0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan24 halaman

Teknik Prototyping dalam Desain Interaktif

Prototipe merupakan representasi awal dari sistem interaksi manusia dan komputer yang dibuat untuk tujuan evaluasi dan umpan balik. Terdapat berbagai jenis teknik prototyping seperti low fidelity yang cepat dan murah serta high fidelity yang lebih mirip produk akhir.

Diunggah oleh

ado_zzzz
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan24 halaman

Teknik Prototyping dalam Desain Interaktif

Prototipe merupakan representasi awal dari sistem interaksi manusia dan komputer yang dibuat untuk tujuan evaluasi dan umpan balik. Terdapat berbagai jenis teknik prototyping seperti low fidelity yang cepat dan murah serta high fidelity yang lebih mirip produk akhir.

Diunggah oleh

ado_zzzz
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Matakuliah : T0593 / Interaksi Manusia dan Komputer

Tahun : 2009

Prototyping
Pertemuan 5
Topik Bahasan
•Pengertian prototype?
•Alasan membuat prototype?
•Kompromi dalam pembuatan prototype
- vertical
- horizontal
•Jenis-jenis teknik prototype
- low fidelity
- high fidelity

3
Pengertian prototype?
Dalam perancangan sistem interaktif, prototype bisa berupa:
• Serangkaian skets layar
• Sebuah storyboard, i.e. a cartoon-like series of scenes
Powerpoint slide show
• Video yang mesimulasikan penggunaan sebuah system
• Model dari kayu(contoh. PalmPilot)
• cardboard mock-up
• Sebuah perangkat lunak dengan fungsionalitas terbatas yang ditulis
dengan suatu bahasa pemrograman

4
Alasan membuat prototype?
• Evaluasi dan umpan balik sangat penting dalam perancangan
• Para Stakeholders dapat lebih mudah melihat, memegang, dan
berinteraksi dengan prototype dari pada dengan dokumen atau
gambar
• Anggota tim bisa berkomunikasi secara lebih efektif
• Lebih mudah mencoba ide-ide baru
• Mendorong pemikiran lebih dalam aspek perancangan yang
sangat penting.
• prototype mendukung perancang dalam memilih alternatif
rancangan

5
Hal-hal yang harus dibuat prototype?
•Technical issues
•Work flow, task design
•Screen layouts and information display
•Difficult, controversial, critical areas

6
Dua Pendekatan dalam Pembuatan
Prototype

• Evolutionary:
the prototype eventually becomes the product

• Revolutionary, or throwaway:
the prototype is used to get the specs right,
then discarded!!

7
Horizontal prototype:
broad but only top-level

8
Vertical prototype:
deep, but only some functions

9
Low-fidelity Prototyping
• Menggunakan media yang tidak sama dengan media sistem
final, contoh: paper, cardboard
• Cepat, murah dan mudah diubah
• Contoh-contoh:
sketches of screens, task sequences, etc
‘Post-it’ notes
storyboards
‘Wizard-of-Oz’

10
Paper prototyping

11
Powerpoint Prototyping

Powerpoint Prototype Website

Source: Kelly, Maureen. “Interactive Prototypes with PowerPoint”. [Link]


12
Form prototype
• Mengutamakan tampilan visual
• Hanya dummy, fungsi-fungsi tidak bekerja

Project inkwell “Spark”


              

                                 
                                 
                                 
                                 
                                 
Nintendo control pad mockup
computing device concept               

Source: Buxton, Bill. Sketching User Experiences. Morgan Kaufman, 2007. Nintendo via [Link] blog, IDEO. 13
Storyboard
• Sering dibuat menurut sebuah skenario,
memberikan gambaran lebih terinci.
• Serangkaian gambar/sketch yang memperlihatkan
bagaimana pengguna bisa menjalankan aplikasi
sesuai tugas
• Dilakukan pada awal proses perancangan

14
Storyboard = prototip berbasis kertas
Alat untuk memvisualisasikan proyek anda:
• Navigasi
tampilan visual jalur-jalur navigasi

• Interaktifitas
dalam bentuk kata-kata diatas kertas

• rancangan layar
Layout dasar, warna dasar

• Sketch kasar
untuk key frames, menus, etc.

Storyboarding is about conceptual thinking, not art.


[Al Brown, Presentations magazine, 1997]
15
Membuat storyboard berdasarkan skenario

16
Rancangan layar terinci membuat implementasi mudah dan tidak ambigu
17
Pembuatan Sketch
• Pembuatan sketch sangat penting dalam
pembuatan low-fidelity prototype
• Tidak tergantung pada ketrampilan menggambar,
gunakan simbol-simbol sederhana.

18
Prototype berbasis kartu
• Kartu index (3 X 5 inches)
• Setiap kartu menggambarkan satu
layar atau sebagian dari layar.
• Sering dipakai dalam pengembangan
situs web.

19
Kartu Index
• Umum dipakai dalam pengembangan situs web
• Juga berguna untuk aplikasi dengan jumlah layar yang
banyak
• Setiap kartu mewakili sebuah layar.
• Sangar membantu dalam mengorganisasikan situs web.
• Bisa membantu dalam pembuatan arsitektur informasi

20
21
‘Wizard-of-Oz’ prototyping
• Pengguna mengira mereka berinteraksi dengan komputer, padahal seorang
pengembang memberikan output secara manual menggantikan sistem.
• Biasanya dilakukan di awal proses perancangan untuk memahami keinginan
pengguna.
• What is ‘wrong’ with this approach?

User

>Blurb blurb
>Do this
>Why?

22
High-fidelity prototyping
• Menggunakan materi seperti produk final.
• Prototip lebih tampak seperti sistem final dari pada versi low-
fidelity
• Perangkat lunak yang sering digunakan seperti Macromedia
Director, Visual Basic, dan Smalltalk.
• Ada bahaya karena bisa mengakibatkan pengguna mengira
sudah mendapatkan sistem yang sudah jadi

23
Q&A

24

Anda mungkin juga menyukai