0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan16 halaman

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi. Penyakit ini disebabkan oleh respon kekebalan tubuh yang salah terhadap sendi, sehingga menyebabkan nyeri, kekakuan dan kerusakan sendi. Dokumen ini membahas definisi, patofisiologi, tujuan terapi, dan akibat jika tidak diobati dari penyakit rheumatoid arthritis.

Diunggah oleh

feriana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan16 halaman

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi. Penyakit ini disebabkan oleh respon kekebalan tubuh yang salah terhadap sendi, sehingga menyebabkan nyeri, kekakuan dan kerusakan sendi. Dokumen ini membahas definisi, patofisiologi, tujuan terapi, dan akibat jika tidak diobati dari penyakit rheumatoid arthritis.

Diunggah oleh

feriana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Rheumatoid Arthritis

KELOMPOK IX:
Nurfitratul Aqidah
(165020001)
Zahra
(165020010)
Muhammad Ridwan
(165020020)
Feriana Tri Andriyani
(165020054)
Ida Laksmi Septiana
(165020067)

KASUS
Seorang perempuan, usia 42 tahun,
melakukan pemeriksaan kesehatan di
puskesmas dengan keluhan setiap pagi
merasakan kekakuan pada sendi selama
beberapa jam, kelelahan berlebihan, nyeri
sendi pada lutut dan jari tangan serta otot.
Dokter
mendiagnosapasien
pasien
rheumatoid arthritis dan memberikan resep
dengan obat sebagai berikut: ebetrex
tablet 2,5 mg 1 x 2 hari 1 tablet dc dan
natrium diklofenak 50 mg tablet 2 kali
sehari.

Sebutkan definisi penyakit rheumatoid arthritis dan


jelaskan patofisiologi penyakit ini
Definis
i

Rheumatoid Arthritis adalah suatu penyakit


autoimun dimana persendian (biasanya
sendi
tangan
dan
kaki)
mengalami
peradangan,
sehingga
terjadi
pembengkakan,
nyeri
dan
seringkali
menyebabkan kerusakan pada bagian dalam
sendi.
American College of Rheumatology (2002),
rheumatoid arthritis adalah penyakit kronis
(jangka panjang) yang menyebabkan nyeri,
kekakuan,
pembengkakan
serta
keterbatasan gerak dan fungsi banyak sendi.

PATOFISIOLOGI

TUJUAN TERAPI
1. Menghilangkan gejala peradangan/inflamasi
yang aktif baik lokal maupun sistemik
2. Mencegah terjadinya kerusakan pada jaringan
3. Mencegah terjadinya deformitas atau kelainan
bentuk sendi dan menjaga fungsi persendian
agar tetap dalam keadaan baik
4. Mengembalikan kelainan fungsi organ dan
persendian yang mengalami rheumatoid
arthritis agar
sedapat mungkin menjadi
normal kembali.

akibat yang terjadi bila penyakit ini


tidak mendapat terapi
Sendi yang terkena bisa menjadi cacat, kinerja tugas
bahkan tugas biasa sekalipun mungkin akan sangat
sulit atau tidak mungkin yang mempengaruhi
kualitas hidup pasien
Rheumatoid arthritis merupakan penyakit sistemik yg
dapat mempengaruhi bagian lain dr tubuh selain
sendi. Efek ini meliputi:
1. Anemia
6. penyakit jantung
2. Infeksi 7. sindrom Sjgren
3. Masalah gastrointestinal 8. sindrom Felty
4. osteoporosis 9. Limfoma dan kanker
5. Penyakit paru-paru
lainnya.

Konsep terapi kasus rheumatoid


arthritis

Tabel 1. Informasi Obat.

DMARD

Mekanisme kerja

Dosis

Waktu
timbulnya
respon

Methotrexate Inhibitor
dihidrofolat 7,5 25 mg p.o, 1 2 bulan
(MTX)
reduktase, menghambat IM atau SC per
kemotaksis,efek
anti- minggu
NON
inflamasi melalui induksi
BIOLOGIK
pelepasan adenosin
(Konvension
al)

Natrium
diklofenak

1 2 bulan

Efek samping

Mual,
diare,
kelemahan,
ulkus
mulut, ruam, alopesia,
gangguan fungsi hati,
penurunan leukosit dan
trombosit,
pneumonitis,
sepsis,
penyakit hati, limfoma
yang
berhubungan
dengan EBV, nodulosis
Mual,
diare,
kelemahan,
ulkus
mulut, ruam, alopesia,
gangguan fungsi hati,
penurunan leukosit dan
trombosit,
pneumonitis,
sepsis,
penyakit hati, limfoma

Apakah ada DRPs pada kasus pengobatan pasien ini? Jika ada
bagaimana cara pengatasannya? Jika perlu, lakukanlah
komunikasi dengan dokter penulis resep untuk mencari solusi
dalam mengatasi DPRs

Dalam kasus terjadi DPRs yaitu,


Penggunaan natrium diklofenak dengan
ebetrex (methotrexat) secara per oral
interaksi
natrium diklofenak dapat meningkatkan
methrotreksat dengan cara menurunkan
klirens ginjal. NSID dapat mengurangi
sekresi
tubular
methotrexat
dan
meningkatkan toksisitas methotrexat.
Penanganan : natrium diklofenak diberikan
secara topikal

Jelaskan mekanisme aksi obat yang anda berikan


kepada pasien!
Methotrexat yang masuk kedalam tubuh akan
diserap ke dalam sel, kemudian dipecah menjadi
adenosine. Dengan adanya penambahan jumlah
adenisin melalui pemecahan methotrexat akan
terjadi peningkatan jumlah adenosine di dalam
sel. Adenosine merupakan senyawa endogen
yang diproduksi oleh sel dan jaringan yang
bertanggung jawab terhadap stress fisik ataupun
yang diakibatkan oleh metabolit, sehingga
adenosine berperan sebagai agen anti-inflamasi.

FYI

: Kemampuan methotrexat sebagai antiinflamasi ditunjukkan dengan adanya gugusan


adenine yang dilepaskan dari methotrexat.

Tentukan terapi non farmakologi yang anda


sarankan untuk mengoptimalkan pengobatan
pasien!
TERAPI NON FARMAKOLOGI
Istirahat
Terapi okupasi
Terapi fisik
Penggunaan alat bantu
Penurunan berat badan
Operasi
Makanan yang harus dihindari:
- makanan laut
- minuman beralkohol
- jerohan
- makanan kaleng (kornet, sarden)
- buah-buahan tertentu seperti alpukat dan
durian

Sebutkan dan jelaskan parameter klinik yang akan


dipantau dalam evaluasi perkembangan penyakit
pasien!

Terima kasih

Anda mungkin juga menyukai