Pengolahan Data
Setelah nilai resistivitas semu dihitung, data kemudian dibuat dalam notepad. File
nya kemudian disimpan dengan ekstensi .DAT. Sebagai contoh dari data input
seperti pada file [Link]. Data dalam file disusun dalam order
berikut:
Line 1 Nama dari garis survey
Line 2 Spasi elektroda terpendek
Line 3 Tipe pengukuran (Wenner = 1, Pole-pole = 2, Dipole-dipole = 3, Pole-
dipole = 4,
Schlumberger = 7)
Line 4 Jumlah total datum point
Line 5 Tipe dari lokasi x untuk datum points.
Masukkan 0 bila letak elektroda pertama diketahui.
1 digunakan jika titik tengahnya diketahui
Line 6 1 untuk data IP (0 untuk data resistivitas)
Line 7 Posisi x, spasi elektroda, (faktor pemisah elektroda, n, untuk dipole-
dipole, pole-
dipole dan Wenner-Schlumberger), dan harga resistivitas semu yang
terukur untuk
datum point pertama.
Line 8 Lokasi x, spasi elektroda dan resistivitas semu yang terukur untuk
datum point kedua dan seterusnya. Sebagai catatan lokasi x dari datum
point harus 1
Pengolahan data
Contoh Penulisan file
DAT,
yang akan dibaca oleh
program inversi.
2
RES2DINV
Res2Dinv adalah program komputer yang secara
automatis menentukan model resistivity 2
dimensi (2-D) untuk bawah permukaan dari data
hasil survey geolistrik
(Griffiths and Barker 1993).
Model 2-D menggunakan program inversi, yang
terdiri dari sejumlah kotak persegi. Susunan dari
kotak-kotak ini terikat oleh distribusi dari titik
datum dalam pseudosection. Distribusi dan
ukuran dari kotak secara automatis dihasilkan
dari program maka jumlah kotak tidak akan
melebihi jumlah datum point.
3
RES2DINV
Subroutine dari permodelan maju digunakan untuk menghitung nilai
resistivitas semu, dan teknik optimasi least-squares non-linier
digunakan untuk routine inversi. Program ini juga mendukung teknik
forward modeling finite-difference dan finite-element. Program ini
dapat digunakan untuk survei menggunakan Wenner, pole-pole,
dipole-dipole, pole-dipole, Wenner-Schlumberger dan array dipole-
dipole ekuator. Anda bisa memproses pseudosection hingga 650
electroda dan 6500 points pada satu waktu. Spasi elektroda terbesar
hingga 36 kali spasi terkecil dalam satu set data. Selain survey normal
dilakukan dengan elektroda-elektroda di permukaan tanah, program
ini juga mendukung survey underwater dan cross-borehole.
Teori
Routine inversi digunakan berdasarkan metode least-squares
smoothness-constrained. Implementasi dari metode least squares
berdasarkan pada teknik optimisasi quasi-Newton. Teknik ini lebih
cepat 10 kali daripada metode least-square konvensional untuk data
set yang besar dan memerlukaan sedikit memory.
4
RES2DINV
Isi Program
Program ini mengandung file setup utama [Link]. Setelah menginstal file
ini, file-file ini akan
berada dalam program Res2Dinv:
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link] [Link] [Link]
[Link]
5
RES2DINV
Teknik Menggunakan Program
Setelah menjalankan program installasi [Link] dan program
[Link], program utama [Link] dan file pendukung
(GRADWEN, GRADTWO dan GRADDIP) dan contoh-contoh data
harus berada dalam subdirectory yang sama dalam hard disc.
Silahkan dicoba kondisi dari hard disk dengan menggunakan
menggunakan CHKDSK dan SCANDISK, atau program yang dalam
paket utility software seperti PC TOOLS atau Norton Utilities.
