oleh:
KRISTIADI PRABOWO 7100 14179
2
3
4
TAHAP-TAHAP UTAMA PENGOLAHAN BAHAN GALIAN
PREPARASI PENINGKATAN PENGURANGAN
KADAR KADAR AIR
(CONCENTRATION) (DEWATERING)
• SORTING • THICKENING
•REDUKSI UKURAN
(KOMINUSI) • GRAVITY CONCENTRATION
• KONS. DENGAN MEDIA BERAT • FILTRASI
(DENSE/ HEAVY MEDIUM
•SIZING
SEPARATION) • DRYING
• ELECTROSTATIC
•CLASSIFYING CONCENTRATION
• MAGNETIC CONCENTRATION
• FLOTATION CONCENTRATION
KONSENTRASI
Konsentrasi / Concentration / Peningkatan Kadar
= upaya untuk mengambil logam yang berkadar rendah.
Agar bahan galian yang mutu atau kadarnya rendah
(marginal) dapat diolah lebih lanjut, yaitu diambil (di-
ekstrak) logamnya, maka kadar bahan galian itu harus
ditingkatkan dengan proses konsentrasi.
KONSENTRASI
macam-macam Pemilihan (Sorting)
• SORTING Pemilihan (Sorting) dilakukan dengan
• GRAVITY CONCENTRATION
• KONS. DENGAN MEDIA BERAT proses pemisahan dengan tangan atau
(DENSE/ HEAVY MEDIUM
SEPARATION)
secara manual dengan memilah-milah
• ELECTROSTATIC sesuai ukuran bongkahannya. Apabila
CONCENTRATION
• MAGNETIC CONCENTRATION terdapat dan terlihat bukan mineral
• FLOTATION CONCENTRATION berharga maka dipisahkan untuk
dibuang.
KONSENTRASI
macam-macam Konsentrasi Gravitasi (Gravity Concentration)
• SORTING Berdasarkan beda gaya berat material yang
• GRAVITY CONCENTRATION akan di konsentrasikan.
• KONS. DENGAN MEDIA BERAT
(DENSE/ HEAVY MEDIUM
SEPARATION) Peralatan yang umum digunakan:
• ELECTROSTATIC
CONCENTRATION
• Jengkek (jig)
• MAGNETIC CONCENTRATION • Meja goyang (shaking table).
• FLOTATION CONCENTRATION • Konsentrator spiral
(Humprey spiral concentrator).
• Palong / sakan (sluice box).
KONSENTRASI
macam-macam Konsentrasi dengan Media Berat
• SORTING Pemisahan menggunakan air dan medium pemisahan.
• GRAVITY CONCENTRATION Medium pemisah berat jenisnya lebih besar dari air (berat
• KONS. DENGAN MEDIA BERAT jenisnya > 1).
(DENSE/ HEAVY MEDIUM
SEPARATION)
Medium pemisah yang umum dipakai: Bentuk peralatan yang dipakai
• ELECTROSTATIC • Magnetit halus (1,25 – 2,20 ton/m3) ada 2 (dua) macam, yaitu :
CONCENTRATION • Ferrosilikon (2,90 – 3,40 •Drum separator
• MAGNETIC CONCENTRATION • Magnetit + ferrosilikon (2,20 – 2,90
•Cone separator
• FLOTATION CONCENTRATION • Larutan berat seperti:
tetra bromo ethana (2,96),
bromoform (2,85),
methylene jodida (3,32).
KONSENTRASI
Konsentrasi Elektrostatik
macam-macam
Memanfaatkan perbedaan sifat
• SORTING konduktifitias mineral. Produk dari
• GRAVITY CONCENTRATION
• KONS. DENGAN MEDIA BERAT proses konsentrasi ini adalah :
(DENSE/ HEAVY MEDIUM • Mineral konduktor → konsentrat.
SEPARATION)
• Min. nonkonduktor → ampas (tailing).
• ELECTROSTATIC
CONCENTRATION Hambatan pemakaian proses ini:
• MAGNETIC CONCENTRATION • Untuk jumlah umpan yang tidak
• FLOTATION CONCENTRATION
terlalu besar
• Proses harus kering sehingga timbul
masalah yaitu debu yg berterbangan.
KONSENTRASI
Konsentrasi Magnetik (Magnetic Concentration)
macam-macam
Konsentrasi magnetik merupakan proses konsentrasi yang
• SORTING
• GRAVITY CONCENTRATION
memanfaatkan perbedaan sifat kemagnetan yang dimiliki
• KONS. DENGAN MEDIA BERAT oleh bahan (mineral).
