1
Dewi Mukti Larasati
102011101024
Pembimbing:
dr. Budi Suwarno, Sp.U
SMF BEDAH RSD dr. SOEBANDI JEMBER
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER
2017
Saluran Kemih yang Bawah Fungsi saluran kemih bagian Kegagalan fungsi saluran
terdiri dari vesica urinaria bawah: storage and voiding kemih bagian bawah dapat
dan uretra. urine menyebabkan gejala LUTS
Gejala ini memiliki implikasi
manusia dan sosial yang Prevalensi LUTS di Inggris
meluas, menyebabkan dan Swedia adalah laki-laki
ketidaknyamanan, rasa malu 72,3% dan perempuan
dan kehilangan kepercayaan 76,3% Umur> 40 tahun
diri
2
Vesica urinaria: 3 lapis otot destrusor;
otot longitudinal, otot sirkular, dan
otot longitudinal.
Mukosa vesica : sel trantitional
Trigonum area atau Trigonum buli-
buli
Uretra: Sphincter uretra interna
(smooth muscle)
Woman: uretra 3-5 cm
Man : uretra 23-25 cm
3
4
meliputi:
Storage/gejala iritatif
Voiding/gejala obstruksi
Post-micturition Symptoms
5
6
7
Gejala Obstruktif
Gejala ini ditimbulkan karena adanya penyempitan uretra karena didesak oleh prostat
yang membesar dan kegagalan otot detrusor pada kandung kemih untuk berkontraksi
cukup kuat dan lama sehingga pengosongan kandung kemih terputus-putus
Gejala Iritatif
Gejala ini disebabkan oleh pengosongan kandung kemih/vesica urinaria yang tidak
sempurna pada saat miksi/berkemih, ataupun disebabkan oleh hipersensitifitas otot
detrusor karena pembesaran prostat menyebabkan rangsangan pada kandung kemih,
sehingga kandung kemih sering berkontraksi meskipun belum penuh.
Gejala post miksi
Gejala post miksi segera dialami setelah berkemih. Perasaan pengosongan tidak tuntas
adalah istilah yang jelas untuk perasaan yang dialami beberapa pasien setelah buang
air kecil.
8
9
Adanya gejala obstruktif dan
anamnesis iritatif
Pemeriksaan Tes pncaran kencing
penunjang (Uroflowmetry)
10
Untuk menilai tgkt keparahan dr keluhan [Link] bagian bawah, dibuat sistem
skoring oleh WHO yaitu International Prostatic Symptom Score (IPSS)
Terdiri dari 7 pertanyaan yang berhubungan dengan keluhan miksi (LUTS) :
nilainya 0-5
Dan 1 pertanyaan yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien : nilainya 1-7
Dari skor IPSS dapat dikelompokkan gejala LUTS dalam 3 derajat
Ringan : skor 0-7
Sedang : skor 8-19
Berat : skor 20-35
11
12
5-reductase-inhibitors (finasteride atau dutasteride),
Merupakan obat pilihan untuk pasien dengan LUTS sedang/berat dan prostate
membesar (>40 g). kedua obat tersebut menurunkan volume prostate hingga 20-
30% dan memiliki kemanjuran klinik yang mirip. 5-reductase-inhibitors dapat
mencegah perkembangan BPH, meningkatkan skor gejala hingga 15% dan juga
dapat menyebabkan peningkatan yang lumayan pada aliran berkemih yaitu 1,3
1,6 mL/s (Rosette, et al., 2004).
13
Bloker non selektif
obat ini mampu memperbaiki laju pancaran miksi dan mengurangi keluhan miksi.
Tetapi dapat menyebabkan komplikasi sistemik, antara lain, hipotensi postural dan
kelainan kardiovaskuler lain.
ex : fenoksibenzamin
Penghambat reseptor adrenergik
obat-obatan ini dilaporkan dapat memperbaiki keluhan miksi dan laju pancaran
urin.
ex : prazosin, terazosin, afluzosin, doksazosin.
14
15