0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
230 tayangan18 halaman

Teori dan Perumusan Akuntansi

Dokumen tersebut membahas mengenai teori akuntansi dan perumusannya, meliputi pengertian teori akuntansi, teori dan pembuat kebijakan akuntansi, sifat dan teori akuntansi, periodisasi teori akuntansi, metode perumusan teori, pendekatan dalam perumusan teori, serta perumusan teori akuntansi di Indonesia."

Diunggah oleh

Dea Yolanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
230 tayangan18 halaman

Teori dan Perumusan Akuntansi

Dokumen tersebut membahas mengenai teori akuntansi dan perumusannya, meliputi pengertian teori akuntansi, teori dan pembuat kebijakan akuntansi, sifat dan teori akuntansi, periodisasi teori akuntansi, metode perumusan teori, pendekatan dalam perumusan teori, serta perumusan teori akuntansi di Indonesia."

Diunggah oleh

Dea Yolanda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TEORI AKUNTANSI

DAN
PERUMUSANNYA
z Dea Yolanda
Ghesna Larasati Sunatriyo
Kurnia Fitriyana
Muhammad Agung Nugraha
Muhammad Asep Syafei
Novia Khairunnisa

Harahap, Sofyan Syafri. 2015. Teori Akuntansi. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta
z
PEMBAHASAN

TEORI AKUNTANSI

TEORI DAN PEMBUAT KEBIJAKAN AKUNTANSI

SIFAT DAN TEORI AKUNTANSI

PERIODISASI TEORI AKUNTANSI

METODE PERUMUSAN (KONSTRUKSI) TEORI

PENDEKATAN DALAM PERUMUSAN TEORI

PERUMUSAN TEORI AKUNTANSI DI INDONESIA


z
Teori Akuntansi

Teori adalah susunan konsep, definisi, dan dalam yang


menyajikan pandangan yang sistematis fenomena dengan
menunjukkan hubungan antara variabel yang satu dengan yang
lain dengan maksud untuk menjelaskan dan meramalkan
fenomena.
Kalau berbicara mengenai teori akuntansi, yang dimaksudkan
adalah kristalisasi fenomena yang dituangkan dalam bentuk
kalimat-kalimat (preposition) yang disimpulkan dari fenomena
interaksi bisnis entities dan pemakaian laporan keuangan.
Sumber: Harry I. Wolk, Jere R. Francis, dan Michael Tearney: Accounting Theory, a Conceptual and Institutional

z
Teori dan Pembuat Kebijakan Akuntansi
Teori akuntansi berkaitan dengan penyusunan kebijaksanaan
akuntansi. Teori bersama faktor politik dan kondisi dan sistem
ekonomi akan menentukan pembuatan kebijakan akuntansi.
Hubungan itu dapat dilihat dari gambar berikut :

Teori Akuntansi Faktor Politik Kondisi Ekonomi

Pembuat
Kebijaksanaan
Akuntansi
Fungsi Audit
Kesesuaian Praktik
Praktik Akuntansi dengan Prinsip
Akuntansi
Approach, hlm. 8.

(Fungsi Kontrol)
Arus Utama
Pemakaian Data
Arus Sekunder Akuntansi dan Laporan
z
Teori dan Pembuat Kebijakan
Akuntansi

Teori dapat didefinisikan sebagai hasil pemikiran yang


berdasarkan metode ilmiah atau logika. Teori terdiri dari dua
bagian, yaitu sebagai berikut.
Asumsi-asumsi termasuk definisi variabel-variabelnya dan
logika yang menghubungkan antar variabel.
Himpunan hipotesis yang penting. Sementara itu, hipotesis
merupakan anggapan awal dari sebuah fenomena atau
masalah yang di analisis.
z
Sifat dan Teori Akuntansi

Hendriksen menilai teori akuntansi sebagai satu susunan


prinsip umum akan dapat:
memberikan kerangka acuan yang umum dari mana
praktik akuntansi dinilai
teori akuntansi yang dirumuskan tidak akan mampu
mengikuti perkembangan ekonomi, sosial, teknologi,
dan ilmu pengetahuan yang demikian cepat.
z
Sifat dan Teori Akuntansi

Fungsi Teori akuntansi adalah :


sebagai pedoman bagi lembaga penyusun standar akuntansi

memberikan kerangka acuan dalam menyelesaikan masalah


akuntansi yang tidak ada standar resmi
meningkatkan pemahaman dan keyakinan pembaca
terhadap informasi yang disajikan dalam laporan keuangan
agar laporan keuangan dapat diperbandingkan

memberikan kerangka acuan dalam menilai prosedur dan


praktik akuntansi
z
Sifat dan Teori Akuntansi

Sifat-sifat Teori akuntansi, yaitu :


merupakan seperangkat prinsip yang logis, saling terkait
dan membentuk kerangka umum
berkaitan erat dengan penyusunan kebijakan akuntansi

harus mencakup semua literatur akuntansi yang


memberikan pendekatan yang berbeda-beda satu sama
lain
harus dapat memberikan penjelasan mengenai praktik
akuntansi, menjawab dan menjelaskan semua fenomena
yang melatarbelakangi penerapan suatu metode dalam
praktik akuntansi.
z
Sifat dan Teori Akuntansi

harus dapat menjelaskan mengapa perusahaan lebih


cenderung menggunakan metode LIFO daripada FIFO
dalam menilai persediaannya
harus bisa memprediksi atau bahkan menemukan gejala
akuntansi yang belum diketahui
sangat penting dalam menyusun dan memverifikasi prinsip
akuntan
z
Periodisasi Teori Akuntansi
Pre-theory period (1492-1800)

