yang dilakukan untuk memaksimalkan kinerja peralatan produksi dan meminimalkan biaya pemeliharaan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
204 tayangan13 halaman

Metode Pemeliharaan Preventif dan Prediktif

Dokumen tersebut membahas tentang pemeliharaan perawatan prediktif dan preventif, yang meliputi definisi, manfaat, risiko, dan metode-metode yang dilakukan untuk memaksimalkan kinerja peralatan produksi dan meminimalkan biaya pemeliharaan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Predictive & Preventive

Maintenance

What is It? What are the Benefits? What Are the Risks
Bob Marshall
Q : What is Preventive Maintenance?

 Preventive Maintenance adalah perawatan dan


pemahaman akan kebutuhan sebagai aset dasar anda,
dalam pelayanan yang berkelanjutan atau rutin.
 Preventive Maintenance juga dapat digambarkan
sebagai jadwal atau schedule terhadap alat atau
tindakan yang dilakukan secara terencana, dan
mengantisipasi saat sistem beroperasi secara optimal
terhadap setiap aset atau peralatan.
Kegiatan-kegiatan pada saat
Melakukan Preventive Maintenance

1. Inspeksi, merupakan kegiatan pemeliharaan periodik


untuk memeriksa kondisi komponent peralatan produksi.
2. Pemeliharaan berjalan/Running Maintenance,
merupakan kegiatan pemeliharaan tanpa menghentikan
peralatan yang sedang beroperasi.
3. Penggantian komponen yang kecil, merupakan
pemeiharaan yang hanya menggantikan komponen yang
kecil saja.
4. Shutdown Maintenance, merupakan pemeliharaan yang
dilakukan ketika mesin produksi dalam kondisi offline
atau sedang berhenti produksi.
Q : What is Predictive Maintenance?

 Predictive Maintenance adalah tindakan yang diambil


untuk mencegah kerusakan sehingga dari setiap
komponent penunjang sistem tidak terjadi kegagalan
dalam pengoperasian dan hasil yang didapatkan tetap
optimal.
 Predictive maintenance juga dapat digambarkan
sebagai sebelum terjadinya kerusakan sudah
dilakukan observasi atau pengecekan bahkan
perbaikan.
Metode Metode yang Dilakukan saat Predictive
Maintenance dalam Pemantauan kondisi dari suatu
Peralatan Produksi

1. Monitoring Visual Metode dengan menggunakan Pancaindra


meliputi : penglihatan, indra perasa, dan indra pendengaran guna
mengetahui kondisi mesin
2. Monitoring kinerja merupakan teknik dalam memonitoring
kondisi mesin produksi dengan cara memeriksa dan mengukur
parameter kinerja kemudian dibandingkan dengan standartnya.
3. Monitoring Geometris diharapkan penyimpangan geometris yang
terjadi pada peralatan produksi dapat kita ketahui dan dapat
dilakukan kegiatan pengukuran leveling dab pengukuran
posisi(aligment)
4. Monitoring Getaran, dalam kegiatan ini dilakukan pemeriksaan
dan pengkuran letak getaran secara rutin dan terus menerus.
Apa Tujuan dan Manfaat dilakukan preventive
Maintenance dan Predictive Maintenance?

1. Memperpanjang umur atau usia peralatan berdasarkan


jam kerja nya.
2. Mengurangi secara keseluruhan biaya atau cost untuk
pemeliharaan.
3. Dapat diprediksi dalam pembuatan anggaran
Maintenace.
4. Mengurangi waktu untuk memperbaiki
5. Mengurangi perbaikan diluar schedule yang ditentukan.
6. Memprediksi kemampuan peralatan pada saat
digunakan.
Apa Resiko yang terjadi atau hal buruk yang
terjadi jika tidak dilakukan perawatan?

a. Kurangnya catatan history peralatan.


b. Meningkatnya biaya/cost pemeliharaan.
c. Makin meningkatnya biaya perawatan terkait akibat
tidak mampu mempertahankan peralatan dari dua
kali lipat bahkan lebih besar lagi dari biaya yang
telah ditetapkan.
d. Meningkatnya jumlah waktu tak terduga atau down
time untuk perbaikan peralatan.
Langkah-langkah atau tidakan

1. Mengembangkan cakupan kerja (kualitas baik).


2. Memahami apa yang ingin ada kerjakan untuk
mencapai
3. Mengidentifikasi dasar kebutuhan untuk peralatan
4. Mengetahui dan mengidentifikasi karakteristik
peralatan secara berskala
5. Mengembangkan proses dalam penyesuaian
peralatan
6. Mengetahui kemajuan peralatan untuk keperluan
Maintenance Strategy

 Belajar dan memahami setiap pemasalahan dan biaya


yang terkait terhapat peralatan secara berkelanjutan.
 Mengatur dan mengembangkan strategi untuk
Preventive Maintenance pada peralatan yang akan
dilakukan pemeliharaan (kapan dan bagaimana).
 Melakukan pengembangan tehadap resiko terburuk,
ketika melakukan Preventive Maintenance.
Maintenance Tools

 Menyiapkan peralatan Maintenace yang sesuai


dengan peralatan yang dilapangan
 Lakukan atau buatkan Key Performance Indicators
(kinerja) untuk setiap peralatan (berupa form
Preventive dan History File)
 Dalam KPI (kinerja) agar dicantumkan resiko atau
permasalahan yang akan ditimbulkan, sehingga bisa
dilakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Komponen atau Peralatan yang Dilakukan
Preventive Maintenance (Electrical)

a. Electromotor
b. Panel
c. Carbon Bruss
d. Generator/Turbine
e. Generator Set (Genset)
Komponen atau Peralatan yang Dilakukan
Preventive Maintenance (Instrument)

a. Flow meter
b. Level
c. On/off Valve/ Selenoide Valve
d. Pressure
e. Control Valve
f. Temperature
g. AC
h. Kompressor
i. HP Boiler
j. Generator/Turbine
k. Generator Set
l. Limit Switch
m. Dan lain- lain
Schedule Preventive Mantenace
Electrical dan Instrument

a. Refinery
b. Fractionation
c. Tank Farm
d. KCP
e. PKS
f. Utility
g. General/Umum
h. Laboratorium
i. Central Workshop
j. Gudang

Anda mungkin juga menyukai