AROMATERAPI
Pengertian
Aromaterapi
merupakan
metode
pengobatan
melalui indera penciuman yang berasal dari bahan
tanaman tertentu. Awalnya hanya terdapat dalam
bentuk cairan esensial. Seiring perkembangan
zaman, ada berbagai bentuk aromaterapi, mulai dari
minyak esensial, dupa, lilin, garam, minyak pijat,
dan sabun
Bahan yang digunakan adalah zat aktif yang diambil
dari sari tumbuh tumbuhan aromatik (ekstraksi dari
bunga, daun, akar, batang/ranting, buah biji dll)
yang memberikan efek stimulasi atau relaksasi
(Hutasoit, 2002 dalam Wahyuningsih, 2014).
Jenis Aromaterapi
Aroma Lavender memiliki efek menenangkan, serta membantu mereka yang
mengalami susah tidur, agar tidur lebih nyenyak. Lavender juga menormalkan,
serta membersihkan kulit. Merawat infeksi paru-paru, sinus, vaginal termasuk
jamur, radang tenggorokan, asma, kista dan peradangan lain. Meningkatkan
daya tahan tubuh, regenerasi sel, luka terbuka, infeksi kulit dan sangat nyaman
untuk kulit bayi.
Lemon merupakan aroma yang digunakan untuk menenangkan suasana.
Aromanya yang menggemaskan dapat meningkatkan rasa percaya diri, merasa
lebih santai, dapat menenangkan syaraf, tetapi tetap membuat kita sadar.
Cendana atau Sandalwood memberikan aroma yang dapat membantu
menciptakan dan menuangkan ide kreatif. Selain dapat mengurangi depresi,
harum cendana dipercaya dapat mengatasi masalah sulit tidur serta masalah
lain yang berhubungan dengan stres. Selain itu, aromanya sangat bermanfaat
digunakan saat meditasi.
Ginger atau jahe, dapat melindungi tubuh dari rasa kedinginan, demam, mualmual, pencernaan, anti peradangan, infeksi saluran kencing, kandung kemih,
menghancurkan segala jenis parasit usus dan menormalkan tekanan darah.
Penggunaan minyak essensial juga tidak boleh
sembarangan. Berikut tips aman menggunakan
minyak essensial:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Simpan semua minyak essensial dalam botol gelap dan jangan terkena
panas, matahari dan sinar secara langsung
Minyak essensial hanya digunakan sebagai obat luar
Jangan sampai terkena mata, jika terkena mata maka bilas dengan susu
atau minyak sayur dan segera periksakan ke dokter.
Banyak minyak essensial yang sensitif terhadap cahaya, yang berarti bisa
menimbulkan reaksi dengan kulit jika terkena sinar matahari, maka jangan
menggunakan minyak essensial jika akan keluar rumah.
Beberapa minyak essensial mungkin menyebabkan iritasi kulit, hentikan
jika terjadi iritasi.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Minyak essensial biasanya bersifat mudah meledak karena itu jauhkan dari
sumber api seperti lilin, ataupun barang yang menimbulkan api.
Ibu hamil sebaiknya tidak menggunakan minyak essensial tanpa
konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Pijat aromaterapi tidak diizinkan untuk orang yang sakit atau pernah
mengalami patah tulang
Cara penggunaan
Aroma terapi dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu melalui :
Inhalasi
Aromaterapi yang digunakan melalui inhalasi caranya ialah minyak aromaterapi
ditempatkan diatas peralatan listrik, dimana peralatan listrik ini sebagai alat
penguap. Peralatan listrik harus dicek oleh petugas sebelum digunakan demi
keamanan pasien. Kemudian dilakukan penambahan 2 -5 tetes minyak aroma
terapi dalam vaporiser dengan 20 ml air untuk dapat menghasilkan uap air
Pijat
Teknik pijat adalah yang paling umum. Melalui pemijatan, daya penyembuhan
yang dikandung minyak essensial bisa menembus melalui kulit dan dibawa ke
dalam tubuh, mempengaruhi jaringan internal dan organ organ tubuh
Kompres
Penggunaan aromaterapi melaui kompres hanya sedikit membutuhkan minyak
aromaterapi.
Berendam
Cara lain dalam menggunakan aroma terapi adalah dengan menambahkan
tetesan minyak esensial kedalam air hangat yang digunakan untuk berendam
CARA KERJA
Proses penciuman terbagi dalam tiga tahap; dimulai
dengan penerimaan molekul bau tersebut oleh
olfactory epithelium, yang merupakan suatu reseptor
yang berisi 20 juta ujung saraf. Selanjutnya bau
tersebut akan ditransmisikan sebagai suatu pesan ke
pusat penciuman yang terletak pada bagian belakang
hidung (Howard dan Hughes, 2007).
Pusat penciuman sebesar biji buah delima pada
pangkal otak. Pada tempat ini berbagai sel neuron
menginterpretasikan bau tersebut dan mengantarnya
ke sistem limbik yang selanjutnya akan dikirim ke
hipotalamus untuk diolah (Deveraux, 2002).
Aromaterapi Lavender untuk
Mengurangi Kecemasan dalam
Memperbaiki Kualitas Tidur pada
Lansia
Sari minyak bunga lavender diambil dari
bagian pucuk bunganya (Hutasoit 2002).
Minyak lavender diperoleh dengan cara
distilasi bunga. Komponen kimia utama
yang dikandungnya adalah lianil asetat,
[Link]
lavender
dapat
meningkatkan gelombang-gelombang alfa
didalam otak dan gelombang inilah yang
membantu untuk menciptakan keaadan
yang rileks
Cara paling mudah untuk
mengekstrak esensi dari lavender
adalah dengan merendam bunga
lavender dalam minyak tanpa aroma
di wadah kaca kecil. Setelah itu,
biarkan sari dari bunga lavender
terserap ke dalam minyak.
Tinggalkan selama 48 jam dan
kocoklah setiap 12 jam sekali.
Setelah 48 jam, saringlah minyak
yang didapat dari campuran bunga
lavender. Peras halus untuk
memperoleh semua minyak yang
CARA PEMBUATAN LILIN
AROMATERAPI LAVENDER
Alat dan Bahan
Alat yang dibutuhkan yaitu :
Pemanas
Panci tempat peleburan
Penangas air
Cetakan tempat lilin
Bahan bahan yang dibutuhkan yaitu :
Minyak atsiri adalah bahan utama aromaterapi.
Minyak esensial yang dipakai adalah Lavander.
Bees wax ( madu lebah) atau sari pohon palm
Benang bol
Cara pembuatan
Persiapan awal
Ikat benang bol di lidi kecil atur agar benang
jatuh ke dasar dan tetap berada di tengah
gelas.
Pembuatan lilin
Masukkan bees wax ke wadah tempat peleburan.
Isi penangas air dengan air sepertiga tinggi penangas dan
letakkan wadah tempat peleburan di atasnya.
Lalu panaskan dengan api kecil dan aduk perlahan hingga
bees wax mencair.
Tambahkan pewarna sedikit demi sedikit sehingga didapat
warna yang di kehendaki.
Kemudian angkat penangas dari api lalu tambahkan minyak
astiri aromaterapi ke dalam campuran bees wax.
Tuangkan campuran bees wax ke dalam cetakan llilin.
Setelah lilin mengeras, lilin Aromaterapi Lavender siap
digunakan