Peragalo mengemukakan bahwa tidak ada teori akuntansi


yang dirumuskan sejak Pacioli sampai pada awal abad ke-19.
General scientific period (1800-1955)

Dalam periode ini sudah ada pengimbangan teori yang


penekanannya baru berupa penjelasan terhadap praktek
akuntansi.
Normative period (1956-1970)

Dalam periode ini perumus teori akuntansi mencoba


merumuskan norma-norma atau praktek akuntansi yang
baik.
Specific Scientific Period (1970-sekarang)

Di sini teori akuntansi tidak cukup hanya dengan sifat normatif


tetapi harus bisa diuji kebenarannya.
z
METODE PERUMUSAN (KONSTRUKSI)
TEORI

Dari berbagai pendapat dan praktik, Balkaoui dan Godfrey


mengemukakan dalam literatur dikenal beberapa metode berikut ini :

Metode Deskriptif (pragmatif), yaitu teori akuntansi mencoba


menjawab pertanyaan APA.

Psychological Pragmatic, disini diamati reaksi dari pemakai


laporan keuangan terhadap output akuntansi itu (laporan keuangan)
yang disusun dari berbagai aturan, standar, prinsip atau pedoman.

Metode Normatif (1950-1960), yaitu teori akuntansi mencoba


menjawab pertanyaan APA YANG SEMESTINYA.

Metode Positive (1970-an), yaitu suatu metode yang diawali dari


suatu teori atau model ilmiah yang sedang berlaku atau diterima
umum.
z
PENDEKATAN DALAM
PERUMUSAN TEORI
Menurut Godfrey dkk. (1992) dalam mengaitkan antara teori (dunia abstrak)
dan kenyataan (dunia pengalaman) dikenal tiga hubungan dalam struktur
teoretis.

Syntactics

Di sini teori itu dirumuskan dalam bentuk hubungan logis. Hubungan itu
dirumuskan dalam bentuk aturan seperti aturan bahasa (grammar),
aturan matematik dan sebagainya.

Semantic

Di sini teori menghubungkan konsep dasar dari suatu teori ke objek


nyata.

Pragmatic

Akuntansi dianggap memiliki kemampuan untuk memengaruhi perilaku


orang.
z
PENDEKATAN DALAM
PERUMUSAN TEORI

Ada tiga kriteria atau pihak atau sumber yang memiliki


wewenang menentukan kebenaran.
Dogmatic

Suatu pernyataan atau teori dapat kita sebut benar jika pihak
yang menyampaikannya memiliki wewenang untuk
menyampaikan kebenaran itu dan ini tidak perlu diuji lagi.
Self Evident

Di sini kebenaran dibuktikan oleh pengetahuan umum,


pengamatan, pengalaman.
Scientific

Di sini kebenaran itu dibuktikan oleh suatu metode ilmiah.


z
Perumusan Teori Akuntansi

Penjelasan dari Belkaoui tentang pendekatan dalam perumusan


teori akuntansi sebagai berikut.
Pendekatan Informal yang dibagi dalam:
Pragmatis, praktis, nonteoretis

Otoriter

Pendekatan Teoretis yang dibaginya dalam:


Deduktif

Induktif

Etik

Sosiologis

Ekonomi

Eklektif
z
Perumusan Teori Akuntansi

Pendekatan Informal yang dibagi dalam:


Pragmatis, praktis, nonteoretis

Dalam metode ini perumusan teori akuntansi didasarkan


pada keadaan dan praktik di lapangan.
Otoriter

Dalam metode ini yang merumuskan teori akuntansi adalah


organisasi profesi yang mengeluarkan pernyataan-
pernyataan yang mengatur praktik akuntansi.
z
Perumusan Teori Akuntansi

Pendekatan Teoretis yang dibaginya dalam:


Deduktif

Perumusan dimulai dari dalil umum kepada dalil khusus.


Induktif

Kebenaran dan kepalsuan dalil tidak tergantung pada dalil


lainnya, tetapi harus melalui pengujian empiris.
Etik

Dalam pendekatan perumusan teori akuntansi ini digunakan


konsep kewajaran, keadilan, pemilikan, dan kebenaran.
z
Perumusan Teori Akuntansi

Sosiologis

Yang menjadi perhatian utama dalam perumusan teori


akuntansi adalah dampak sosial dan teknik akuntansi.
Makro Ekonomi

Dalam pemilihan teknik akuntansi didasarkan pada


dampaknya pada ekonomi nasional
Eklektif

Jika dalam perumusan teori akuntansi digunakan tidak


hanya satu pendekatan, tetapi berbagai kombinasi
pendekatan maka disebut eklektif.
z
PERUMUSAN TEORI AKUNTANSI
DI INDONESIA

Kita masih tetap menggunakan teori atau standar akuntansi


Amerika atau terakhir dari IASC (International Accounting
Standard Committee) atau IFRS sebagai dasar pengembangan
akuntansi di Tanah Air.
Para peneliti akuntansi, pemerintah, Fakultas Ekonomi serta
Kantor Akuntansi Publik sudah selayaknya memikirkan
permasalahan ini dengan upaya yang intens untuk melakukan
berbagai penelitian akuntansi.
Teori akuntansi yang sudah ada khususnya dari negara lain
seperti dari Amerika dapat kita jadikan sebagai dasar atau
pedoman dalam merumuskan teori kita atau mengisi teori yang
masih lowong.

Anda mungkin juga menyukai