0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan3 halaman

Metode Scanline dalam Geologi

Dokumen tersebut memberikan penjelasan tentang scanline dan klasifikasi spasi bidang diskontinuitas. Scanline menjelaskan hubungan jarak sebenar dan jarak semu antara dua kekar sepanjang satu set dengan menggunakan rumus trigonometri. Klasifikasi spasi bidang diskontinuitas membagi berbagai tipe struktur bidang diskontinuitas berdasarkan jarak pisahnya.

Diunggah oleh

arif.tuo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan3 halaman

Metode Scanline dalam Geologi

Dokumen tersebut memberikan penjelasan tentang scanline dan klasifikasi spasi bidang diskontinuitas. Scanline menjelaskan hubungan jarak sebenar dan jarak semu antara dua kekar sepanjang satu set dengan menggunakan rumus trigonometri. Klasifikasi spasi bidang diskontinuitas membagi berbagai tipe struktur bidang diskontinuitas berdasarkan jarak pisahnya.

Diunggah oleh

arif.tuo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SCANLINE

Scanline
    i 1 
d i i 1  J i i 1 cos  i 
 2 

cos   cos  n   s  cos  n cos  s  sin  n sin  s


 d  180  n   d  180
 d  180  n   d  180  n  90   d

𝑑𝑖+𝑖+1 = jarak sebenarnya antara 2 kekar


yang berurutan dalam satu set (m)
𝐽𝑖+𝑖+1 = jarak semu antara 2 kekar yang
berurutan dalam satu set (m)
𝜃 = sudut normal
𝛼𝑛 = arah dip dari garis normal
𝛽𝑛 = dip dari garis normal
𝛼𝑑 = arah dip dari kekar
𝛽𝑑 = dip dari kekar
𝛼𝑠 = arah dip scan line
𝛽𝑠 = dip dari scan line
Klasifikasi spasi bidang diskontinuitas (Attewell, 1993)
Jarak pisah
Deskripsi Struktur bidang diskontinuitas
(mm)
Spasi sangat lebar Perlapisan sangat tebal > 2000
Spasi lebar Perlapisan tebal 600 – 2000
Spasi cukup lebar Perlapisan sedang 200 – 600
Spasi dekat Perlapisan tipis 60 – 200
Perlapisan sangat tipis 20 – 60
Laminasi tebal (sedimenter) 6 – 20
Spasi sangat dekat Laminasi sempit (batuan
6 – 20
metamorf dan batuan beku)
Berfoliasi, cleaved, flow-banded,
6 – 20
metamorf
Laminasi tipis (sedimenter) < 20
Foliasi sangat dekat, foliated,
Spasi sangat dekat sekali cleaved flow-banded (batuan <6
metamorf dan beku)

Anda mungkin juga menyukai