(DENSE/ HEAVY MEDIUM Sifat kemagnetan (magnetic susceptibility)
SEPARATION) bahan dapat dibagi atas:
• ELECTROSTATIC • Paramagnetic yaitu bahan-bahan yang dapat
CONCENTRATION tertarik oleh medan magnet. Contoh :
• MAGNETIC CONCENTRATION Contohnya hematit (Fe2 O3), ilmenit (Se Ti O3)
• FLOTATION CONCENTRATION dan pyrhotit (Fe S).
• Diamagnetic yaitu bahan-bahan yang tidak
tertarik oleh medan magnet. Contoh : kwarsa (Si
O2) dan feldspar [(Na, K, Al) Si3 O8].
• Ferromagnetic yaitu bahan-bahan yang sangat
kuat untuk ditarik medan magnet. Contoh : besi,
magnetite (Fe3 O4).
KONSENTRASI
macam-macam Konsentrasi secara Flotasi
• SORTING Mempergunakan sifat perbedaan kemampuan dibasahi
• GRAVITY CONCENTRATION oleh air/udara dari mineral-mineral yg akan dipisahkan.
• KONS. DENGAN MEDIA BERAT
(DENSE/ HEAVY MEDIUM
Didasarkan pada sifat permukaan mineral yang:
SEPARATION) • suka terhadap udara (takut air) → hydrophilic
• ELECTROSTATIC • suka terhadap air (takut udara) → hydrophobic.
CONCENTRATION
• MAGNETIC CONCENTRATION Mechanical flotation Pneumatic flotation
Peralatan yang biasa
• FLOTATION CONCENTRATION Agitair cell Column cell
dipakai untuk
konsentrasi flotasi adalah : Denver cell Cyclo cell
Krupp cell Davcra cell
Outokumpu cell Flotaire cell
Wemco-Fagregren cell
KONSENTRASI
Operasi atau proses flotasi sebenarnya terdiri dari 2 tahap, yaitu:
macam-macam
•Conditioning, Pengadukan antara material dan reagen.
• SORTING
• GRAVITY CONCENTRATION • Proses aerasi,
• KONS. DENGAN MEDIA BERAT memasukan aliran udara
(DENSE/ HEAVY MEDIUM sehingga timbul
SEPARATION)
• ELECTROSTATIC gelembung - gelembung
CONCENTRATION udara dalam pulp. Mineral
• MAGNETIC CONCENTRATION
bersifat hidrofobik akan
• FLOTATION CONCENTRATION
menempel pd gelembung
kemudian naik ke atas dan keluar bersama-sama, lalu
ditampung, Partikel-partikel mineral yang bersifat hidrofilik
(suka air) akan tetap tenggelam dan menjadi produktan berupa
endapan.
KONSENTRASI
Sejumlah reagen kimia yang sering digunakan dalam proses flotasi adalah:
macam-macam 1. Pembuih (frother), sebagai pen-stabil gelembung-gelembung udara.
• SORTING
2. Kolektor / pengumpul (collector) yang bisa mengubah sifat permukaan
• GRAVITY CONCENTRATION
mineral yang semula suka air menjadi suka udara.
• KONS. DENGAN MEDIA BERAT
(DENSE/ HEAVY MEDIUM 3. Pengatur keasaman (pH regulator) mengatur tingkat keasaman proses
SEPARATION) flotasi. Didasarkan pada prinsip bahwa mineral mengapung dengan baik pada
• ELECTROSTATIC pH tertentu.
CONCENTRATION
• MAGNETIC CONCENTRATION 4. Penekan / pencegah (Depresant) mencegah interaksi kolektor terhadap
• FLOTATION CONCENTRATION mineral tertentu sehingga mineral tersebut tetap bersifat hidrofilik agar tidak
terapungkan
5. Activator yang berfungsi membantu kolektor agar interaksi kolektor dengan
mineral tersebut bekerja dengan baik.
6. Dispersant berfungsi untuk melepas penempelan partikel-partikel halus
(slimes coating) pada permukaan mineral yang akan diapungkan. Contoh:
sodium silikat (mNa2O.nSiO2)
DEWATERING
Dewatering / Pengurangan kadar air / Pengawa-airan
bertujuan untuk mengurangi kandungan air yang ada
pada konsentrat yang diperoleh dengan proses
basah, misalnya proses konsentrasi gravitasi dan
flotasi.
DEWATERING
THICKENING (CARA PENGENTALAN/ PEMEKATAN)
macam-macam
Konsentrat yang berupa lumpur dimasukkan kedalam bejana bulat.
Bagian yang pekat, mengendap ke bawah disebut underflow
•THICKENING agian yang encer atau airnya akan mengalir di bagian atas disebut overflow.
