0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan12 halaman

Metode Pembelajaran Inquiry Berdasarkan Siswa

Berdasarkan dokumen tersebut, dapat diringkas bahwa: 1. Pembelajaran inkuiri melibatkan siswa secara aktif dalam menemukan pengetahuan melalui proses sistematis seperti mengajukan masalah, membuat hipotesis, mengumpulkan data, dan menarik kesimpulan. 2. Metode ini efektif jika guru membimbing siswa untuk menemukan sendiri konsep, namun juga memiliki tantangan seperti memerl

Diunggah oleh

Ida Fitriyani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan12 halaman

Metode Pembelajaran Inquiry Berdasarkan Siswa

Berdasarkan dokumen tersebut, dapat diringkas bahwa: 1. Pembelajaran inkuiri melibatkan siswa secara aktif dalam menemukan pengetahuan melalui proses sistematis seperti mengajukan masalah, membuat hipotesis, mengumpulkan data, dan menarik kesimpulan. 2. Metode ini efektif jika guru membimbing siswa untuk menemukan sendiri konsep, namun juga memiliki tantangan seperti memerl

Diunggah oleh

Ida Fitriyani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kelompok 2

[Link] Nur Fadhilah


2. Rahmawati
3. Christian Vierri
4. Riska Nefi Safitri
5. Defiyanti
6. Ita Purwiyanti
7. Fitri Nur Azizah
Menurut Khoirul Anam (2015) : Sumantri (1999) menyatakan bahwa
Secara bahasa, Inkuiri berasal dari kata metode inkuiri adalah cara penyajian
inquiry yang merupakan kata, dalam pelajaran yang memberi kesempatan
bahasa inggris yang berarti; kepada peserta didik untuk
penyelidikan/meminta keterangan; menemukan informasi dengan atau
terjemahan bebas untuk konsep ini
tanpa bantuan guru.
adalah siswa diminta untuk mencari
dan menemukan sendiri.
Menurut Carin and Sund dalam Ahmadi
Dalam konteks penggunaan inkuiri (2005) berpendapat bahwa :
sebagai metode belajar mengajar,
Metode inkuiri didefinisikan sebagai
siswa ditempatkan sebagai subjek
suatu rangkaian kegiatan belajar yang
pembelajaran, yang berarti bahwa
melibatkan secara maksimal seluruh
siswa memiliki andil besar dalam
kemampuan siswa untuk mencari dan
menentukan suasana dan model
menyelidiki masalah secara sistematis,
pembelajaran.
kritis, logis, dan analisis sehingga mereka
dapat merumuskan sendiri penemuan
mereka dengan rasa percaya diri.
Dari beberapa pendapat para ahli di atas, dapat kita
simpulkan bahwa inkuiri berarti suatu rangkaian
kegiatan belajar yang melibatkan secara maksimal
seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan
menyelidiki secara sistematis, kritis, logis, analitis,
sehingga mereka dapat merumuskan sendiri
penemuannya dengan penuh pada keterlibatan siswa
secara maksimal dalam kegiatan belajar,
mengembangkan sikap percaya diri pada siswa tentang
apa yang ditemukan dalam proses inkuiri.
Menurut Muslich (2008), ada beberapa hal yang menjadi karakteristik atau
ciri-ciri utama pembelajaran inquiry adalah sebagai berikut:
1. Pembelajaran inquiry menekankan pada akifitas siswa secara maksimal
untuk mencari dan menemukan, artinya pembelajaran inquiry
menempatkan siswa sebagai subjek belajar.
2. Seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk mencari dan
menemukan sendiri sesuatu yang dipertanyakan sehingga dapat
menumbuhkan sikap percaya diri.
3. Membuka intelegensi siswa dan mengembangkan daya kreativitas siswa.
4. Memberikan kebebasan pada siswa untuk berinisiatif dan bertindak.
5. Mendorong siswa untuk berfikir intensif dan merumuskan hipotesisnya
sendiri.
6. Proses interaksi belajar mengajar mengarahkan pada perubahan
dari teacher centered kepada student centered.
Fase Tingkah Laku Guru
Fase 1 Guru menyajikan kejadian-kejadian atau
Observasi untuk menemukan fenomena yang memungkinkan siswa
masalah menemukan masalah

