0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
197 tayangan3 halaman

Sindrom Kulit Terkelupas Staphylococcal

SSSS merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan demam, ruam merah yang menyebar ke seluruh tubuh, dan kulit menjadi sangat halus dan mudah terkelupas. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan penyebabnya. Penanganannya meliputi pemberian cairan dan elektrolit untuk mencegah sepsis, antibiotik resisten penisilinase, serta krim untuk mengurangi nyeri. Kortikosteroid dilarang karena dapat memperburuk kondis

Diunggah oleh

andoithinker
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
197 tayangan3 halaman

Sindrom Kulit Terkelupas Staphylococcal

SSSS merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan demam, ruam merah yang menyebar ke seluruh tubuh, dan kulit menjadi sangat halus dan mudah terkelupas. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan penyebabnya. Penanganannya meliputi pemberian cairan dan elektrolit untuk mencegah sepsis, antibiotik resisten penisilinase, serta krim untuk mengurangi nyeri. Kortikosteroid dilarang karena dapat memperburuk kondis

Diunggah oleh

andoithinker
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Stapylococcal

Scalded Skin
Syndrome (SSSS)

Manifestasi klinis
Gejala prodromal berupa demam dan iritabel.
Ruam makula eritem tampak pertama kali di
sekitar mulut dan hidung.
Kulit tampak halus yang kemudian menyebar
generalisata dan kemudian tampak seperti
"sandpaper".
Lesi terutama pada daerah fleksor, terutama lipat
paha, aksila dan leher. Setelah 1-2 hari kulit menjadi
berkerut dan dapat terjadi bula, mudah mengelupas
(Nikolskys sign), kulit nyeri bila disentuh. Selanjutnya
2-3 hari permukaan kulit menjadi kering dan
berkrusta. Penyembuhan terjadi setelah 10-14 hari.

Diagnosis :
Kultur dari kulit dan cairan bula.

Komplikasi :
Sepsis dan endokarditis bakterialis.

Terapi :
Suportif, mencegah sepsis, balans cairan dan elektrolit.
Antibiotik resisten penisilinase.
Kortikosteroid merupakan kontraindikasi mutlak karena dapat
meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas.
Krim emolien dapat mengurangi rasa nyeri pada kulit yang
terkelupas.

Anda mungkin juga menyukai