Untuk menjalankan program inversi resistivitas, klik ikon
RES2DINV. Program pertama akan mengecek sistem komputer
untuk memastikan adanya resource yang penting. Program ini
akan mengecek memori yang tersedia dan space hard disc. Jika
program ini menunjukkan peringatan, anda harus menghentikan
program dan melakukan perubahan. Setelah itu akan terlihat
tampilan seperti:
File Edit Change Settings Inversion Display Topography Print Help
Quit
6
RES2DINV
7
RES2DINV
File
Memiliki sub menu:
Read data file
Harga resistivitas semu harus berbentuk file text. Anda bisa
menggunakan text editor tertentu, seperti Notepad. Data disusun
dalam ASCII dimana sebuah koma atau space kosong digunakan
untuk memisahkan data numerik yang berbeda. Program ini
membutuhkan data yang disusun dalam format tertentu. Jika ada
masalah, kemungkinan disebabkan oleh kesalahan penyusunan
format data.
Import data in
Program ini berfungsi untuk memindahkan data dari alat dengan
format yang tertera seperti AGI, CAMPUS, IRIS, ABEM LUND, ABEM
SAS dan lainnya.
Run [Link]
Program ini harus dijalankan setelah proses instalasi selesai, dan
cukup sekali saja dijalankan.
Exit program
Keluar dari RES2DINV.
8
RES2DINV
9
RES2DINV
Edit Data
Anda dapat menggunakan option ini untuk mengubah data
yang telah anda masukkan pada sub bab sebelumnya.
Option ini dapat membuang datum point yang buruk, dan
membagi data set yang sangat besar. Saat anda memilih
option ini, akan terlihat sub menu berikut:
Exterminate bad datum points :
Dalam option ini, nilai data resistivitas semu ditunjukkan
dalam form profile untuk setiap level datum. Anda dapat
menggunakan mouse untuk membuang beberapa datum
point yang buruk. Alasan utama dari option ini adalah untuk
menghilangkan datum point yang memiliki nilai resistivitas
yang salah. Datum point yang jelek dapat diakibatkan oleh
kesalahan letak elektroda, kontak elektroda yang buruk
akibat tanah yang kering atau hubungan singkat melalui
kabel karena kondisi tanah yang sangat basah. Datum point
ini biasanya memiliki resistivitas semu yang terlalu besar
atau serlalu kecil dibandingkan dengan data tetangganya.
10
RES2DINV
Splice large data sets
Anda dapat memilih penampang yang akan
diinversi dari data seluruhnya (karena terlalu
besar untuk diproses sekali). Setelah
memilih option ini, distribusi dari datum
points dalam sebuah pseudosection akan
terlihat. Ada dapat memilih penampang dari
data set dengan tombol arrow. Datum points
yang dipilih akan ditandai dengan warna
ungu, sisanya dengan warna hitam. Selain
itu jika terlalu banyak datum point pada
level yang rendah, anda dapat
menguranginya dengan memilih hanya
datum point yang ganjil atau genap saja.
11
RES2DINV
Reverse pseudosection
Option ini akan membalikkan pseudosection secara
horizontal dari kiri ke kanan. Hal ini menolong bila anda
menggunakan survey paralel tetapi survey dimulai dari
arah yang berbeda.
Change first electrode location
Anda dapat mengganti lokasi dari elektroda pertama dalam
satu garis survei. Perintah ini bertujuan pada plotting,
sehingga garis survei akan bergeser semua kearah nilai
yang kita berikan.
Edit data file
Saat memilih option ini, text editor (dengan default
notepad) akan muncul. Untuk kembali ke RES2DINV anda
harus keluar dari program teks editor ini.
Run another program
Anda dapat menjalankan program lain dengan option ini,
atau dengan menekan Ctrl + Esc untuk menjalankan
aplikasi lainnya. 12
RES2DINV
13
RES2DINV
Change settings
Sebelum melakukan proses inversi, setting awal harus ditentukan
untuk faktor peredam dan variabel lainnya. Anda dapat
memperoleh hasil terbaik dengan memodifikasi parameter yang
mengontrol proses inversi. Saat anda memilih option Change
Settings akan terlihat menu :
Damping factors
Pada option ini, anda dapat menset nilai awal untuk faktor
peredaman. Jika data memiliki banyak noise, anda harus
menggunakan faktor damping yang relatif lebih besar (sebagai
contoh: 0.3). Jika data anda memiliki noise yang kecil, gunakan
faktor damping awal yang lebih kecil (sebagai contoh: 0.1). Proses
inversi akan mengurangi faktor damping untuk iterasi berikutnya.
Change of damping factor with depth
Karena resolusi dari metoda resistivitas menurun secara
eksponensial setiap kedalaman, faktor peredaman digunakan
dalam metode inversi least square yang juga akan meningkat tiap
lapisan yang lebih dalam. Hal ini dilakukan untuk menstabilkan
proses inversi. Biasanya faktor peredaman meningkat 1,2 kali
untuk tiap lapis yang lebih dalam, tetapi anda dapat merubahnya.
14
RES2DINV
Vertical/Horizontal flatness filter ratio
Anda dapat memilih perbandingan dari faktor peredaman
untuk filter vertikal hingga filter horisontal. Secara default
keduanya memiliki nilai yang sama.
Thickness of model layers increase
Dengan menggunakan option ini anda dapat memilih model
dimana ketebalan dari lapisan bertambah sekitar 10%
hingga 25% tiap lapisan kedalaman.
Include smoothing of model resistivity
Dalam sebagian besar kasus, hal ini akan menghasilkan
sebuah model dengan variasi smooth dalam model harga
resistivitas.
Option for contour intervals
Secara default, program akan menggunakan interval
kontour secara logaritma untuk pseudosection dan meodel
sections saat menghasilkan hasil proses.
15
RES2DINV
Finite-difference grid size
Anda dapat memilih option ini yang digunakan
untuk forward modelling.
Use finite-element method
Program ini mengijinkan anda untuk
menggunakan baik metode finite difference atau
finite element untuk proses inversi.
Mesh refinement
Option ini mengijinkan anda untuk menggunakan
finer mesh (dalam arah vertikal) untuk metode
finite difference atau finite-element.
16
RES2DINV
Line search
Proses inversi menentukan perubahan dalam model
parameter. Biasanya hal ini kan menghasilkan model
dengan RMS error yang lebih rendah. Tetapi terkadang RMS
error meningkat, untuk kasus ini anda memiliki dua pilihan.
Pilihan pertama adalah dengan mengambil sebuah
pencarian garis menggunakan interpolasi untuk
menemukan langkah optimal untuk perubahan dalam
resistivitas dari tiap blok. Program akan mengurangi RMS
error tetapi hal ini juga dapat menjebak ke nilai minimum
local. Pilihan kedua adalah dengan membiarkannya dan
berharap bahwa iterasi berikutnya akan menghasilkan RMS
error yang lebih kecil. Hal ini dapat juga menyebabkan
terjebak di minimum lokal, tetapi juga dapat menyebabkan
peningkatan RMS error. Pilihan ketiga adalah dengan
menggunakan pencarian garis pada tiap iterasi. Hal ini
akan memberikan langkah yang optimum, tetapi akan
membutuhkan sedikitnya sebuah komputasi kedepan tiap
iterasi. 17
RES2DINV
Percentage change for line search
Metode line search akan dapat memperkirakan perubahan yang
telah diramalkan dalam RMS error resistivitas semu. Jika
perubahan yang perkiraan dalam RMS error itu telalu kecil,
mungkin tidak menguntungkan penggunaa line search untuk
menentukan langkah optimal untuk perubahan model parameter.
Biasanya nilainya berkisar antara 0.1 dan 1.0 %.
