FOSFOR
Phosphorus Cycle
Nutrisi penting bagi tanaman khususnya hidrogen posfat komponen penting pupuk. 85 % asam fosfat diproduksi menjadi pupuk. Penggunaan nya sebagai pupuk tergantung dari pH. Fosfor terdapat dalam bentuk apatite, Ca5X(PO4)3; mineralnya yang penting seperti fluoroapatite, (X = F), chlorapatite, (X = Cl) dan hydroxyapatite, (X = OH). Bahan tambang batuan fosfat yang mengandung apatite terdapat di Afrika Utara, Amerika Utara, Asia dan Timur Tengah.
Sumber-Sumber :
Batuan Fosfat (Phosphate rock)
-bersifat tidak larut (insoluble) -sisa dari organisme masa lalu -mengandung mineral fluorapatite Ca5(PO4)3F dan hydroxyapatite Ca5(PO4)3 OH
Ekstraksi fosfat
Asam fosfat dapat diproduksi dengan reaksi asam basa antara batuan fosfat dengan asam sulfat: Ca5(PO4)3F(s)+ 5H2SO4(l) 3H3PO4 (l) + 5CaSO4(s) + HF(aq) atau Unsur fosfat diekstraksi dari batuan fosfat dengan komposisi kira-kira seperti Ca3(PO4)2 dengan cara memanaskannya dengan pasir dan arang di dalam tungku pembakaran listrik:
1700K
2Ca3(PO4)2 + 6SiO2 + 10C
P4 + 6CaSiO3 + 10CO
Allotrop fosfor
1. Fosfor putih dibuat dari reaksi:
Fosfor putih adalah suatu padatan seperti lilin, Lunak, Berubah menjadi kuning bila terkena cahaya Sangat beracun Terserap dengan cepat ke dalam darah dan hati. Fosfor putih larut dalam benzene, PCl3, dan CS2 tetapi sangat tidak larut dalam air Dalam kelembaban udara, fosfor putih mengalami oksidasi chemiluminescent, memancarkan cahaya hijau dan perlahan-lahan membentuk P4O8 dan sedikit O3. Diatas 323K, fosfor putih menyala, menghasilkan fosfor(V) oksida D Dalam udara terbatas, P4O6 dapat terbentuk.
pemanasan allotrop ini di dalam atmosfir yang inert pada 540K menghasilkan fosfor merah.
2. Fosfor merah mempunyai kisi yang sangat beragam, sifat2nya:
Fosfor merah tidak beracun, Tidak larut dalam pelarut-pelarut organik, Tidak bereaksi dengan alkali aqueous, dan Terbakar di udara diatas 520K. Fosfor merah Bereaksi dengan halogen, belerang dan logamlogam, Tetapi kurang vigorous dibanding fosfor putih
3. Fosfor Hittorf (juga disebut fosfor violet)
2. Fosfor hitam allotrop yang paling stabil
Diperoleh dengan cara memanaskan fosfor putih dibawah tekanan tinggi. Penampakan dan daya hantar listriknya mirip dengan yang dimiliki oleh karbon. Fosfor hitam memiliki kisi dengan lapisan rangkap dua dengan jumlah cincin enam
Pada pelelehan, semua allotrop menghasilkan molekul-molekul yang mengandung P4 pada fasa liquid, dan molekul-molekul ini juga terdapat pada fase uap diatas 1070K atau pada tekanan tinggi P4 berada pada kesetimbangan dengan P2.
Kegunaan?
Kegunaan utama pembuatan pupuk fosfat. Fosfat debu (kalsium fosfat) digunakan pada pembuatan bone china. Dalam dunia industri asam fosfat sangat penting dan digunakan untuk skala besar pada:
produksi pupuk, detergent, dan zat tambahan pada makanan.
Fosfor menyebabkan rasa yang tajam pada minuman dingin Menghilangkan oksida dan karat dari permukaan besi dan baja. Fosfor triklorida juga dibuat dalam skala besar yang adalah merupakan prekursor untuk banyak senyawa-senyawa organofosfor, termasuk gas-gas syaraf, flame retardant , dan insektisida. Fosfor memegang peranan yang penting pada pembuatan baja dan perunggu fosfor. Fosfor merah digunakan pada korek api dan pembuatan asap (misalnya, kembang api, bom asap).
Gas-gas syaraf yang mengandung fosfor
Dua contoh gas syaraf adalah Sarin dan Soman yang berfungsi menghambat enzim di dalam sistem syaraf Sarin bisa dihancurkan dengan hidrolisis
(Me2HCO)P(O)(Me)F + H2O(Me2HCO)P(O)(Me)OH + HF
Me2HCOH + MeP(O)(OH)2
Peranan fosfat dalam sistem biologi
Fosfat memainkan peranan yang sangat penting dalam sistem biologi.
Zat-zat genetik asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA) adalah merupakan ester-ester fosfat.
Tulang dan gigi dibentuk dari collagen (protein fibrous) dan kristal tunggal dari hidroksiapatite, Ca5(OH)(PO4)3.
Perusakan gigi melibatkan serangan asam pada fosfat, tetapi penambahan ion fluorida ke dalam air minum memfasilitasi pembentukan fluoroapatite yang lebih tahan terhadap perusakan.
Ca5(OH)(PO4)3 + F- Ca5F(PO4)3 + [OH] Semua sel hidup mengandung adenosin trifosfat, ATP
Hidrolisis menghasilkan hilangnya satu golongan fosfat dan perubahan ATP menjadi ADP (adenosin difosfat), melepaskan energi yang digunakan untuk fungsi-fungsi hidup seperti pertumbuhan sel dan pergerakan otot. Reaksi dapat dituliskan dalam bentuk sederhana sebagai: [ATP]4- + 2H2O [ADP]3- + [HPO4]2- + [H3O]+
OKSIDA-OKSIDA dari Fosfor
P4O6 (PO2)n P4O10
Pembuatan oksida fosfor
P4O6 Melewatkan campuran oksigen dan nitrogen dengan perbandingan volume (3:1) pada fosfor putih pada suhu 45-50 oC, fosfor putih meleleh pada 24 oC. P4O6 larut dalam air menjadi asam posfat P4O6 + 6H2O 4H3PO4 (berfungsi sebagai
drying agent)
Pemanasan P4O6 diatas 210 oC terbentuk struktur polimer (PO2)n dan fosfor merah P4O10 diperoleh saat fosfor dibakar dengan oksigen berlebih
Oksida-oksida lain
Tiga oksida fosfor lainnya adalah: P4O7, P4O8, P4O9 ketiga oksida fosfor mempunyai struktur yang berhubungan dengan P4O6 dan P4O10. Oksida-oksida ini adalah campuran dari spesies P(III)P(V). contoh, P4O8 yang dibuat dari pemanasan P4O6 di dalam tabung tertutup pada 710K, maka produk lainnya adalah fosfor merah.
Asam-asam okso fosfor
1.
Asam Fosfinat, H3PO2
Dibuat dengan proses pengasaman (menggunakan asam sulfat) yang ditambahkan pada larutan barium hipofosfit yang diperoleh saat fosfor dilarutkan dalam larutan Ba(OH)2, reaksinya : Ba(H2PO2)2 + H2SO4 2H3PO2 + BaSO4 Reaksi antara fosfor putih dengan alkali aqueous menghasilkan ion fosfinat (atau hipofosfit), [H2PO2]-. Kegunaan : Asam fosfinat dan garam-garamnya adalah merupakan reduktor dan NaH2PO2.H2O digunakan dalam proses industri sebagai pereduksi Bila dipanaskan, H3PO2 mengalami disproporsionasi menghasilkan ASAM FOSFONAT DAN ASAM FOSFAT menurut persamaan:
3H3PO2 PH3 + 2H3PO3
atau
2H3PO2 PH3 + H3PO4
2. Asam Fosfonat, H3PO3
Sintesis: penambahan air es ke dalam P4O6 atau ke dalam PCl3 Sifat:
H3PO3 murni berbentuk kristal lunak tak berwarna, (TL = 343K) dalam keadaan padat, molekul-molekul asam terhubung oleh ikatan hidrogen membentuk jaringan tiga dimensi. Dalam larutan aqueous, asam ini berupa dibasa: H3PO3(aq) + H2O == [H3O]+ + [H2PO3]- dan [H2PO3]-(aq) + H2O == [H3O]+ + [HPO3]2-. Asam fosfonat adalah reduktor, tetapi mengalami disproporsionasi bila dipanaskan menghasilkan ASAM FOSFAT: 4H3PO3 PH3 + 3H3PO4 (470 K)
3. Asam Hipofosfat, H4P2O6
Sintesis : dapat dipreparasikan dalam bentuk dihidratnya dari larutan yang mengandung Na2H2P2O6 (Reaksi antara fosfor merah dan NaOCl atau NaClO2 menghasilkan Na2H2P2O6 ). Na2H2P2O6 dilewatkan dalam resin penukar kation,terjadi reaksi: 2H(resin) + Na2H2P2O6 2Na(resin) + H4P2O6 Sifat : secara termodinamika tidak stabil terjadi disproporsionasi dan reaksi: H4P2O6 + H2O H3PO3 + H3PO4 terjadi secara perlahan-lahan di dalam larutan aqueous. Untuk alasan ini, H4P2O6 tidak dapat dibuat dengan cara reduksi H3PO4 atau dengan cara oksidasi H3PO3 di dalam media aqueous.
4. Asam Fosfat, H3PO4 dan Derivat-derivatnya.
Pembuatan : dari batuan fosfat: Ca3(PO4)2 + 3H2SO4(p) 2H3PO4 + 3CaSO4 atau dengan cara hidrasi P4O10: P4O10 + 6H2O 4H3PO4 Sifat : berbentuk kristal lunak, tak berwarna (TL = 315K). Jika didiamkan, kristal H3PO4 dengan cepat membentuk liquid viscous (Dalam perdagangan, asam fosfat dapat diperoleh dengan konsentrasi 85% (berat), sangat stabil dan mengoksidasi pada temperatur tinggi H3PO4 dipanaskan pada 510K akan mengalami dehidrasi menjadi asam difosfat
2H3PO4 H4P2O7 + H2O Pemanasan selanjutnya menghasilkan asam trifosfat H3PO4 + H4P2O7 H5P3O10 + H2O Asam fosfat terkondensasi, H4P2O7 yang paling sederhana terdapat dalam wujud padat pada 298K dan dapat diperoleh dari reaksi 2H3PO4 H4P2O7 + H2O atau dalam bentuk yang lebih murni diperoleh dari reaksi: 5H3PO4 + POCl3 3H4P2O7 + 3HCl
Kegunaan garam-garam derivat asam fosfat: Garam Na5P3O10 dan K5P3O10 sebagai detergen