definisi
Kewaspadaan baku lebih di kenal Universal
Precaution, adalah tindakan pengendalian
infeksi sederhana yang di gunakan oleh seluruh
petugas kesehatan , untuk semua pasien ,
setiap saat pada semua tempat pelayanan
dalam rangka mengurangi resiko penyebaran
infeksi ( Nursalam, 2007 ).
Universal precaution saat ini dikenal dengan
kewaspadaan standar yang di rancang untuk
mengurangi resiko infeksi penyakit menular
pada petugas kesehatan baik dr sumber infeksi
yg diketahui maupun tidak ( Depkes, 2008 )
tujuan
Mengendalikan infeksi secara konsisten.
Memastikan standar adekuat bagi mereka
yang tidak terdiagnosa atau tidak terlihat
seperti resiko.
Mengurangi resiko bagi petugas
kesehatan dan pasien.
Asumsi bahwa resiko atau infeksi
berbahaya.
Pelaksanaan
Penerapan kewaspadaan baku ini di
dasarkan bahwa darah dan cairan tubuh
sangat potensial menularkan penyakit,
baik yang berasal dari pasien maupun
petugas kesehatan.
Prosedur kewaspadaan ini juga dapat
dianggap sebagai pendukung program K3
bagi petugas kesehatan.
Komponen Utama
Prinsip utama prosedur kewaspadaan
baku dalam pelayanan kesehatan adalah
menjaga higiene sanitasi individu,
higiene sanitasi ruangan dan sterilisasi
peralatan.
Ketiga prinsip tersebut dijabarkan
menjadi beberapa kegiatan pokok spt :
Cuci tangan, APD, keselamatan
menggunakan jarum suntik, sterilisasi
alat.
Kewaspadaan berdasarkan
penularan
Kewaspadaan ini dimaksudkan hanya untuk
pasien yang di ketahui atau sangat di curigai
telah terinfeksi oleh patogen yang di tularkan
lewat kontak langsung, khususnya hepatitis B,
HIV , hepatitis C, dan patogen enterik spt
herpes simplex, infeksi kulit atau mata.
Dalam hal ini, jika proses infeksi pada pasien
tanpa diketahui diagnosisnya, pelaksanaan
kewaspadaan berdasarkan penularan, secara
empirik harus di pertimbangkan sampai
diagnosis definitif di buat.