Peralatan yang biasa dipakai:
•FILTRASI
• Rake thickener
• Deep cone thickener
•DRYING • Free flow thickener
DEWATERING
CARA PENAPISAN (FILTRATION)
macam-macam
Filtrasi adalah pemisahan partikel padatan dari cairan
•THICKENING dengan melewatkan fluida melalui medium penyaringan.
•FILTRASI Peralatan yang dipakai adalah :
• Vacuum (suction) filters, terdiri dari: intermitten dan Continuous
• Pressure filter
•DRYING
DEWATERING
PENGERINGAN (DRYING)
macam-macam
Membuang seluruh kandungan air dari padatan yang berasal dari
konsentrat dengan cara penguapan (evaporazation/ evaporation).
•THICKENING Alat drying khusus “centrifuges”, cocok untuk pengeringan material
hasil olahan yang berukuran sangat halus.
•FILTRASI Ada 2 tipe alat centrifuge yang umum yaitu:
•DRYING
”solid bowl” dan perforated basket
DEWATERING
Peralatan dan cara yang dipakai pada proses drying yaitu:
macam-macam
[Link] type drying/ air dried/air baked = pengeringan yang
dilakukan di atas lantai oleh sinar matahari dan harus sering diaduk
•THICKENING [Link] drier:
-Towed drier, material dijatuhkan didalam saluran silindris vertikal
yang dialiri udara panas (80o-100o)
•FILTRASI -Rotary drier, material dialirkan ke dalam silinder agak miring yang
dialiri udara panas yang berlawanan arah
•DRYING [Link] type drier (atmospheric drum drier), berupa silinder baja
yang didalamnya dialiri uap air (steam)
[Link] drier, material disemburkan ke dalam ruang panas
Secara umum media pemisahan yang akan digunakan harus
memiliki syarat-syarat sebagai berikut:
• Stabil/ tidak bereaksi
• Mudah diperoleh kembali (di-recovery)
• Mudah dipisahkan dari produk sink/float
• Mempunyai kekerasan tertentu
• Tidak mudah mengendap
• Berat jenis tinggi
Produk dari proses konsentrasi ini adalah :
Endapan (sink) yang terdiri dari mineral-mineral berharga yang
berat.
Apungan (float) yang terdiri dari mineral-mineral pengotor yang
ringan.
Mineral-mineral yang bersifat konduktor antara lain:
Magnetite (Fe3O4) Molybdenite (MoS2)
Galena (PbS) Ilmenite (FeTiO3)
Kasiterit (SnO2) Wolframite [(Fe,M) WO4]
Pyrite (FeS2)
Sejumlah reagen kimia yang sering digunakan dalam proses flotasi adalah:
1. Pembuih (frother) yang berfungsi sebagai pen-stabil gelembung-gelembung udara. Misalnya : methyl isobuthyl
carbinol (MIBC), minyak pinus, dan terpentin.
2. Kolektor / pengumpul (collector) yang bisa mengubah sifat permukaan mineral yang semula suka air menjadi suka
udara. Contoh: xanthate, thiocarbonilid, asam oleik, dll.
3. Pengatur keasaman (pH regulator) untuk mengatur tingkat keasaman proses flotasi. Didasarkan pada prinsip
bahwa mineral mengapung dengan baik pada pH tertentu. Contoh: HCl, HNO3, Ca(OH)3, NH4 OH, dll.
4. Penekan / pencegah (Depresant) yang berfungsi untuk mencegah interaksi kolektor terhadap mineral tertentu
sehingga mineral tersebut tetap bersifat hidrofilik agar tidak terapungkan. Beberapa contoh depresant adalah:
ZnSO4 → untuk mendepress sphalerit pada pH cukup tinggi (sekitar pH = 9-11)
NaCN → untuk mendepress sphalerit (ZnS), pirit, Au, Ag
5. Activator yang berfungsi membantu kolektor agar interaksi kolektor dengan mineral tersebut bekerja dengan baik.
Contoh activator adalah:
CuSO4 → ion-ion Cu++ diadsorpsi (diserap) oleh permukaan mineral yang sebelumnya bekerja kurang baik
dengan kolektor. Dengan diserapnya ion-ion Cu++ pada permukaan mineral akhirnya mineral tersebut
menjadi hidrofobik (suka udara)
Na2S.9H2O → ion-ion S2- diadsorp oleh permukaan mineral sulfida yang berubah menjadi oksida sehingga
permukaan mineral menjadi sulfida lagi.
6. Dispersant berfungsi untuk melepas penempelan partikel-partikel halus (slimes coating) pada permukaan mineral
yang akan diapungkan. Contoh: sodium silikat (mNa2O.nSiO2)