Pertolongan Pertama
Pada Kecelakaan(P3K)
Oleh KKS FK USU
Puskesmas Medan Labuhan
(Periode Agustus 2017)
Apa itu P3K?
Memberikan pertolongan pertama kepada korban
kecelakaan dan kegawat daruratan dengan cepat dan
tepat sebelum korban dibawa ke tempat rujukan
(dokter/ puskesmas/ rumah sakit).
Menunjang upaya
Tujuan penyembuhan
P3K Mencegah cedera
bertambah parah
Pedoman untuk Pelaku P3K
Penolong mengamankan diri sendiri lebih dahulu
sebelum bertindak
Amankan korban dari gangguan di tempat kejadian
sehingga bebas dari bahaya
Tandai tempat kejadian sehingga orang lain tahu
bahawa di tempat itu ada kecelakaan
Usahakan menghubungi ambulans, dokter, rumah
sakit, atau yang berwajib (polisi/ keamanan setempat)
Tindakan pertolongan terhadap korban dalam urutan
yang paling tepat
Komponen Peralatan P3K
Alat Bahan
Pembalut gulung Pembersih tangan :Sabun,
alkohol 70%
Pembalut segitiga
Kapas Pencuci luka : air bersih,
povidone iodine, rivanol
Plester
Obat pengurang nyeri :
Kasa steril parasetamol
Gunting
Bahan untuk menyadarkan :
minyak angin/ minyak kayu
Pinset putih
Bagaimana Pelaksanaan P3K?
Periksa kesadaran korban
a
Beritahukan orang lain, dan mencari bantuan tenaga ahli
b
Periksa jalan napas korban apakah bermasalah/ tidak dan tangani
c jika ada
Periksa pernapasan korban apakah cepat/ lambat/ teratur atau tidak/
d berhenti?
Periksa tanda-tanda perdarahan, periksa denyut nadi di pergelangan
e tangan/ leher
Periksa keadaan lokal dan perhatikan keluhannya, apakah ada
f luka/patah tulang/ perdarahan?
Tanyakan rasa nyeri/sakit, dan beri tahu akan diberi pertolongan
g
Jika korban kecelakaan lalu lintas, segera hubungi polisi dan tandai
h tempat kecelakaan serta posisi korban
Penanganan Keadaan Khusus?
Syok/ Pingsan
Longgarkan pakaian korban
Usahakan badan tetap hangat
Rawat luka jika ada, hentikan bila ada perdarahan
Lakukan pembidaian jika ada patah tulang
Bila muntaber beri oralit
Jika banyak kehilangan cairan posisikan kepala setinggi dada dan lebih
rendah dari tungkai/kaki
Perdarahan
Priotitas jika darah arteri/ nadi : perdarahan menyembur, warna merah
segar
Darah vena tidak menyembur berwarna merah kecokelatan
Darah kepiler (kecil) hanya merembes dengan warna merah tua
Segera lindungi luka dengan perban steril, dan tekan luka lalu balut erat 15
menit lalu longgarkan 1 menit selang-seling
Pembalutan
Untuk menutup luka, melakukan penekanan, membatasi pergerakan,
menghentikan atau mengurangi perdarahan
Macam-macam Pembalutan
Mitela untuk : pembalutan kepala, menggendong tangan,
pembalutan siku, dan pembalutan tangan
Funda untuk : pembalutan di telapak kaki
Platenga untuk : pembalutan pada perut atau panggul
Cara Pembalutan
Ayo, Kita Pratekkan!