0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
271 tayangan12 halaman

Fungsi dan Jenis-Jenis Scanner Komputer

Scanner adalah alat input yang membaca gambar dan menghasilkan file digital. Scanner bekerja dengan cara memindai gambar baris demi baris menggunakan sensor CCD yang kemudian mengubah intensitas cahaya menjadi sinyal digital untuk disimpan sebagai file gambar. Terdapat beberapa jenis scanner seperti flatbed, ADF, dan handheld.

Diunggah oleh

IbnuNizam Soamole
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
271 tayangan12 halaman

Fungsi dan Jenis-Jenis Scanner Komputer

Scanner adalah alat input yang membaca gambar dan menghasilkan file digital. Scanner bekerja dengan cara memindai gambar baris demi baris menggunakan sensor CCD yang kemudian mengubah intensitas cahaya menjadi sinyal digital untuk disimpan sebagai file gambar. Terdapat beberapa jenis scanner seperti flatbed, ADF, dan handheld.

Diunggah oleh

IbnuNizam Soamole
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SCANNER

Di dalam sebuah sistem komputer, scanner


adalah sebuah alat input yang berfungsi
sebagai penghasil gambar digital (image
digitizer).
Cara
kerja
scanner
dalam
membaca gambar ada kemiripan dengan
mesin foto kopi, namun tidak seperti fotokopi
dimana hasil pembacaan tersebut berupa
hasil cetakan dalam lembar kertas dari citra
yang dibaca, scanner akan menampilkan
hasilnya di layar monitor untuk dapat di
simpan sebagai sebuah file digital.

MESIN SCANNER

Scanner sendiri dalam bidang keteknikan


adalah istilah untuk alat yang mampu
membaca bentuk atau sifat fisika suatu
benda, misalnya bentuk dua dimensi benda,
bentuk tiga dimensi benda, suhu suatu
wilayah daratan, kondisi otak manusia, suhu
tubuh manusia, dan lain sebagainya.
Misalnya di bidang kedokteran dikenal alat
CT Scan (Computed tomography-Scan) yaitu
alat yang dapat menghasilkan gambar dua
atau tiga dimensi dari keadaan bagian
dalam tubuh pasien.

Bentuk Lain dari mesin Scan

Jenis-jenis Scanner :

Flat bed
Jenis ini adalah jenis yang paling banyak
dijumpai, karena harganya relatif paling
murah, cocok untuk penggunaan
pribadi. Jenis ini dapat dicirikan dari
bentuknya yang persegi panjang.
Memiliki sebuah papan penutup, dan
lapisan kaca tempat meletakkan
gambar. Untuk menggunakannya anda
harus meletakkan gambar satu persatu
untuk setiap pengambilan gambar.

Automatic Document Feeder


Jenis ini memiliki kelebihan
kemudahan dalam penggunaan.
Anda dapat meletakkan gambargambar yang akan dibaca,
selanjutnya alat ini secara
otomatis akan mengambil
sendiri gambar-gambar tersebut
dan membacanya, untuk
selanjutnya disimpan sebagai
file dijital. Harganya sudah tentu
lebih mahal dibanding jenis flat
bed. Jenis ini memang cocok
untuk perkantoran yang
memiliki banyak gambar yang
akan di-scan.

Andheld
Jenis ini membutuhkan keterampilan yang lebih
dari penggunanya. Pengguna dengan tangannya
akan menggerakan scanner ini di atas gambar
yang akan dibacanya. Karena proses pembacaan
data oleh scanner sangat sensitif, maka gambar
yang dihasilkan kualitasnya kurang baik, akibat
kecepatan gerakan yang tidak rata. Umumnya
scanner jenis ini bersifat monochrome, atau
tepatnya hanya dapat menghasilkan warna hitam
putih saja.

Drum
Jenis ini adalah jenis-jenis yang awal
dikembangkan . Jenis ini menggunakan
photomultiplier tubes (PMT) untuk membaca
data gambar. Jenis ini menghasilkan kualitas
yang lebih baik di banding jenis lainnya.
Namun karena harganya relatif mahal, maka
jenis ini sudah tidak banyak digunakan.
Banyak orang beralih menggunakan jenis
flatbed berkualitas tinggi. Tetapi jenis ini masih
tetap digunakan oleh pihak-pihak yang
membutuhkan kualitas yang baik, seperti
museum atau seniman yang akan menyimpan
hasil kerja seninya.

