MENEJEMEN FASILITAS
KESELAMATAN
By :
Gde
Sentana
Membawahi
Instalasi Kebersihan & Pertamanan
Instalasi Binatu
Instalasi sterilisasi sentral ( CSSD)
Instalasi Keamanan & Ambulance
Instalasi Pemeliharaan sarana &prasarana
Rumah Sakit (IPSRS)
Instalasi Kesehatan lingkungan Rumah sakit.
CARA PENGGUNAAN ALAT
PEMADAM KEBAKARAN
PENGGUNAAN LIFT
KEDARURATAN BENCANA DAN
TEMPAT BERKUMPUl
ALUR EVAKUASI
APAR
SPILKIT
K3RS
KEBAKARAN
PENGERTIAN
1. Suatu Keadaan yang tidak diinginkan
2. Api yg tdk dapat dikontrol
3. Reaksi Oksidasi Eksotermis
PENYEBAB
1. Bahan yg mudah terbakar
2. Panas (suhu)
3. Oksigen
PRINSIP DASAR PENANGANAN KEBAKARAN DI RS
Jangan PANIK & tetap TENANG
Bunyikan alarm
Tarik perhatian orang lain : Teriak Kebakaran-Kebakaran
Segera padamkan Api dengan APAR
Hubungi operator / satpam
Matikan pusat aliran listrik (k/p) atau alat-alat yg memakai listrik
Pindahkan bahan-bahan yg mudah terbakar
Jangan berdiri bergerombol
Bila api tdk dapat dipadamkan :
- Evakuasi pasien segera sesuai dg label pasien
- Selamatkan dokumen penting & / Kunci lemari dokumen/file
- Bawa alkes yg kecil namun mahal berisi tanda / label kuning
- Tutup pintu ruangan
- Segera keluar mengikuti arah/tanda evakuasi (EXIT)
- Berjalan cepat, JANGAN BERLARI & Saling Mendahului
- Cari tangga darurat terdekat & jangan pergunakan lift
- Bila asap mengepul : terobos & jalan merangkak/merayap
- Jgn sesekali berhenti atau kembali
- Berkumpul di TITIK AMAN BERKUMPUL
KLASIFIKASI KEBAKARAN
KLAS KEBAKARAN
A Padat : Kertas, Kayu, Plastik, Pakaian, Karet dsb
B Cair : Bensin, solar, alkohol, spritus, minyak
tanah dsb
C Disebabkan oleh Listrik
D Logam : Potasium, sodium, aluminium,
magnesium
EFEKTIFITAS APAR UTK JENIS KEBAKARAN
No Jenis Bahan Pemadam Api Ket
Kebakaran
1 A Pasir, Air, Karung goni basah
Padat : Kertas, Kayu, Plastik, APAR fowder, APAR Water
Pakaian, Karet dsb
2 B Pasir Jgn memakai air
Cair : Bensin, solar, alkohol, APAR Fowder
spritus, minyak tanah dsb
APAR CO2
3 C APAR Fowder Jgn memakai air
Disebabkan oleh Listrik APAR CO2 Matikan dulu sumber
listriknya
4 D APAR CO2
Logam : Potasium, sodium, APAR Powder
aluminium, magnesium
AKREDITASI DALAM WARNA
Petugas Pengendali Api
Helm Merah
Petugas Pengaman Dokumen
= Label dokumen yang
Helm Putih putih
prioritas diselamatkan
Petugas Evakuasi Pasien
hijau biru ungu putih = Label pasien
Helm Biru
Petugas Pengamanan Alat
Medis kuning = alat medis yang
Helm Kuning
diselamatkan
@[Link]
JENIS ALAT PEMADAM
KEBAKARAN
APAR FIRE DETEC S. SPRINKLER
TROLLEY HYDRAN
APAR
Adalah alat pemadam api
berbentuk tabung berisi bahan
kimia, yang ringan di jinjing atau
mudah di bawa dan mudah di
operasikan oleh satu orang,
berukuran 0,5 16 kg
POWDER
FOAM
WATER
HALON
ISI TABUNG APAR
CO2
PEMASANGAN APAR
1. Mudah dilihat dan dijangkau
2. Ada Tanda & petunjuk penggunaan
3. Berisi kartu / tanda pemeliharaan
