0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
402 tayangan21 halaman

Sejarah dan Kegunaan Arsenik dalam Kimia

Dokumen tersebut membahas tentang arsen, mulai dari sejarah, klasifikasi, kelimpahan di alam, sifat kimia dan fisika, siklus biogeokimia, pendeteksian, toksisitas, dan kegunaannya. Arsen merupakan logam beracun yang telah dikenal sejak zaman prasejarah dan digunakan sebagai racun pembunuh. Saat ini arsen masih banyak ditemukan di alam dan digunakan dalam berbagai aplikasi

Diunggah oleh

NirMala
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
402 tayangan21 halaman

Sejarah dan Kegunaan Arsenik dalam Kimia

Dokumen tersebut membahas tentang arsen, mulai dari sejarah, klasifikasi, kelimpahan di alam, sifat kimia dan fisika, siklus biogeokimia, pendeteksian, toksisitas, dan kegunaannya. Arsen merupakan logam beracun yang telah dikenal sejak zaman prasejarah dan digunakan sebagai racun pembunuh. Saat ini arsen masih banyak ditemukan di alam dan digunakan dalam berbagai aplikasi

Diunggah oleh

NirMala
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BUKU ARSEN (As)

Mata Kuliah : Kimia Unsur


Dosen Pengampu: Eka Putra Ramdhani, S.T., [Link]

Penulis

MARDIANA 150384204009

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI
SEJARAH ARSEN
Bahasa Latin : Arsenicum Orpiment kuning (mineral
berwarna kuning)
Bahasa Yunani : Arsenikon Arenikos (laki - laki)
Bahasa Arab : az-zernikh orpiment dari Persia
Zarnik yang artinya emas, atau orpiment kuning.
Arsen dikenal sejak zaman prasejarah sehingga penemu arsen
tidak diketahui secara pasti.
Dalam perkembangan sejarah, arsen dikenal sebagai racun
pembunuh paling populer.
Di masa pemerintahan Ratu
Victoria Inggris : digunakan untuk
mempercantik diri.
Sejarah arsen
Pada tahun 1250 : St. Albertus Magnus menemukan
cara mengisolasi arsen.

Pada tahun 1649 : Johan Schroeder mampu


membuat dan mempersiapkan arsen.
PENGERTIAN ARSEN
Arsenik atau arsen merupakan bahan metaloid (semi logam)
dengan nomor atom 33, massa atom 74.922. Biasanya arsenik
berwarna abu-abu dengan penampakan seperti logam (steel-
gray). Selain abu-abu dapat juga berwarna kuning, coklat, dan
hitam. Pada saat arsenik dipanaskan, maka arsenik akan
menyublim menjadi gas (arsin) secara langsung.

Pada umumnya arsen tidak berbau, tetapi beberapa senyawanya


dapat mengeluarkan bau bawang putih. Racun arsen pada
umumnya mudah larut dalam air, khususnya dalam air panas .
Arsenik tidak berbau dan tidak berasa.
KLASIFIKASI ARSEN

Arsen Anorganik
Merupakan senyawa Arsen dengan oksigen, klorin atau
belerang.
dapat larut dalam air atau berbentuk gas dan dapat
terpapar pada manusia.
dapat dihasilkan dari hasil samping produksi tembaga
dan pembakaran batubara.
Contoh : (As2O3 atau As4O6) dan arsenat/arsenit
merupakan bentuk arsen anorganik berbahaya bagi
kesehatan manusia.
Klasifikasi Arsen..