Atribut Scanner
Dalam menggunakan scanner perlu diperhatikan beberapa sebuah
scanner, atribut-atribut yang dimaksud adalah :
Jenis Pewarnaan Jika anda sedang men-scan lembar tulisan, ada
baiknya anda mengatur warna hitam putih saja, tetapi jika anda
ingin men-scan sebuah foto berwsarna atau sebuah lukisan, maka
gunakanlah jenis pewarnaan true color yang membutuhkan
resolusi tinggi.

Resolusi Resolusi menentukan seberapa detil sebuah gambar


dapat diambil. Jika gambar tersusun atas titik-titik, maka resolusi
gambar menentukan seberapa banyak titik penyusun gambar per
wilayah. Dalam konsep gambar dijital, wilayah gambar tersusun
atas satuan yag disebut pixel(picture element). Titik-titik tersebut
adalah data yang dibaca oleh CCD. Semakin banyak CCD yang
digunakan berarti resolusi yang dihasilkan dapat semakin tinggi.
Namun perlu diketahui bahwa terdapat dua jenis resolusi, pertama
adalah resolusi optis, yaitu resolusi yang dihasilkan CCD. Kedua
adalah resolusi interpolasi, yaitu resolusi yang dihasilkan dari
interpolasi perangkat lunak. Semakin besar resolusi sebuah
gambar, maka pada saat dicetak gambarnya akan semakin besar.

Komponen-komponen Scanner

Komponen-komponen yang dimaksud adalah komponen-komponen


pada scanner flatbed. Komponen tersebut adalah :
Alas kaca
Alas kaca digunakan sebagai wadah dari gambar yang akan dibaca.
Sumber Cahaya
Sumber cahaya berupa lampu dengan intensitas cahaya cukup tinggi
akan menghasilkan cahaya yang diarahkan ke gambar.
Sensor sinar pantulan
Jenis yang umum digunakan untuk jenis scanner flat bed adalah
sensor CCD(charge-coupled devices). Alat ini berfungsi seperti mata
yang akan membaca sinar pantulan dari gambar Untuk mengarahkan
sampai ke CCD, cahaya pantulan dari gambar diarahkan dengan
menggunakan sejumlah cermin dan lensa scanner.
Motor Stepper dan pita bergerigi
Karena data dibaca baris perbaris, maka dibutuhkan motor stepper
dan pita bergerigi untuk menggerakan lampu dan CCD.
Penutup
Penutup digunakan untuk menghindari sinar luar yang masuk,
sehingga data yang dibaca oleh CCD benar-benar data pantulan dari
gambar yang sedang dibaca.

Cara Kerja Scanner


1) Gambar yang akan dipindai diletakan di atas permukaan kaca
pemindai
2) Sebelum gambar dipindai, komputer akan menentukan seberapa
jauh motor stepper yang membawa lampu akan maju, jaraknya
ditentukan oleh panjang gambar dan posisi gambar di kaca
pemindai.
3) Lampu mulai menyala dan motor stepper akan mulai berputar
untuk menggerakkan lampu hingga posisi akhir gambar.
4) Cahaya yang dipancarkan lampu ke gambar akan segera
dipantulkan,kemudian pantulan yang dihasilkan akan dibaca oleh
sejumlah cermin menuju lensa scanner.
5) Cahaya pantulan tersebut akhirnya akan sampai ke sensor CCD
6) Sensor CCD akan mengukur intensitas cahaya dn panjang
gelombang yang dipantulkan dan merubahnya menjadi tegangan
listrik analog.
7) Tegangan analog tersebut akan diubah menjadi nilai dijital oleh
alat pengubah ADC(analog to Digital)
8) Sinyal dijital dari sensor CCD akan dikirim ke papan lojik dan
dikirimkan kembali ke computer dalam bentuk data dijital yang
menunjukan warna pada titik-titik gambar yang dipantulkan.

Anda mungkin juga menyukai