Fase 2 Guru membimbing siswa merumuskan


Merumuskan masalah masalah penelitian berdasarkan kejadian
dan fenomena yang disajikannya

Fase 3 Guru membimbing siswa untuk


Mengajukan hipotesis mengajukan hipotesis terhadap masalah
yang telah dirumuskannya
Fase 4 Guru membimbing siswa untuk
Merencanakan pemecahan masalah merencanakan pemecahan masalh,
(melalui eksperimen atau cara lain) membantu menyiapkan alat dan bahan
yang diperlukan dan menyusun prosedur
kerja yang tepat
Fase 5 Selama siswa bekerja, guru membimbing dan
Melaksanakan eksperimen (atau cara memfasilitasi
pemecahan masalh yang lain)

Fase 6 Guru membantu siswa melakukan


Melakukan pengamatan dan pengamatan tentang hal-hal yang penting
pengumpulan data dan membantu mengumpilkan dan
mengorganisasi data

Fase 7 Guru membantu siswa menganalisis data


Analisis data supaya menemukan suatu konsep

Fase 8 Guru membimbing siswa mengambil


Penarikan kesimpulan dan penemuan kesimpulan berdasarkan data dan
menemukan sendiri konsep yang ingin
ditanamkan.
Pembelajaran inquiry akan efektif manakala:
Guru mengharapkan siswa dapat menemukan sendiri jawaban dari suatu
permasalahan yang ingin dipecahkan. Dengan demikian dalam
pembelajaran inquiry , penguasan materi pelajaran bukan sebagai tujuan
utama pembelajaran, akan tetapi yang lebih dipentingkan adalah proses
belajar.
Jika bahan pelajaran yang akan diajarkan tidak berbentuk fakta atau
konsep yang sudah jadi, akan tetapi sebuah kesimpulan yang perlu
pembuktian.
Jika proses pembelajaran berangkat dari rasa ingin tahu siswa
terhadap sesuatu.
Jika guru akan mengajar pada sekelompok siswa yang rata-rata memiliki
kemauan dan kemampuan berpikir. Pembelajaran inquiry akan kurang
berhasil diterapakan kepada siswa yang kurang memiliki kemampuan
untuk berpikir.
Jika jumlah siswa yang belajar tak terlalu banyak sehingga bisa
dikendalikan oleh guru.
Jika guru memiliki waktu yang cukup untuk menggunakan pendekatan
yang berpusat pada siswa.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEL PEMBELAJARA INKUIRI
Kelebihan-kelebihan model pembelajaran inkuri adalah:
1. Terjadi peningkatan kemampuan ingatan dan
pemahaman terhadap materi pembelajaran oleh siswa
2. Meningkatkan keterampilan siswa dalam pemecahan
masalah pada situasi-situasi baru dan berbeda yang
mungkin mereka dapati pada saat-saat lain (mendatang).
3. membantu guru secara simultan meningkatkan motivasi
belajar siswa.
4. Siswa dalam model pembelajaran inkuiri akan belajar
bagaimana mengatur diri mereka sendiri untuk belajar.
5. Memungkinkan siswa mempunyai waktu yang
cukup untuk mengasimilasi dan mengakomodasi
setiap informasi yang relevan yang mereka peroleh
6. Model pembelajaran inkuiri memberikan dorongan
secara tidak langsung kepada siswa untuk bekerja
sama, bersikap objektif, jujur, percaya diri, penuh
tanggung jawab, berbagi tugas dan sebagainya.
7. Peserta didik tahu bahwa sumber informasi itu bisa
datang dari mana saja, tidak melulu dari guru.
Kelemahan-Kelemahan Model Pembelajaran Inkuiri

1. Permasalahan dengan waktu yang dialokasikan


2. Pembelajaran inkuri yang dilakukan oleh siswa dapat
melenceng arahnya dari tujuan semula karena mereka
belum terbiasa melakukannya
3. Akan terjadi hambatan dalam pelaksanaan model
pembelajaran inkuiri ini pada siswa-siswa yang telah
terbiasa menerima informasi dari guru.
4. Guru kemungkinan akan mengalami kesulitan untuk
memfasilitasi proses belajar seluruh siswa.
5. Ketika pembelajaran inkuiri yang selalu disetting dalam
kelompok-kelompok ini berlangsung, biasanya ada
beberapa siswa yang kurang aktif dalam kelompoknya.

Anda mungkin juga menyukai