ARSEN ORGANIK
Merupakan senyawa dengan karbon dan Hidrogen
Umumnya terdapat pada ikan dan kerang-kerangan,
Ikatan karbon-arsen sangat stabil pada kondisi pH
Iingkungan dan berpotensi teroksidasi.
Di dalam air teroksidasi menjadi methylarsenic acid
Contoh : arsenobetaine dan arsenokolin
KELIMPAHAN ARSEN DI ALAM
Arsen merupakan unsur yang melimpah secara alami di
alam. Keberadaan arsen di alam meliputi :

Batuan (Tanah) dan Sedimen


Di batuan atau tanah, arsen (As) terdistribusi sebagai
mineral. Secara kasar kandungan arsen di bumi antara
1,5-2 mg/kg . Bentuk oksida arsen banyak ditemukan
pada deposit/sedimen dan akan stabil bila berada di
lingkungan. Tanah yang tidak terkontaminasi arsen
ditemukan mengandung kadar As antara 0,240 mg/kg,
sedang yang terkontaminasi mengandung kadar As rata-
rata lebih dari 550 mg/kg Secara alami kandungan arsen
dalam sedimen biasanya di bawah 10 mg/kg berat kering.
Kelimpahan arsen di alam.
Udara
Zat padat di udara (total suspended particulate = TSP)
mengandung senyawa arsen dalam bentuk anorganik dan
organik) . 35% arsen anorganik terlarut dalam air hujan.
Di lokasi tercemar, kadar As di udara umum nya kurang
dari 1 gr/m 3
Air
Arsen terlarut dalam air dalam bentuk organik dan
anorganik . sedang Arsen dapat ditemukan pada air
permukaan, air sungai, air danau, air sumur dalam, air
mengalir, serta pada air di lokasi di mana terdapat
aktivitas panas bumi (geothermal).
Kelimpahan arsen di alam.

Biota
Kandungan arsen dalam tanaman yang tumbuh pada
tanah yang tidak tercemari pestisida bervariasi antara
0,01-5 mg/kg berat kering . Tanaman yang tumbuh
pada tanah yang terkontaminasi arsen selayaknya
mengandung kadar arsen tinggi, khususnya di bagian
akar. Beberapa rerumputan yang mengandung kadar
arsen tinggi merupakan petunjuk/indikator kandungan
arsen dalam tanah Selain itu, ganggang laut dan rumput
laut juga umumnya mengandung arsen tapi dalam
jumlah kecil.
KADAR ASREN DALAM BERBAGAI MAKANAN

Jenis Bahan Pangan Kadar arsen (g/g


berat basah)
Ikan 4,64
Udang, cumi, hidangan 4,64
laut
Daging 0,49
Daging babi 1,40
Daging sapi 1,30
Sayuran 0,41
Biji-bijian 0,41
Garam meja 2,71
Beras 1,60
SIFAT FISIKA ARSEN
Ketika dipanaskan, arsenik akan cepat teroksidasi menjadi oksida arsenik, yang
berbau seperti bau bawang putih.
Zat dasar arsenik ditemukan dalam dua bentuk padat yang berwarna kuning dan
metalik.
Arsen merupakan konduktor yang buruk.

Fase Solid
Massa jenis (suhu kamar) 5,727 g/cm
Massa jenis cair pada titik 5,22 g/cm
lebur Titik lebur 1090 K (817 C, 1503 F)
Titik didih 887 K (614 C, 1137 F)
Kalor peleburan (abu-abu) 24,44 kJ/mol
Kalor penguapan 34,76 kJ/mol
Kapasitas kalor (25 C) 24,64 J/(molK)
Bilangan oksidasi 3, 5 (oksida asam lemah)
Elektronegativitas 2,18 (skala Pauling)
SIFAT KIMIA ARSEN
Reaksi arsenik dengan air
Arsenik tidak bereaksi dengan air dalam ketiadaan udara dalam
kondisi normal.

Reaksi arsenik dengan udara


4As (s) + 5O2 (g) As4O10 (s)
4As (s) + 3O2 (g) As4O6 (s)

Reaksi arsenik dengan halogen


2As (s) + 5F2 (g) 2AsF5 (g)

Arsenik bereaksi halogen fluorin, klorin bromin, dan yodium .


