100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
277 tayangan11 halaman

Tutorial Penggunaan SGeMS Software

Tutorial ini menjelaskan langkah-langkah melakukan kriging ordinary pada data konduktivitas hidrolik menggunakan perangkat lunak SGeMS, meliputi pembuatan grid, input data, analisis variogram dan histogram, kriging, ekstrak hasil kriging, penyusunan data ekstrak, dan input ke ModFlow.

Diunggah oleh

kubukansuperstar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
277 tayangan11 halaman

Tutorial Penggunaan SGeMS Software

Tutorial ini menjelaskan langkah-langkah melakukan kriging ordinary pada data konduktivitas hidrolik menggunakan perangkat lunak SGeMS, meliputi pembuatan grid, input data, analisis variogram dan histogram, kriging, ekstrak hasil kriging, penyusunan data ekstrak, dan input ke ModFlow.

Diunggah oleh

kubukansuperstar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tutorial SGeMS

(real time course-based)


Materi:
1. Membuat Grid Cartesian
2. Input data konduktivitas hidrolik
3. Melakukan Ordinary Kriging (OK)
4. Ekstrak data kriging
5. Penyusunan data kriging yang telah di-ekstrak

Anwar

February 2015

1. Membuat Grid Cartesian


Kuantifikasi data yang
akan digunakan; seperti
jumlahnya, nilai minimum
dan maksimum, untuk
menentukan jumlah cell
yang akan digunakan
nantinya

Klik Menu Object > Create


Cartesian Grid > masukkan nilai
data pada x, y dan z sesuai
kebutuhan dan jumlah data yang
akan digunakan

2. Input data konduktivitas


hidrolik
Klik Menu Object >
Load Object > pilih
data txt yang akan
diinput
Setelah itu, pilih
Point Set pada
select object type,
klik next
Ketik Pointset
name, atur kolom
kordinat sesuai
data, klik Finish

3. Melakukan Ordinary Kriging


(OK)
Klik Object yang akan dilakukan Kriging terlebih dahulu (sebagai
contoh: klik object Nilai Konduktivitas Hidrolik)
Sebelum melakukan Kriging, maka lihat dulu Histogram dan
Variogram nya; dengan cara Menu Data Analysis > Histogram
dan Variogram

histogram
Hasil histogram > lihat
data variance nya, yaitu
0.414

variogram
Klik Menu Data Analysis >
variogram, pilih Compute
variograms from scrath;
kemudian pilih Grid Name sesuai
dengan nama Object yang dipilih
tadi, terus klik Next
Masukkan semua kolom yang
dibutuhkan untuk diisi (try and
error), kemudian klik Next. Jangan
lupa untuk di-capture
Setelah itu tentukan haris
variogram nya, dan capture data
nya atau simpan data nya. Hal ini
penting dilakukan karena nanti
data tersebut akan digunakan
dalam melakukan Ordinary
Kriging

Ordinay Kriging
Klik Object yang akan di
kriging terlebih dahulu
(biasanya akan berwana merah
jika sudah di-klik)
Pilih Algorithms > Estimation >
kriging (Ordinary)
Kemudian isi kolom yang ada
di bawahnya sesuai dengan
object yang di akan di kriging

4. Ekstrak data kriging


Object yang telah dilakukan
Ordinary Kriging selanjutnya
harus diekstrak agar dapat
diinput ke dalam ModFlow

5. Penyusunan data kriging yang


telah di-ekstrak
Copy-Paste data hasil ekstrak nilai
kriging (yang berupa file txt) ke
dalam excel. Data tersebut memiliki
kordinat 3 dimensi. Data tersebut
diurutkan mengikuti aturan berikut:
Dari atas ke bawah, nilai Cell sumbu Z adalah dari
yang paling kecil menuju ke nilai cell yang paling
besar
Di dalam satu cell Z, ada nilai cell Y dari yang paling
kecil ke yang paling besar juga
Di dalam cell Y, ada nilai cell X dari yang paling kecil
ke yang paling besar juga

Antilog-kan nilai kriging yang ada


(dengan cara formula excel:
=[cell]^10)
Setelah semuanya selesai, pecah
data tersebut ke dalam file TXT
sesuai dengan nilai cell Z nya. Satu
file TXT hanya berisi nilai pada satu
cell Z saja

6. Input data kriging ke ModFlow


Copy-Paste data hasil ekstrak nilai
kriging (yang berupa file txt) ke
dalam excel. Data tersebut memiliki
kordinat 3 dimensi. Data tersebut
diurutkan mengikuti aturan berikut:
Dari atas ke bawah, nilai Cell sumbu Z adalah dari
yang paling kecil menuju ke nilai cell yang paling
besar
Di dalam satu cell Z, ada nilai cell Y dari yang paling
kecil ke yang paling besar juga
Di dalam cell Y, ada nilai cell X dari yang paling kecil
ke yang paling besar juga

Antilog-kan nilai kriging yang ada


(dengan cara formula excel:
=[cell]^10)
Setelah semuanya selesai, pecah
data tersebut ke dalam file TXT
sesuai dengan nilai cell Z nya. Satu
file TXT hanya berisi nilai pada satu
cell Z saja

Anda mungkin juga menyukai