0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
235 tayangan23 halaman

Struktur dan Jenis Fraud Tree

Dokumen tersebut membahas berbagai skema penipuan yang dapat terjadi dalam sebuah perusahaan, termasuk skema penipuan pengeluaran melalui pemalsuan tagihan, penipuan penggajian, penipuan penggantian biaya, penipuan cek, penipuan pembayaran kasir, serta penipuan persediaan dan aset lainnya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
235 tayangan23 halaman

Struktur dan Jenis Fraud Tree

Dokumen tersebut membahas berbagai skema penipuan yang dapat terjadi dalam sebuah perusahaan, termasuk skema penipuan pengeluaran melalui pemalsuan tagihan, penipuan penggajian, penipuan penggantian biaya, penipuan cek, penipuan pembayaran kasir, serta penipuan persediaan dan aset lainnya.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

*FRAUD TREE

Alviano Renoldy Saputra 12030116210001


Zahara Ayuningtyas Manggiasih 12030116210002
Fitrarena Widhi Rizkyana 12030116210003
Fraudulent Disbursements

adalah pencurian melalui pengeluaran


yang tidak sah.

Terbagi kedalam 5 bentuk, yaitu:


1. Billing scheme
2. Payroll scheme
3. Expense reimbursement schemes
4. Check tampering
5. Register disbursement
1. Billing Scheme
adalah skema dengan
menggunakan proses billing
atau pembebanan tagihan
sebagai sarananya.
Hal ini dilakukan melalui :
a. Shell company
b. Non-accomplice
vendor
c. Personal purchases
a. Shell Company

Pelaku mendirikan perusahaan


bayangan (shell company) yang seolah-
olah sebagai vendor perusahaan.

Contohnya :
Membuat vendor fiktif untuk membuat
tagihan palsu.
b. Non-accomplice
Vendor
Skema ini mirip dengan shell company,
tetapi dalam skema ini vendor
mengirimkan barang yang dipesan,
tetapi harga yang dibayar terlalu
tinggi.
Contohnya :
Membayar lebihan kepada vendor untuk
diam-diam dikompensasikan di penagihan
berikutnya (dan mengantongi
pengembalian berikutnya).
c. Personal Purchases

Pelaku membuat perusahaan membayar


untuk kepentingan pribadinya.

Contohnya :
Mencuri identitas dan password yang
bukan wewenangnya, untuk melakukan
transaksi internet banking.
Menggunakan kartu kredit atau
procurement card perusahaan secara
tidak sah
2. Payroll Scheme
adalah skema permainan
melalui pembayaran gaji.

Hal ini dapat berupa:


a. Ghost employees
b. Falsified wages
c. Commission schemes
a. Ghost Employees

Mengacu pada pemalsuan data atas


karyawan.

Contohnya :
Membuat karyawan fiktif. Seseorang yang
masuk dalam sistem penggajian yang
sesungguhnya tidak bekerja atau tidak ada
di perusahaan korban fraud (Metode ghost
employee sangat jarang dilakukan tanpa ada kolusi antara
bagian penggajian dan bagian lain).
b. Falsified Wages

Mengacu pada pemalsuan jumlah gaji atau


jumlah jam kerja.

Contohnya :
Membuat jumlah uang lembur yang
tidak biasa.
c. Commission schemes

Mengacu pada pemalsuan jumlah komisi


bagi karyawan.

Contohnya :
Merubah jumlah komisi.
3. Expense
Reimbursement
Schemes
Adalah skema dengan pembayaran
kembali biaya-biaya atau skema
penggelembungan biaya atau
pencatatan biaya yang salah guna
kepentingan pribadi.
Hal ini dilakukan melalui :
a. Mischaracterized
expenses
b. Overstated expenses
c. Fictitious expenses
d. Multiple
reimbursement
a. Mischaracterized
Expenses

Pelaku melakukan pembebanan


yang salah/keliru ke pos lain.
b. Overstated Expenses

Meninggikan biaya dari yang


sebenarnya dikeluarkan sehingga
penggantian biaya yang diterima
lebih tinggi dari yang benar-benar
dikeluarkan.
c. Fictitious expenses

Penggantian biaya atas biaya-


biaya fiktif.

Contohnya :
Membuat kuintansi palsu.
d. Multiple Reimbursement

Kecurangan penggantian biaya


berulang-ulang.
4. Check Tampering

Adalah skema permainan melalui


pelmasuan cek.

Hal ini dilakukan melalui :


a. Forged maker
b. Forged endorsement
c. Altered payee
d. Authorized maker
5. Register Disbursement

Adalah pengeluaran yang sudah


masuk dalam cash register.

Hal ini dilakukan melalui :


a. False refund
b. False void
a. False Refund

yaitu penggelapan dengan


seolah-olah ada pelanggan yang
mengembalikan barang dan
perusahaan memberikan refund.
b. False Void

False Void sama dengan False


Refund, False Void berkaitan
dengan pembatalan penjualan.
Inventory and All Other
Assets

Kecurangan persediaan barang


dan aset lainnya terdiri dari:
1. Larceny
2. Misuse
1. Larceny

pengambilan persediaan/barang di gudang


karena penjualan atau pemakaian, untuk
perusahaan, tanpa ada upaya untuk menutupi
pengambilan tersebut dalam akuntansi dan
catatan gudang.
Hal ini dilakukan melalui :
a. Assets acquisition and
transfer
b. Purchasing and receiving
c. False Sales and shipping
d. Unconcealed larceny
2. Misuse

merupakan penyalahgunaan
persediaan dan aset lain.

Anda mungkin juga menyukai