2As (s) + 3F2 (g) 2AsF3 (l)
2As (s) + 3Cl2 (g) 2AsCl3 (l)
2As (s) + 3Br2 (g) 2AsBr3 (l)
2As (s) + 3I2 (g) 2AsI3 (l)
SENYAWA - SENYAWA ARSEN
Bentuk arsen yang terkenal adalah As2O3 arsen trioksida
atau warangan.

Bentuk lainnya adalah bubuk kuning As2S3 dan bubuk


merah As4S4.

Senyawa Arsen lainnya:


Asam arsenat (H3AsO4)
Asam arsenit (H3AsO3)
Kadmium arsenida (Cd3As2)
Galium arsenida (GaAs)
Timbal biarsenat (PbHAsO4 )
PEMBUATAN ARSEN
Arsen dibuat dengan cara memanaskan mineral
arsenopyrite, dengan udara.

Peristiwa tersebut membentuk As4O6 yanga mana


arsen dapat di ekstraksi melalui reduksi karbon.

Persamaan reaksi yang terjadi pada proses isolasi


arsen yang dibuat dari senyawa FeAsS:

FeAsS (s) FeS (s) + As(g) As(s)


SIKLUS BIOGEKIMIA ARSEN
Arsen yang dilepaskan ke udara saat memproduksi
energi adalah 0,470, pada proses peleburan atau
penambangan adalah 0,370, pada proses industri
adalah 0,0530 dan akibat pembuangan atau limbah
adalah 0,003.

Sedimen mengandung senyawa arsenat yang sebagian


dapat larut dalam air kemudian diserap kembali oleh
sedimen. Dengan bantuan bakteri
terdekomposisi menjadi senyawa arsenit.
Sambungan.

arsenit dirubah menjadi senyawa asam metil arsenit.


Sebagian asam metil arsenit larut dalam air dan
sebagian lainnya dirubah oleh bakteri menjadi asam
dimetilarsenit.

Asam dimetilarsenit dalam air dirubah menjadi


trimetilarsenit dan dimetilarsin. Di udara asam
trimetilarsenit bereaksi dengan dimetilarsin
menghasilkan senyawa asam dimetilarsenit yang
dapat terserap kembali kedalam sedimen.
PENDETEKSIAN ARSEN
Uji Mars
Dalam Uji Marsh ini diperlukan larutan asam sulfat
(H2SO4) dan padatan seng (Zn). Campuran antara larutan
asam sulfat dan padatan logam seng akan menghasilkan
gas hidrogen (H2).

Neutron Activation Analysis (NAA)


NAA mengukur karakter sinar gamma yang dipancarkan
oleh isotop pada sampel melalui iradiasi [Link]
iradiasi dan peluruhan radioaktif, spektrum sinar gamma
dideteksi.
TOKSISITAS ARSEN

Organik memiliki toksisitas yang lebih rendah dari


pada bentuk arsenik anorganik
Bentuk trivalen memiliki toksisitas akut yang lebih
tinggi dari pada bentuk pentavalent.
Minimal dosis akut arsenik yang mematikan pada
orang dewasa diperkirakan 70-200 mg atau 1
mg/kg/hari.
Arsenik trioksida, sekitar 500 kali lebih beracun dari
pada arsenik murni
KEGUNAAN ARSEN

Arsen digunakn sebagai pengawet kayu (bersama


tembaga dan krom)
Pelapis perunggu (menjadikannya berwarna merah
tua), industri cat, keramik, gelas (penjernih dari noda
besi) kembang api dan kertas dinding
Bahan pembuatan pestisida, insektisida, herbisida,
algasida, rodentisida pupuk, dan sterilan tanah
KEGUNAAN ARSEN

Sebagai komponen pengobatan penyakit yang


disebabkan oleh parasit, pembuatan obat doping (
doping agent), bahan pembuatan bronzing dan senjata
Sebagai bahan campuran logam (alloys).
sebagai bahan pembuatan arsphenamine sebagai obat
penyakit sifilis,
trioksida-arsenat untuk terapi kanker
Sebagai bahan pembuatan Fowlers solution untuk
pengobatan penyakit psoriasis.
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai