Pertemuan 1
RUANG LINGKUP BISNIS
INTERNASIONAL
Bisnis Internasional
Seluruh transaksi bisnis oleh swasta dan pemerintah
yang melibatkan dua atau lebih negara
Swasta : tujuan keuntungan (profit oriented)
Pemerintah : tujuan keuntungan ataupun tidak (profit
or nonprofit oriented)
[KEUNTUNGAN (profit) = REVENUE – COST]
Manfaat mempelajari Bisnis internasional
Bisnis internasional mencakup bagian yang besar
dari total bisnis dunia dewasa ini
Bisnis Internasional merupakan trend
Bentuk bisnis antara domestik dan luar negeri dapat
berbeda untuk perusahaan yang sama
Lingkungan eksternal dalam bisnis internasional lebih
luas dan kompleks
Ada RESIKO KETIDAKPASTIAN. Dipelajari
untuk PEMBUATAN KEPUTUSAN MANAJEMEN
yang TEPAT
Alasan perusahaan terlibat dalam Bisnis
Internasional :
Untuk memperbesar penjualan
Untuk mengakuisisi sumberdaya
Untuk mendiversifikasi sumber-sumber penjualan dan
suplai
Katalisator peningkatan trend Bisnis Internasional :
Peningkatan yang pesat dalam teknologi dan
ekspansinya, sehingga tranportasi menjadi lebih cepat
serta sistem komunikasi memungkinkan pengontrolan
jarak jauh (telepon, fax, internet, email)
Liberalisasi dalam kebijakan pemerintah sehubungan
dengan pergerakan perdagangan dan sumber daya
lintas negara
Pengembangan institusi yang diperlukan untuk
mendukung dan memfasilitasi perdagangan
internasional seperti bank, kantor pos, asuransi
Institusi tersebut dibentuk oleh kalangan bisnis dan
pemerintah dan keberadaannya mengurangi resiko
perusahaan
Peningkatan dalam kompetisi global
CARA TERLIBAT DALAM BISNIS
INTERNASIONAL :
Import dan Eksport : Barang
Biasanya merupakan
1. Kunci transaksi ekonomi suatu negara
2. Langkah awal keterlibatan dalam operasi
internasional
3. Tetap dilakukan meskipun nantinya perusahaan
telah memperluas metode operasinya
Impor dan Eksport : Jasa
Meliputi :
1. Travel, Turisme dan Transportasi
2. Fee dari kontrak pelaksanaan proyek maupun kontrak
manajemen
3. Lisensi dan Franchise penggunaan aset-aset suatu
perusahaan
Investasi
1. Foreign Direct Investment baik dengan joint venture
maupun mixed venture. FDI memerlukan :
Tingkat pengontrolan yang tinggi terhadap
operasional
Komitmen yang tinggi dalam modal, personal dan
teknologi
Akses ke pasar luar negeri
Akses ke sumberdaya luar negeri
Penjualan luar negeri yang lebih besar daripada
ekspor
Batasan kepemilikan bergantung per-aturan negara
2. Portfolio, menyangkut investasi dalam hal saham
maupun obligasi luar negeri. Model ini tidak
membutuhkan kontrol terhadap operasional
perusahaan serta memperoleh REVENUE dari
imbal balik saham dan bunga pinjaman
PENGARUH LINGKUNGAN
EKSTERNAL :
Lingkungan eksternal adalah agregasi dari kondisi
diluar perusahaan yang mem-pengaruhi kesuksesan
perusahaan tersebut.
Lingkungan eksternal yang mempengaruhi :
Faktor Fisik : Geografis Negara
Faktor Sosial : Politik, ekonomi, hukum dan budaya
Faktor Kompetitif : Jumlah dan kekuatan supplier,
konsumen dan perusahaan pesaing
Masing – masing negara tujuan dapat memiliki
PERSAMAAN ataupun PERBEDAAN dengan negara
asal perusahaan dalam hal lingkungan eksternal
Lingkungan eksternal harus diidentifikasi secara benar
SEBELUM perusahaan memutuskan melakukan perdagangan
internasional ke suatu negara tujuan.
Untuk itu manajemen memerlukan kemampuan multidisiplin :
sejarah, ilmu politik, hukum, antropologi, sosiologi,
psikologi, ekonomi dan geografi.
PERBEDAAN dalam lingkungan eksternal perusahaan dapat
menimbulkan DILEMA ETIKA bagi perusahaan.
Perusahaan harus memutuskan untuk menjadi adaptif atau
mengubahkan lingkungan eksternal dimana perusahaan akan
beroperasi.
HAL PENTING
Buku Referensi: INTERNATIONAL BUSINESS,
ENVIRONMENTS AND OPERATIONS, Daniels
J.D. & Radebaugh, L.H. 1995. 7th Ed.
Bacalah bagian PREFACE dari buku
Selalu gunakan INDEX di halaman belakang untuk
mencari topik dengan cepat.
Kelas dibagi ke dalam grup beranggotakan 3 orang.
Mulai Pertemuan ke – 2, dimulai penugasan CASE
dari buku INTERNATIONAL BUSINESS,
ENVIRONMENT AND OPERATIONS, Daniel J.D &
Radebaugh, L.H. 1995, 7th Ed. Addison – Wesley
Publishing Company.