Cherry Siregar, dr, MKes
Flora Normal
Sekumpulan
mikroorganisme
yang
hidup pada kulit dan selaput lendir
(mukosa) pada manusia normal dan
sehat
kulit, saluran nafas, saluran cerna,
dan genitourinaria
Sebelum
dilahirkan, belum terdapat
flora normal dalam tubuh manusia.
beberapa
organisme jalan untuk
mencapai tempat habitatnya pada
bagian tubuh :
[Link] melalui proses persalinan
[Link] kontak dengan lingkungan luar,
[Link] makanan pertama pada
bayi,
Tidak
semua
mikroorganisme
dapat
bertahan hidup didalam tubuh manusia
sebagai flora normal
tubuh mempunyai sifat-sifat khas (suhu,
tipe makanan yang tersedia dan pH)
perbedaan flora normal disetiap bagian
tubuh manusia.
Flora normal
Flora tetap
( resident flora)
m.o
jenis
ttt
yang
biasanya
ditemukan
pada
bagian
tubuh
tertentu dan pada usia
tertentu
-m.o non patogen atau
potensial patogen yang
tinggal
dikulit
dan
mukosa selama kurun
waktu beberapa jam,
hari atau minggu
- berasal dari lingkungan
tdk
menimbulkan
penyakit
- tidak menetap
Flora sementara hanya sedikit asalkan
flora tetap masih utuh
Jika Flora tetap berubah , maka :
flora
sementara kolonisasi berbiak
penyakit
Suatu flora yang menetap tidak
menyebabkan penyakit dan mungkin
menguntungkan jika berada pada lokasi
yang sesuai serta tidak adanya situasi
yang abnormal
dapat menyebabkan penyakit jika berada
tidak pada tempat yang semestinya atau
ada faktor predisposisi.
1. DAPAT MENYEBABKAN PENYAKIT :
Khusus pd pasien imunocompromised &
pasien debil
Pd tempat biasa, m.o ini non patogen,
tetapi menjadi patogen pd bagian tubuh
yg lain
2. SEBAGAI MEKANISME PROTEKSI HOST
:
Bakteri resident mempunyai suasana
ekologi di tempat tsb sehingga m.o patogen
sulit untuk memperbanyak diri disitu
Jika flora normal terganggu m.o patogen
dapat berkembang biak & menyebabkan
penyakit
3. SEBAGAI PENYEDIA NUTRISI :
Bakteri di usus penghasil bbrp vit B
& vit K
Orang yang kurang mengkonsumsi
makanan dan mendpt pengobatan dgn
antibiotik dpt mengalami defisiensi
vitamin o/k reduksi flora normal di usus
CARRIER STAGE :
Keadaan dimana seseorang sbg tempat
berkembangbiaknya m.o yg potensial
patogen
Dapat menjadi sumber infeksi pada orang
lain
Biasa pd infeksi asymptomatis, atau
Pada org yg baru sembuh dr suatu penyakit
ttp tetap membawa m.o tsb dlm tbhnya utk
waktu yang lama
Jika m.o tinggal pada host sifatnya
dalam jangka waktu yang lama, tidak
sementara, maka dinyatakan m.o tsb
sudah BERKOLONISASI pada host
Flora
normal
manusia
sangatlah
kompleks
,
terdiri dari lebih
200
spesies
bakteri.
Human body
1013 cells
1014 bacteria
Kulit
utuh mekanisme pertahanan lini
pertama terhadap mikroorganisme
Kulit dengan lapisan stratum korneum
menghambat masuknya kuman
Sekresi kelenjar sebasea pH yang rendah
(ph 3-5 ) antibakterial dan anti fungal
Flora normal kulit berkompetisi dengan
kuman patogen
Kulit : tiga lokasi utama flora normal
1). Aksila, perineum dan sela jari kaki
2). Tangan, muka, batang tubuh
3) lengan atas dan kaki.
Kulit
cenderung Flora normal transient
paparan menetap dengan lingkungan.
faktor menghilangkan
- Ph rendah
Asam lemak sekresi
sebasea
lisozim
Flora normal kulit :
1. Staphylococcus
epidermidis dominan
2. Staphylococcus aureus
3. Corynebacterium sp
4. Micrococus sp
5. Peptostreptococcus sp
6. Neisseria sp.
7. Candida albicans
S. epidermidis
>90% flora normal
S. aureus
Hidung, perineum, vulvar
Nasal passage : >> bayi baru lahir, <<
dewasa
Flora
normal kulit bersifat komensal
serta non invasif pada lingkungan yang
terbatas.
Pada
keadan tertentu, flora normal ini
dapat mencapai aliran darah dan
jaringan lain sehingga ganas
penyakit.
Kolonisasi : mulut, nasofaring, orofaring,
tonsil
Saluran pernafasan bawah, laring, trakea,
bronki atau paru-paru adalah steril
Hidung :
- Staphylococcus epidermidis
Staphylococcus aureus (lokasi karier
utama)
- Corynebacteria
- Streptococcus
Faring
Streptococcus
(streptokokus
non
hemolitikus dan alfa hemolitikus)
Neisseria
beberapa
pathogen
seperti
Staphylococcus epidermidis, Diptheroid,
Haemophilus influenzae, pneumococcus,
mycoplasma.
Mulut :
Streptococcus viridans TERBANYAK
Staphylococcus epidermidis
Staphylococcus aureus
Staphylococcus anaerob gigi dan saliva
Streptococcus pyogenes 5-10 %
Streptococcus pneumonia gigi (25%
dewasa normal)
Streptococcus mutans prekusor karies
Ecology
Saat lahir: sterile
Minum ASI: Bifidobacteria species
Jk ganti dengan susu formula :
Enteric, bacteroides, enterococci,
lactobacilli and clostridia
Makanan padat : microflora =
orangtua
Flora normal saluran cerna
Location (adult)
Bacteria/gram
contents
duodenum
103-106
jejunum and ileum
105-108
cecum and transverse
colon
108-1010
sigmoid colon and
rectum
1011
Lambung
pada orang sehat, lambung yang kosong
sedikit m.o ( 103-105 bakteri/gr isi lambung)
Ok/pH rendah, enzim-enzim pencernaan
makanan
Helicobacter pylori bakteri yang dapat
bertahan hidup secara permanen dilambung
Saat lahir, usus manusia steril, organisme segera
masuk bersama dengan makanan.
Usus besar (+) mikrorganisme , terkadang
dapat dijumpai m.o usus besar di ileum distal
Usus halus proksimal :
1. Laktobasilus
2. Enterococci
Usus
halus distal dan caecum flora
tinja
Kolon sigmoid dan rektum 10 11
bakteri/gram isi kolon ;10-30% masa tinja
Kolon dewasa normal
96-99%
flora bakteri tetap
1-4 % bakteri
aerob fakultatif :
basil koliform
proteus sp
pseudomonas sp,
laktobasilus,
enterokokus
Candida sp dan
lainnya.
[Link] anaerob: bacteroides sp
( [Link]; utama)
2. Fusobacterium sp
3. Laktobasili anaerob
bifidobacterium
4. Clostridia ( [Link]) ;
5. Peptostreptokokus.
Peranan bakteri usus :
Sintesa vitamin K
Konversi pigmen empedu
Penyerapan zat makanan
Pertahanan terhadap bakteri patogen
Upper
urinary tract (ginjal, ureter,
kandung kemih) sterile
Mikroorganisme
dijumpai
pada
genitalia eksterna, uretra anterior,
vagina
Uretra anterior pria dan wanita jumlah
sedikit, sama jenisnya dgn yang terdapat di
kulit dan perineum
Pada
wanita : bakteri Doderlein >
Lactobacillus anaerob
Flora Normal traktus Genito Vaginal flora
urinarius
sebelum pubertas (pH netral ),terutama
Staphylococcus spp,
Streptococcus spp,
Corynebacterium spp
pubertas
peningkatan sekresi glikogen fermentasi
oleh Lactobacillus spp pH asam.
pH asam : protective mencegah kolonisasi
organisme lain ( c/ Candida albicans )
Setelah menopause
Laktobacillus berkurang jumlahnya
Masa prepubertas
Wanita hamil 15-20% : Streptococcus
group B ( streptococcus agalactica)
m.o pada vagina yang dapat menyebabkan
infeksi pada bayi baru lahir (sepsis &
meningitis ) infeksi
melalui jalan lahir