0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
113 tayangan12 halaman

Prinsip Kerja dan Konstruksi Transformator

Dokumen tersebut membahas tentang transformator sebagai salah satu mesin listrik statis yang digunakan untuk mentransfer energi listrik dari sisi primer ke sekunder dengan perubahan tegangan pada frekuensi yang sama. Transformator terdiri atas bagian-bagian utama seperti kumparan primer, kumparan sekunder, dan inti besi. Prinsip kerjanya adalah dengan menginduksi gaya magnet dari kumparan primer ke kumparan sekunder sehingga menghasilkan tegang

Diunggah oleh

aika hartini
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
113 tayangan12 halaman

Prinsip Kerja dan Konstruksi Transformator

Dokumen tersebut membahas tentang transformator sebagai salah satu mesin listrik statis yang digunakan untuk mentransfer energi listrik dari sisi primer ke sekunder dengan perubahan tegangan pada frekuensi yang sama. Transformator terdiri atas bagian-bagian utama seperti kumparan primer, kumparan sekunder, dan inti besi. Prinsip kerjanya adalah dengan menginduksi gaya magnet dari kumparan primer ke kumparan sekunder sehingga menghasilkan tegang

Diunggah oleh

aika hartini
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Mata Pelajaran : Teknik Listrik Jurusan : Teknika Kapal Niaga SMK PELAYARAN HANG TUAH KEDIRI

TRANSFORMAT OR

ANATOMI MESIN LISTRIK


Mesin listrik statis adalah transformator, alat untuk mentransfer energi listrik dari sisi primer ke sekunder dengan perubahan tegangan pada frekuensi yang sama.

Mesin listrik dinamis terdiri atas motor listrik dan generator. Motor listrik merupakan alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik putaran. Generator merupakan alat untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik.

KONSTRUKSI TRANSFORMATOR

KONSTRUKSI TRANSFORMATOR

Bagian utama Transformator


Sumber Tegangan AC

TRANSFORMATO R

Kumparan primer

Kumparan sekunder

Kumparan primer Inti besi

Kumparan sekunder

Inti besi

TRANSFORMAT OR

PRINSIP KERJA

Transformator memiliki konstruksi sebuah inti dari tumpukan pelat tipis bahan ferro magnetis yang satu sisi dipasang belitan primer N1, dan satu sisi lainnya dipasangkan belitan sekunder N2. Belitan primer N1 dihubungkan ke sumber listrik AC dengan tegangan primer U1 dan arus primer I1. Pada inti trafo timbul garis gaya magnet yang diinduksikan ke belitan sekunder N2. Pada belitan sekunder N2 timbul tegangan sekunder U2 dan arus sekunder I2. Pada trafo ideal berlaku daya primer sama dengan daya sekunder. Energi listrik sekunder disalurkan ke beban listrik.

PRINSIP KERJA TRANSFORMATOR

TRANSFORMAT OR

BESAR TEGANGAN INDUKSI

Trafo yang rugi-ruginya nol, artinya daya pada

TRANSFORMATOR IDEAL

belitan primer sama dengan daya pada belitan sekunder. Kondisi trafo tanpa beban U = Tegangan (volt) N= jumlah belitan I = Arus listrik (amper) = fluks magnet t = waktu (detik)

TRANSFORMATO R
Bahan : Plat ferro magnetis Jumlah belitan dan penampang kawat belitan primer dan sekunder berbeda ukuran, disesuaikan dengan tegangan dan besarnya arus yang mengalir dimasing belitan primer dan sekunder.

INTI TRANSFORMATOR

Contoh Soal

Jika sebuah trafo memiliki kumparan primer (Np) 2200, tegangan input (Vp) 220V, dan tegangan output sekunder (Vs) yang diinginkan adalah 10V, maka jumlah kumparan sekunder adalah...... Jawab: Np / Ns = Vp / Vs 2200 / Ns = 220 / 10 Ns = 2200 / (220 /10 ) Ns = 2200 / 22 Ns = 100 Jadi untuk menghasilkan tegangan output (Vs) sekunder 10V, kumparan sekunder (Ns) harus 100 lilitan

Contoh Soal
Jika sebuah trafo memiliki kumparan primer (Np) 2000 dan kumparan sekunder (Ns) 500, berapakah arus primer dan arus sekunder jika digunakan untuk menyalakan sebuah pemanas 25 Volt 50 Watt. Jawab: Pp = Ps Vp x Ip = Vs x Is Is = Ps / Vs Is = 50 / 25 Is = 2 Jadi arus sekunder (Is) trafo tersebut adalah 2 Ampere Np / Ns = Is / Ip Np / Ns = (Ps / Vs) / Ip 2000 / 500 = (50 / 25) / Ip 4 = 2 / Ip Ip = 2 / 4 Ip = 0.5 Jadi arus primer (Ip) trafo adalah 0.5 Ampere

TERIMA KASIH.

Anda mungkin juga menyukai