SESAR / FAULT
Defenisi
Sesar atau patahan adalah rekahan pada
batuan yang telah mengalami pergeseran
melalui bidang rekahannya
Sesar dapat berupa Bidang Sesar (Fault Plane)
atau rekahan tunggal
Jalur Sesar (Fault Zone) yang terdiri dari lebih
dari satu sesar
Sesar yang terjadi pada daerah yang cukup
dalam pada kondisi temperatur dan tekanan
tinggi akan berkembang sebagai jalur gerusan
(Shear Zones)
Tiga jenis sesar berdasarkan morphologinya
(Twiss dan Moore, 1992)
F o o tw a ll
b lo c k
H a n g in g
w a ll
b lo c k
A . F a u lt
B . F a u lt z o n e
C . D u c tile s h e a r z o n e
Unsur-unsur Pada Struktur Sesar
Bidang sesar bidang rekahan tempat
terjadinya pergeseran, yang
kedudukannya dinyatakan dengan jurus
dan kemiringan
Hanging wall bagian terpatahkan yang
berada diatas bidang sesar
Foot wall Bagian terpatahkan yang
berada dibawah bidang sesar
Throw besaran pergeseran vertikal pada
sesar
Heave besaran pergeseran horizontal
pada sesar
Slip pergeseran relatif sebenarnya
Separation pergeseran relatif semu
Diagram blok yang memperlihatkan
Throw dan Heave
Gerak Sesar
Sifat pergeseran pada bidangnya ; Gerak
Translasi (Lurus sejajar bidang sesar), Gerak
Rotasi (terputarnya melalui sumbu putar tertentu
pada bidangnya)
Sifat perpindahan tempat ; Gerak Absolut (tidak
pernah atau tidak mungkin dapat ditentukan),
Gerak Relatif (relatif semu; separation, relatif
sebenarnya; slip)
Sifat gerak relatif ; Gerak relatif semu, Gerak
relatif sebenarnya, Net slip
T h ro w
V e r tic a l
com ponent
Komponen geometri pada bidang
sesar (Twiss dan Moore, 1992)
Klasifikasi Sesar
Umum (Sesar Normal/Turun, Sesar
Reverse/Naik termasuk Thrust sesar
anjakan/sungkup, Sesar Mendatar)
Sifat Pergeseran (Slip ; gerak sebenarnya,
Separation ; gerak semu)
Sifat gerak terhadap bidang sesar (Dip
slip, Strike slip, Oblique slip)
D ip - s lip
fa u lt s
H a n g in g w a ll
b lo c k
H a n g in g w a ll
b lo c k
D ip - s lip
fa u lt s
F o o t w a ll
b lo c k
A . N o rm a l
F o o t w a ll
b lo c k
B . T h ru s t
O b li q u e s lip
fa u lt s
E . S in is t r a l- n o r m a l
C . R ig h t - la te r a l, o r d e x t r a l
D . L e ft - la t e r a l, o r s in is t r a l
R o ta t io n a l
fa u lt s
F . S in is t r a l- r e v e r s e
G .
Pergerakan relatif blok-blok sesar
(Twiss dan Moore, 1992)
Gejala sesar yang ditemukan
dilapangan
Primer (Slickensides; cermin sesar, Scratchs,
Spur, Trail, Friction Breccia; Breksi Sesar,
Mylonite, Joint;kekar, Discontinuity of
structures, Repeatedly of Rock Formation,
Drag fold)
Sekunder (Differences in Sedimentary,
Silicification an Mineralization, Fault
Scraps;gawir sesar, Triangular Facets, Offset
of Ridges, Break in a stream profile, Off
Stream, Hot Springs, Kaolinisasi, Spheroidal
Weathering, Microfold, Lithologic Boundaries,
Differences in Strike and Dip Sedimentary
Rocks, Topography Differences of Rocks,
Pembentukan danau pada daerah relatif tinggi
Sesar Normal (Sesar Turun)
Didaerah dengan keadaan geologi beragam
Didaerah dengan gejala tektonik tarikan
Pegunungan lipatan
Bagian luar suatu jalur orogen
Bagian puncak kubah atau lipatan
Sebagai pencerminan diatas permukaan
dari gejala sesar yang letaknya lebih dalam
Mempunyai kemiringan bidang sesar yang besar (>
45 derajat) dan dapat merubah kedudukan lapisan
batuan sedimen menjadi lebih besar hingga vertikal
Terdapat bersejajaran dengan bentuk tangga
Bidang sesar dengan cermin sesar, Scratchs, Spur,
Trail, Friction Breccia; Breksi sesar, Drag fold, Fault
Scraps;gawir sesar, Triangular Facets, Break in a
stream profile, Hot Springs, dan perubahan dip
lapisan secara mencolok
Terdapat gawir sesar
