0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
202 tayangan16 halaman

Mekanisme Pertahanan Ego (MPE)

Dokumen tersebut membahas tentang Mekanisme Pertahanan Ego (MPE), yaitu mekanisme yang digunakan oleh ego untuk menjaga fungsinya ketika menghadapi konflik. Terdapat 14 macam MPE dijelaskan secara singkat beserta contohnya, seperti fantasi, identifikasi, regresi, displacement, proyeksi, dan lainnya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
202 tayangan16 halaman

Mekanisme Pertahanan Ego (MPE)

Dokumen tersebut membahas tentang Mekanisme Pertahanan Ego (MPE), yaitu mekanisme yang digunakan oleh ego untuk menjaga fungsinya ketika menghadapi konflik. Terdapat 14 macam MPE dijelaskan secara singkat beserta contohnya, seperti fantasi, identifikasi, regresi, displacement, proyeksi, dan lainnya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MEKANISME

PERTAHANAN EGO
(MPE)
Definisi: Suatu mekanisme yang
dipergunakan oleh suatu EGO untuk
menjaga agar EGO tetap berfungsi
seperti biasa sehingga terjadi
keharmonisan antara dirinya dengan
konflik yang dialaminya.
Kegunaan MPE adalah untuk memuaskan individu serta
dapat mengurangi ketegangan dan kecemasan atau
untuk mengubah agar kreatifitasnya lebih dapat diterima
dan akan menyenangkan dirinya.

MACAM-MACAM MPE :
[Link] :
Suatu MPE dimana seseorang mengkhayalkan
sesuatu dan khayalan tersebut memuaskan
keinginan / kebutuhan yang tidak dapat dimiliki
dalam dunia nyata (realita).
Contohnya : seorang anak yang berkhayal
menjadi superman.
[Link] :

Ini adalah suatu MPE dimana impuls yang


tidak dapat diterima oleh EGO yang sadar,
diubah menjadi yang dapat diterima dengan
menyangkal memiliki impuls tersebut, akan
tetapi melakukan peniruan akan
mempersamakan dirinya dengan seseorang
yang dinyatakan memiliki impuls tersebut.

Misal : Seorang anak ingin dipuji, maka dia


meniru cara berpakaian dan potongan
rambut Michael Jackson, dsb.
[Link] :

Disini EGO menjadi mundur dari situasi


yang menimbulkan konflik pada fase
perkembangan kepribadian yang telah
dicapainya kepada fase perkembangan
kepribadian yang lebih awal. Biasanya pada
fase perkembangan kepribadian yang
mengalami fiksasi.

Misal : Seorang anak yang sudah dapat


mengontrol [Link], tetapi setelah adiknya
lahir maka dia menjadi pengompol. Pada
orang dewasa misalnya sifat merajuk.
[Link]:

Suatu MPE dimana suatu pikiran yang


dialihkan kepada bentuk pikiran lainnya,
dimana bentuk pikiran tersebut secara
emosional masih mempunyai hubungan
dengan pikiran tersebut.

Misal : Seorang mahasiswa diruang kuliah


dimarahi oleh dosennya, maka ketika dia
pulang kerumah, dia memarahi adiknya.
Padahal dasarnya simahasiswa tersenut
ingin memarahi dosennya.
[Link]:

Suatu MPE dimana EGO menolak untuk


mengakui dorongan instinktual yang tidak
dapat diterima dengan menyatakan bahwa
dorongan tersebut diketahuinya berasal dari
orang lain.

Misal : Seorang mahasiswa yang kalah ujian


akan mengatakan bahwa dosennya
membuat soal yang sulit dan sengaja untuk
mengalahkannya.
[Link] (INTERNALISASI):

Suatu MPE, dimana semua kekeliruan dan


kesalahan yang terjadi dibawa kedalam
dirinya sendiri.

Misal : Seorang mahasiswa yang kalah ujian


akan mengatakan bahwa kesalahan
tersebut terletak pada dirinya sendiri, oleh
karena kurang belajar,dsb.
[Link]:

Suatu MPE berupa menghilangkan atau


meniadakan suatu peristiwa atau perasaan
tertentu dari alam sadarnya.

Misal : Seseorang telah melakukan


perbuatan yang mungkin memalukan tapi
dia melupakannya, hingga dia tidak ingat
lagi peristiwa tersebut.
[Link] REAKSI:

Suatu MPE dimana impuls yang tidak


diinginkan tetap berada dalam bawah sadar
dengan adanya penekanan yang kuat yang
berlawanan dengan impuls yang tidak
diinginkan tersebut.

Misal : Seseorang dengan kecendrungan


ingin menyakiti binatang akan menjadi
seseorang penyayang binatang atau pelopor
penyayang binatang.
[Link]:

Suatu MPE dimana dia mengarahkan


dorongan dari dalam dirinya sendiri kepada
bentuk yang dapat diterima masyarakat.

Misal : Seseorang yang punya dorongan


untuk memperagakan keindahan bentuk
tubuhnya, diarahkan menjadi seorang foto
model atau penari striptease.
[Link]:

Suatu MPE dimana EGO menolak untuk


mengakui sesuatu yang sebenarnya adalah
betul. Oleh karena itu bila EGO
mengakuinya, maka akan sangat
menyakitkan baginya.

Misal : Seorang yang baru kematian


ayahnya, tempat dimana dia bergantung,
akan mengatakan bahwa ayahnya belum
meninggal, tapi telah pergi ketempat yang
jauh.
[Link] OUT:

Suatu MPE, dimana EGO mengeluarkan


secara langsung keinginan yang tidak sadar
ke alam sadar untuk mencegah adanya
sesuatu hal yang tidak mengenakkan EGO.

Misal : Dalam kemarahan suami terhadap


istrinya, karena sedemikian marahnya si-
suami langsung menampar istrinya.
[Link]:

Suatu MPE dimana EGO memberikan alasan-


alasan yang baik / tepat terhadap sesuatu
tingkah laku atau perbuatan yang dilakukan
individu tersebut sehingga tingkah laku
tersebut dapat diterima oleh EGO yang sadar.

Misal : Seorang mahasiswa besok mau ujian,


tetapi malamnya dia pergi menonton bioskop.
Kalau ditanya kenapa dia menonton, maka
dijawabnya bahwa dia sudah banyak belajar,
karena itu perlu rileks.
[Link]:

Suatu MPE dimana EGO mengadakan


suatu pengganti (substitusi) yang
mempunyai perasaan dengan objek yang
diinginkannya terdahulu.

Misal : Seorang cewek sangat tertarik


dengan profil abangnya, maka dia akan
mencari pacar yang mirip atau menyerupai
abangnya.
[Link]:

Suatu MPE dimana seseorang yang


mengalami kekurangan dalam dirinya
(apakah fisik, kepribadian) akan melakukan
penonjolan yang berlebih-lebihan dari sifat-
sifat lain yang dimilikinya, yang lebih
dikuasainya dan sangat berfaedah baginya.

Misal : Seorang yang bertubuh kecil/pendek


akan menjadi seseorang yang agresif, keras
dan sangat memperhatikan pekerjaan yang
bersifat sosial.

Anda mungkin juga menyukai