PHB
Instalasi Motor Listrik (L6)
Tujuan
Dapat memahami peraturan-peraturan
seputar instalasi listrik dalam PUIL
Dapat menafsirkan dan menentukan
suatu aturan-aturan yang ditetapkan
dalam PUIL
Dapat memegang teguh PUIL untuk
semua bangunan di masa yang akan
datang
Definisi menurut PUIL 2000
Perlengkapan hubung bagi (PHB) adalah
suatu perlengkapan untuk membagi tenaga atau
mengendalikan dan melindungi sirkit dan
pemanfaat listrik mencakup pemutus sirkit,
papan hubung bagi tegangan rendah dan
sejenisnya.
Panel hubung bagi adalah perlengkapan
hubung bagi yang pada tempat pelayanannya
berbentuk suatu panel atau kombinasi panelpanel, terbuat dari bahan konduktif atau tidak
konduktif yang dipasang pada suatu rangka yang
dilengkapi dengan perlengkapan listrik seperti
sakelar, kabel dan rel.
Pengertian PHB
Panel hubung bagi adalah peralatan yang
berfungsi menerima energi listrik dariPLN
dan selanjutnya mendistribusikan dan
sekaligus mengontrol penyaluran energi
listrik tersebut melalui sirkit panel utama
dan cabang ke PHB cabang ataulangsung
melalui sirkit akhir ke beban yang berupa
beberapatitik lampu dan melalui kotakkontak ke peralatan pemanfaatan listrik
yang berada di dalam bangunan.
Sesuai dengan kegunaan dari panel listrik, maka
dalamperancangannya harus sesuai dengan
syarat dan ketentuan serta standar panel listrik
yang ada. Untukpenempatan panel listrik
hendaknya disesuaikan dengan situasi bangunan
dan terletak ditempat yang mudah dijangkau
dalam memudahkan pelayanan. Panel harus
mendapatkan ruang yang cukup luas sehingga
pemasangan,
pemeliharaan,
perbaikan,
pelayanan dan lalu lintas dapat dilakukan
dengan mudah dan aman.
Fungsi PHB
Penghubung
Panel berfungsi untuk menghubungkan antara satu rangkaian listrik
dengan rangkaian listrik lainnya pada suatu operasi kerja. Panel
menghubungkan suplay tenaga listrik dari panel utama sampai ke
beban-beban baik instalasi penerangan maupun instalasi tenaga.
Pengaman
Suatu panel akan bekerja secara otomatis melepas sumber atau suplay
tenaga listrik apabila terjadi gangguan pada rangkaian. Komponen yang
berfungsi sebagai pengaman pada panel listrik ini adalah MCCB dan
MCB.
Pembagi
Panel membagi kelompok beban baik pada instalasi penerangan maupun
pada instalasi tenaga. Panel dapat memisahkan atau membagi suplay
tenaga listrik berdasarkan jumlah beban dan banyak ruangan yang
merupakanpusat
[Link]
beban
dan juga untuk membagi fasa R, fasa S, fasa T agar mempunyai beban
yang seimbang antar fasa.
Penyuplai
Panel menyuplai tenaga listrik dari sumber ke beban.
Panel sebagai penyuplai, dan mendistribusikan tenaga
listrik dari panel utama, panel cabang sampai ke pusat
beban baik untuk instalasi penerangan maupun instalasi
tenaga.
Pengontrol
Fungsi panel sebagai pengontrol merupakan fungsi
paling utama, karena dari panel tersebut masing-masing
rangkaian beban dapat [Link] beban pada
bangunan baik instalasi penerangan maupun instalasi
tenaga dapat dikontrol dari satu tempat.
Tipe PHB
Menurut PUIL 2000 ; 6.3.2 6.4.3 jenis panal hubung bagi terdiri-dari:
Panel Hubung Bagi tertutup pasang dalam
Panel Hubung Bagi tertutup pasang dalam adalah panel yang sudah
komponen-komponennya ditempatkan didalam kotak panel yang
tertutup dan terpasang didalam ruangan.
