100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
147 tayangan3 halaman

Penyebab Tingginya ISPA dan Imunisasi Rendah

1. ISPA menempati peringkat pertama penyakit terbanyak di Puskesmas Talang tahun 2017 dengan 1880 kasus. Faktor penyebabnya antara lain pengetahuan masyarakat tentang pencegahan ISPA yang rendah. 2. Partisipasi masyarakat dalam posyandu di Puskesmas Talang tahun 2017 belum optimal dengan pencapaian 74,9%, di antaranya karena penyuluhan dan pembinaan kader posyandu yang kurang efektif.

Diunggah oleh

Annisa D. Cantika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
147 tayangan3 halaman

Penyebab Tingginya ISPA dan Imunisasi Rendah

1. ISPA menempati peringkat pertama penyakit terbanyak di Puskesmas Talang tahun 2017 dengan 1880 kasus. Faktor penyebabnya antara lain pengetahuan masyarakat tentang pencegahan ISPA yang rendah. 2. Partisipasi masyarakat dalam posyandu di Puskesmas Talang tahun 2017 belum optimal dengan pencapaian 74,9%, di antaranya karena penyuluhan dan pembinaan kader posyandu yang kurang efektif.

Diunggah oleh

Annisa D. Cantika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FISHBONE

1. Angka kejadian ISPA sebanyak 1880 kasus dan menempati


peringkat pertama pada 10 penyakit terbanyak selama
tahun 2017 di wilayah kerja Puskesmas Talang

Man/Manusia Metode
• Pengetahuan ISPA rendah • Penyuluhan yang
• Kurangnya keinginan tidak efektif
masyarakat tentang • Waktu dan tempat
pencegahan dini penyuluhan yang
• Kebiasaan masyarakat kurang tepat
Tingginya angka
kejadian ISPA
Alat Dana Lingkungan
• Kurangnya media • - • Iklim di wilayah kerja
penyuluhan Puskesmas Talang
FISHBONE
2. Belum optimalnya cakupan pastisipasi masyarakat (D/S) dengan
pencapaian sebanyak 74,9% dari target 86% di wilayah kerja Puskesmas
Talang pada tahun 2017

Metode
Manusia
• Kurangnya penyuluhan dan
• Masih kurangnya
pembinaan dari Pembina
pengetahuan masyarakat
posyandu
akan pentingnya
• Pembinaan kader belum
penimbangan
efektif
• Fungsi kader yang belum
• Tempat dan waktu
optimal
penyuluhan yang kurang tepat Belum optimal
cakupan partisipasi
Alat Dana Lingkungan
masyarakat (D/S)
• Media • Pemberian PMT yang • -
penyuluhan terbatas
belum tepat • Belum optimalnya
ketersediaan
anggaran dilihat dari
beban kerja
FISHBONE
3. Menurunnya imunisasi polio 4/DPT3 dari 2016 sebanyak 92 dan pada
tahun 2017 sebanyak 84,4 di wilayah kerja Puskesmas Talang pada
tahun 2017

Manusia
• Kurangnya pengetahuan dan kesadaran
akan pentingnya imunisasi Metode
• Masih adanya anggapan masyarakat • Kurangnya efektifnya
bahwa imunisasi tidak berengaruh penyuluhan pada saat
terhadap kesehatan dan menyebabkan pelaksanaan posyandu
demam • Waktu penyuluhan dan
• Paradigma masyarakat bahwa imunisasi imunisasi tidak sesuai
dibutuhkan ketika sakit atau sebagai obat dengan jadwal ibu
• Paradigma bahwa vaksin haram
Menurunnya cakupan
imunisasi polio 4 / DPT 3
pada tahun 2017
Alat Lingkungan
• Media penyuluhan • Tempat penyuluhan dan Biaya
kurang menarik imunisasi kurang • -
memadai

Anda mungkin juga menyukai