4. Penempatan APAR sesuai dg risiko jenis
kebakaran
5. APAR ditempatkan menggantung di
dinding
6. Tinggi dari lantai 15 120 cm
7. Jarak penempatan APAR : 15 20
Meter
8. Pada suhu : 4 C 49 C
Langkah mempergunakan Fire
Extinguisher (APAR)
Buka Kunci Pengaman
Pegang Saluran Gas dan
Arahkan ke Sumber Api
Tekan Pembuka Saluran
POSISI PENGGUNAAN APAR
Ketahuilah arah angin
Posisi tubuh tegak
Arahkan Semprotan ke
dasar sumber api dengan
sudut 30- 60
Jangan terlalu dekat dengan
sumber api
Posisi Menggunakan APAR
Cepat, Aman dan Tepat (CAT)
RED CODE
ALUR PELAPORAN RED CODE RSU GANESHA
UNIT TERKAIT
OPERATOR HUB. DINAS
MENGAKTIFKAN RED PEMADAM
CODE (MELALUI PENGERAS KEBAKARAN
SUARA ) GAIANYAR
(0361) 943113
Tlp (0)
POS SATPAM
Tlp(221)
KETUA TIM
K3 RS GANESHA
DIREKTUR
RSU GANESHA
CONTOH ALUR EVKUASI PASIEN DI IGD
LOKASI IGD KEBAKARAN
1. Petugas IGD menelepon operator ( 0 )
bahwa ada kebakaran agar mengaktifkan RED
CODE
2. Oprator menelpon ketua K3 RS
3. K3 RS Direktur
4. jika Kebakaran belum bias di padamkan
OPRATOR dinas kebakaran gianyar (0361)
943113
PENYELAMATAN
1. Satpam mendengar Perintah pengaktifan kode RED CODE dari
pengeras suara , maka Satpam langsung membagi tugas sesuai
dengan Helm yang digunakan menuju kelokasi kejadian
[Link] di IGD membagi diri sesui dengan jadwal yang ada di
papan RED CODE dan di bantu satpam dan karyawan lainnya
Halm Merah pemadaman api menyemprot kan APAR
ketitik api
Helm kuning ( bertugas menelepon Operator )
penyelamataan alat medis Membawa keluar peralatan medis
melalui pintu depan ( UTARA) IGD menuju ketitik aman berkumpul
dekat pos satpam
Helm putih Penyelamatan Dokumen- Membawa keluar
dokumen penting melalui pintu depan ( UTARA) IGD menuju ketitik
aman berkumpul dekat pos satpam
Helm Biru Penyelamatan Px- Membawa keluar Pasien
melalui pintu depan ( UTARA) IGD menuju ketitik aman berkumpul
dekat pos satpam ( utamakan PX yang bisa jalan). perawat
mengecek kondisi PX
Kondisi aman
Petugas satpam Kalau keadaan sudah kondusip ,
Petugas Satpam menelepon ke oprator agar menon
aktifkan RED CODE
Oprator menelpon ketua K3 RS
Ketua K3 RS menelepon Direktur dan bahwa RED
CODE sudah di nonaktifkan.
OPERATOR AKTIFKAN KODE MERAH ;
PERHATIAN
PERHATIAN
KODE MERAH
KODE MEREH
INSIDEN KODE MERAH DI RUANG ..
INSIDEN KODE MERAH DI RUANG ..
OPERATOR MENONAKTIFKAN KODE
MERAH ;
PERHATIAN
PERHATIAN
KODE MERAH DIRUANG ..
TELAH DI NON AKTFKAN
Telusur MFK
MATERI WAWANCARA
Pemeriksaan Fasilitas ( letak apar,larangan merokok dll)
Keamanan px korban tawuran ( black kode)
Bila terjadi disaster ( wabah,gempabumi, kebakaran
,banjir, dll)
Bila terjadi kebakaran simulasi penggunaan apar
Pemeliharaan alat / kalibrasi blm melaksanakan
bpfk surabaya blm bisa di th 2017
Orientasi pelatihan staff pelatihan penggunaan alat
(O2)
. . . .
AYO I H A N
L A T
K I TA ! ! !
Suksema