Umumnya arah kekar searah dengan bidang sesar
Sering memperlihatkan adanya reverse-drag
Terdapatnya antithetic fault
F O N D A T IO N S O F S T R U C T U R A L G E O L O G Y
KM
5
10
5
10
A
H a n g in g w a l l
a n t i c l in e
H a n g in g w a ll
s y n c li n e
R o ll o v e r
A
R am p
H a n g in g w a l l
H a n g in g w a ll b l o c k a
F la t
F o o t w a ll
F o o t w a l l b lo c k
L is t r i c F a u l t
D e ta c h m e n t
F la t
H o r s e ta ll F a u lts o r
L is t r u c F a n
F o o t w a ll
H a n g in g w a ll
L is t r i c F a n
5
4
C o n tro l H ig h
C o u n te r F a n
3
H a n g in g w a ll
2
S h o r tc u t F a u lt
4
3
E x t e n s io n a l D u p le x
R am p
H a n g in g w a l l
Geometri
dan Model
Sesar
Turun /
Normal
(Park,
1989)
Sesar Naik (Reverse dan Thrust)
Daerah dengan pengaruh tekanan pegunungan
lipatan yang muda
Daerah dengan endapan cekungan yang tebal
(back-arc basin)
Gejala sesar yang khas ditemukan berupa
oreientasi keatas yang terkesan pada bidang
sesarnya (seperti slickenside, spur, scratch, trail,
fault breccia dan drag fold)
Terdapat perbedaan fasies dalam batuan
sedimen dan micro fold
Kebanyakan sesar naik mempunyai kemiringan
bidang sesar < 45 derajat sampai mendekati
horizontal atau sering disebut sebagai low
angle fault
Bidang sesar merupakan zona kompleks dan
jarang merupakan bidang yang halus (smooth)
dengan jalur sesar kebanyakan berupa garis
lengkung
Sesar naik dicirikan oleh pola sesar ganda subparallel fault, dengan bidang sesar masingmasing searah (subparallel) dengan sumbu
lipatan
Adanya batuan yang lebih tua
menumpang diatas batuan yang lebih
muda
Adanya seretan (drag) akibat dari
pergerakan blok-blok sesar yang
menunjukkan gerakan relatif naik
Gejala seretan dan pembentukan sesarsesar sekunder
Sesar naik umumnya berasosiasi dengan
lipatan dan mempunyai hubungan yang
erat dengan pembentukan lipatan
Perulangan dari beberapa lapisan
F A U LT IN G
H a n g in g w a ll r a m p
H a n g in g w a ll
ra m p
fla t
F o o t w a ll
F o o tw a ll r a m p
A
D
ro o f th ru s t
im b r ic a t e z o n e
flo o r th r u s t
E
tria n g le z o n e
pop up
n o n s lip
fro n ta l ra m p
b a c k th ru s t
F
Geometri
dan Model
Sesar
Naik
(Park,
1989)
Sesar Geser Mendatar
Panjang, lurus atau lengkung lebar, sepanjang
jejaknya
Kemiringan terjal / curam yang beragam
Lebar, jalur teranyam dengan mylonit dan goresgaris horizontal
Berukuran panjang dan arahnya hampir lurus
mudah dikenal difoto udara
Sembul dan terban yang tak sistimatis
Lipatan-lipatan seretan yang menunjam dan
merencong
Tatanan stratigrafi yang saling menindih dan tidak
sama
Merupakan jalur peka erosi
Yang berukuran besar, mempunyai jumlah
pergeseran besar : semangko 25-30 km
Diatas permukaan, jalur pergeseran / pelenturan
lebar beberapa ratus ribu meter
Pembentukan depresi dan pembubungan (akibat
penyimpangan pada arah secara merencong)
Struktur penyerta ; rekahan, lipatan, struktur bentuk
bunga (flower structure)
Gejala khas Slickenside, Scratchs, Spur, Trail,
Friction Breccia; Breksi sesar, Discontinuity of
structures, Repeatedly of Rock Formation, Offset of
Ridges dan Off Stream
F O N D A T IO N O F S T R U C T U R A L G E O L O G Y
Geometri
dan Model
Sesar
Geser
(Park,
1989)
S Y N T H E T IC
S T R IK E - S L IP
FA U LT
N O R M AL
FA U LT
TH R U ST
O R R EVER SE
F A U LT
f a u lt t e r m in a t io n
A N T IT H E T I C
S T R IK E - S L IP
F A U LT
A
B
f a u lt o v e r la p
B e fo re m o v e m e n t
A fte r m o v e m e n t
(A )
(B )
1
P O S I T IF F L O W E R S T R U C T U R E
O ut of page
In to p a g e
N E G A T IF F L O W E R S T R U C T U R E
TERIMA KASIH