Panel Hubung Bagi tertutup pasang luar
Panel Hubung Bagi tertutup pasang luar adalah panel yang seluruh
komponen-komponen ditempatkan didalam kotak panel yang tertutup
dan dipasang diluar ruangan. Bahan yang digunakan harus tahan cuaca.
Panel Hubung Bagi terbuka pasang dalam
Panel Hubung Bagi terbuka pasang dalam tidak boleh ditempatkan dekat
saluran gas, saluran uap, saluran air atau saluran lainnya yang tidak ada
kaitannya dengan Panel Hubung Bagi (PHB) tersebut.
Panel Hubung Bagi terbuka pasang luar
Tempat pemasangan Panel Hubung Bagi (PHB) terbuka pasang luar harus
merupakan perlengkapan yang tahan cuaca. Perlengkapan atau harus
mempunyai saluran air sehingga dapat dicegah terjadinya genangan air.
Tata Letak
Penempatan Panel Hubung Bagi (PHB):
1. Tinggi maksimal dari lantai 1,2 2m.
2. Di depan panel harus memiliki ruang
bebas yang cukup luas.
3. Saat membuka panel ini tidak
terganggu oleh benda apapun.
4. Pintu harus bisa terbuka penuh.
5. Panel dipasang pada tempat yang
sesuai, kering dan berventilasi cukup.
Komponen Panel Hubung
Bagi
Panel Hubung Bagi dalam
pengontrolan tenaga untuk
Instalasi
Motor
Listrik
penting untuk mengetahui
komponen-komponen yang
ada didalamnya agar tidak
terjadi penyalah gunaan
fungsi
dan
harus
memanfaatkan
semua
komponen sesuai dengan
fungsi komponen.
MCB
Miniature Circuit Breaker atau yang
dikenal dengan MCB pada dasarnya
adalah suatu alat yang bekerja dengan
cara semi otomatis yang dapat digunakan
untuk pengaman terhadap beban lebih
atau hubung singkat.
Rel Omega
Rel Omega merupakan suatu tempat
dimana diletakannya suatu komponen
seperti MCB dan Kontaktor Magnet.
Kabel Duct
Kabel duct dirancang sebagai saluran kawat yang
lapisannya horizontal dan vertikal pada peralatan
yang sama. Semua pengawatan pada permukaan
depan,
sehingga
memudahkan
pada
waktu
pemasangan dan perbaikan/perubahan. Terbuat dari
PVC dan tidak memiliki bagian logam sehingga tidak
terjadi kontak dengan penghantar yang terpasang.
Rangkaian kontrol
Saklar tombol tekan (Pushbutton)
Saklar tombol tekan merupakan alat pembuka
atau penutup rangkaian yang
pengoperasiannya dilakukan dengan menekan
tombol tersebut. Saklar ini berfungsi sebagai
saklar bantu untuk pengoperasian kontaktor
ataupun MCCB.
Kontaktor Magnet
Kontaktor merupakan sejenis saklar/kontak
yang bekerja dengan bantuan daya magnet
listrik dan mampu melayani arus beban
listrik yang besar dan mampu
menyambung ataupun membuka rangkaian
listrik secara berulang-ulang.
Lampu Indikator
Lampu indikator atau lampu tanda merupakan
sebuah
tanda
yang
menggambarkan
bahwasanya aliran arus listrik pada panel dalam
keadaan bekerja atau mengalir. Biasanya terdiri
dari tiga warna lampu yaitu warna merah,
kuning, dan hijau yang dipasang pada pintu
panel.
Konduktor
Konduktor yang digunakan dalam PHB adalah
Kabel, yaitu bagian dari instalasi listrik yang
berfungsi menghantarkan arus listrik sampai ke
peralatan listrik. Warna kabel yang digunakan
biasanya merah, hitam, kuning sebagai fasa
sedangkan netral adalah warna biru.
Dalam pemasangan rangkaian dalam
PHB haruslah diperhatikan K3 dan
prosedur-prosedur yang ada.
Menggunakan peralatan sesuai dengan
fungsinya dan harus teliti dalam
perakitannya.
Hindari kabel-kabel yang bersentuhan
langsung (terutama antara fasa dan
netral harus dipisahkan)
Kerapihan konduktor termasuk prosedur
yang harus dilaksanakan.
END