0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
53 tayangan13 halaman

Metode Pengujian Tanpa Merusak NDT

Dokumen ini membahas berbagai metode pengujian non-destruktif untuk mendeteksi cacat pada material tanpa merusaknya, seperti penetrant test, magnetic particle inspection, radiography test, ultrasonic test, dan eddy current test. Setiap metode memiliki prinsip dan keterbatasan tertentu.

Diunggah oleh

Agustine Setiawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
53 tayangan13 halaman

Metode Pengujian Tanpa Merusak NDT

Dokumen ini membahas berbagai metode pengujian non-destruktif untuk mendeteksi cacat pada material tanpa merusaknya, seperti penetrant test, magnetic particle inspection, radiography test, ultrasonic test, dan eddy current test. Setiap metode memiliki prinsip dan keterbatasan tertentu.

Diunggah oleh

Agustine Setiawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NON DESTRUCTIVE TESTING

SERVICES

PENGERTIAN
Non Destructive Testing :
Pengujian Tanpa merusak
Maksudnya dalam kita menguji atau
memeriksa suatu material dengan
tidak merusak material itu sendiri

METODE
NON DESTRUCTIVE TESTING
PENETRANT TEST
MAGNETIC PARTICLE INSPECTION
RADIOGRAPHY TEST
ULTRASONIC TEST
EDDY CURRENT TEST

PENETRANT TESTING
Metode Liquid Penetrant Test merupakan metode NDT
yang paling sederhana. Metode ini digunakan untuk
menemukan cacat di permukaan terbuka dari komponen
solid, baik logam maupun non logam, seperti keramik
dan plastik fiber. Melalui metode ini, cacat pada material
akan terlihat lebih jelas. Caranya adalah dengan
memberikan cairan berwarna terang pada permukaan
yang diinspeksi. Cairan ini harus memiliki daya penetrasi
yang baik dan viskousitas yang rendah agar dapat
masuk pada cacat dipermukaan material. Selanjutnya,
penetrant yang tersisa di permukaan material
disingkirkan. Cacat akan nampak jelas jika perbedaan
warna penetrant dengan latar belakang cukup kontras.
Seusai inspeksi, penetrant yang tertinggal dibersihkan
dengan penerapan developer.

Kelemahan dari metode ini antara lain adalah


bahwa metode ini hanya bisa diterapkan pada
permukaan terbuka. Metode ini tidak dapat
diterapkan pada komponen dengan permukaan
kasar, berpelapis, atau berpori.

MAGNETIC PARTICLE
INSPECTION
Dengan menggunakan metode ini, cacat permukaan
(surface) dan bawah permukaan (subsurface) suatu
komponen dari bahan ferromagnetik dapat diketahui.
Prinsipnya adalah dengan memagnetisasi bahan yang
akan diuji. Adanya cacat yang tegak lurus arah medan
magnet akan menyebabkan kebocoran medan
magnet. Kebocoran medan magnet ini
mengindikasikan adanya cacat pada material. Cara
yang digunakan untuk memdeteksi adanya kebocoran
medan magnet adalah dengan menaburkan partikel
magnetik dipermukaan. Partikel-partikel tersebuat
akan berkumpul pada daerah kebocoran medan
magnet.

Kelemahannya, metode ini hanya bisa diterapkan


untuk material ferromagnetik. Selain itu, medan
magnet yang dibangkitkan harus tegak lurus atau
memotong daerah retak serta diperlukan
demagnetisasi di akhir inspeksi.

RADIOGRAPHY TESTING
Metode Radiography ini untuk dapat menemukan cacat
pada material dengan menggunakan sinar X dan sinar
gamma. Prinsipnya, sinar X dipancarkan menembus
material yang diperiksa. Saat menembus objek,
sebagian sinar akan diserap sehingga intensitasnya
berkurang. Intensitas akhir kemudaian direkam pada
film yang sensitif. Jika ada cacat pada material maka
intensitas yang terekam pada film tentu akan
bervariasi. Hasil rekaman pada film ini lah yang akan
memeperlihatkan bagian material yang mengalami
cacat.

Bermacam macam tehnik


Radiography Test
Sumber
Radians
(Source)
Sumber
Radiasi
(Source)
Pipe
Pipe

Sumber
Radiasi
(Source)

Film
Tehnik Contact
(DWSI)

Pipe

Pipe
Film

Sumber
Radiasi
(Source)

Film
Tehnik
Panaramix
(SWSI)

Tehnik Elips
(DWDI)

Film
Tehnik Super
Infus (DWSI)

ULTRASONIC TESTING
Prinsip yang digunakan adalah prinsip gelombang suara. Gelombang suara yang
dirambatkan pada spesimen uji dan sinyal yang ditransmisi atau dipantulkan
diamati dan interpretasikan. Gelombang ultrasonic yang digunakan memiliki
frekuensi 0.5 20 MHz. Gelombang suara akan terpengaruh jika ada void,
retak, atau delaminasi pada material. Gelombang ultrasinic ini dibnagkitkan
oleh tranducer dari bahan piezoelektri yang dapat menubah energi listrik
menjadi energi getaran mekanik kemudian menjadi energi listrik lagi.

EDDY CURRENT TESTING


Inspeksi ini memanfaatkan prinsip elektromagnet. Prinsipnya, arus listrik
dialirkan pada kumparan untuk membangkitkan medan magnet
didalamnya. Jika medan magnet ini dikenakan pada benda logam yang
akan diinspeksi, maka akan terbangkit arus Eddy. Arus Eddy kemudian
menginduksi adanya medan magnet. Medan magnet pada benda akan
berinteraksi dengan medan magnet pada kumparan dan mengubah
impedansi bila ada cacat.

Keterbatasan dari metode ini yaitu hanya


dapat diterapkan pada permukaan yang
dapat dijangkau. Selain itu metode ini
juga hanya diterapkan pada bahan logam
saja.

Anda mungkin juga menyukai