Convergence limit
Kita dapat menurunkan limit untuk perubahan relatif dalam RMS
error antara 2 iterasi. Secara default, nilai yang digunakan adalah
5 %. Dalam program ini perubahan relatif dalam RMS error
digunakan untuk menghasilkan data set yang berbeda dengan
derajat noise yang berbeda.
Number of iterations
Perintah ini dapat digunakan untuk nilai maksimum dari iterasi
untuk proses iterasi. Default maksimum iterasi telah diset 5 kali
(untuk versi demo hanya dapat melakukan iterasi hingga 3 kali).
Model resistivity values check
Option ini akan menampilkan warning jika setelah iterasi didalam
data set, model resistivitas menjadi sangat besar (biasanaya lebih
dari 20 kali nilai resistivitas semu). 18
RES2DINV
19
RES2DINV
Inversion of data
Option ini akan melakukan proses inversi dari data set
yang telah anda baca menggunakan option File.
Pemilihan option ini akan menampilkan menu:
Least-squares inversion
Option ini akan melakukan proses inversi data set
yang telah dibaca sebelumnya.
Change thickness of layers
Anda dapat mengubah ketebalan dari model dimana
ketebalannya akan meningkat 10% hingga 25% tiap
lapis yang lebih dalam.
Display model blocks
Option ini akan membagi subsurface kedalam
sejumlah kotak persegi. Distribusi dari model block
dan datum points akan ditampilkan.
20
RES2DINV
Display blocks sensitivity
Option ini akan menunjukkan plot dari sensitivitas block
yang digunkaan dalam model inversi.
Jacobian matrix calculation
Dalam program ini anda memiliki tiga option saat kalkulasi
matrik Jacobian. Metode tercepat adalah menggunakan
metode quasi-Newton.
Modify depths to layers
Option ini mengijinkan anda untuk merubah kedalaman
dari lapisan yang digunakan dalam model inversi. Anda
dapat menambahkan kedalaman sehingga beberapa batas
akan cocok dengan data kedalaman yang telah diketahui
seperti borehole dan lainnya.
Batch mode
Dalam option ini, anda dapat menginversi sejumlah data
set secara automatis. Nama dari input file data dan
informasi lainnya, yang terdapat dalam suatu file.
21
RES2DINV
22
RES2DINV
Display
Pada option ini, anda dapat membaca baik didalam data maupun output
data yang dihasilkan oleh proses inversi dan juga menampilkan measured
dan calculated apparent resistivity pseudosection dan penampang model.
Dalam option ini, anda dapat mengubah interval kontour yang digunakan
untuk menggambarkan pseudo dan penampang model, sekala vertikal dari
penampang, dan memasukkan topografi dalam penampang model. Anda
juga dapat mengubah tampilan warna yang digunakan oleh program.
Topography
Jika line survei kita memiliki topografi yang sanga berpengaruh, koreksi
untuk efek topografi dapat digunakan jika koordinat horizontal dan vertikal
dari jumlah titik sepanjang line diketahui. Pada saat program membaca
dalam file terdapat data topografi, secara automatis metode finite-element
akan dipilih. Menu yang terdapat didalamnya adalah:
Print
Anda dapat menyimpan data hasil inversi dalam format BMP atau PCX.
Anda juga dapat langsung mencetak penampang dengan menggunakan
perintah print ini.
Help
Jika anda mengklik tombol help, window help program ini akan muncul.
23
Prosesing Dasar Inversi
2D
1. Buka aplikasi
Res2dinv
2. Klik read data file
24
Prosesing Dasar Inversi
2D
3. Pilih file yang
diinginkan, lalu klik
open.
4. File yang dipilih akan
disortir oleh program,
hasilnya dapat
disimpan atau tidak.
25
Prosesing Dasar Inversi
2D
5. Klik menu inversion,
lalu klik
least-square inversion.
6. Tunggu hingga
perhitungan
selesai
26
Prosesing Dasar Inversi 2D
7. Cetak hasil inversi melalui menu print, lalu klik save
screen as BMP
27
Hasil Pengolahan